Polisi India Tangkap Co-Founder CoinDCX, Exchange Kripto Terbesar di Negara Itu, Atas Dugaan Penipuan
Menurut laporan, Sumit Gupta dan Neeraj Khandelwal telah dihadirkan pada hari Sabtu di hadapan pengadilan magistrat akhir pekan. Hakim memutuskan menahan kedua eksekutif tersebut dalam tahanan polisi sampai hari Senin, sambil menunggu penyelidikan lanjutan dari pihak berwenang setempat.
CoinDCX Sebut Telah Melaporkan Lebih dari 1.200 Domain Palsu dalam 2 Tahun
Penangkapan oleh polisi Thane ini bermula dari First Information Report (FIR) yang diajukan oleh seorang penasihat asuransi. Pelapor menuduh enam orang telah menipu dirinya sekitar US$85.000 (7,16 juta rupee) melalui skema investasi aset kripto palsu.
Menurut laporan polisi, korban diiming-imingi dengan janji keuntungan sangat tinggi atas investasi yang akan cair antara Agustus 2025 hingga Februari 2026. namun, para terduga pelaku diduga justru menggelapkan dana tanpa memberikan keuntungan ataupun hak waralaba yang dijanjikan.
CoinDCX dengan cepat membantah tuduhan tersebut, dan menyebut penangkapan ini hanyalah kesalahpahaman yang dipicu kampanye peniruan merek tingkat tinggi.
Exchange tersebut menegaskan bahwa para penipu berperan sebagai co-founder untuk menipu masyarakat. Selain itu, seluruh dana yang dicuri telah ditransfer ke rekening bank pihak ketiga yang sama sekali tidak berhubungan dengan CoinDCX maupun para eksekutifnya.
“Kami telah menyadari fakta tersebut dan telah mempublikasikan pemberitahuan kepada masyarakat di situs web resmi kami bahwa CoinDCX sedang menjadi target para penipu,” tambah perusahaan itu di X
Untuk menegaskan besarnya masalah ini, CoinDCX mengungkapkan bahwa mereka telah melaporkan lebih dari 1.200 nama domain palsu dan situs peniruan ke otoritas siber antara April 2024 hingga Januari 2026.
Meski angka ini belum dapat diverifikasi secara independen, kasus ini menggambarkan kerentanan sistemik di sektor aset kripto. Perusahaan kripto utama di seluruh dunia telah berulang kali memperingatkan investor ritel tentang maraknya tautan phishing, akun customer support palsu, dan deepfake berbasis AI.
Sementara itu, proses hukum ini muncul di tengah periode sulit bagi CoinDCX.
Meski platform ini tetap menjadi kekuatan dominan di pasar kripto India, mereka masih menghadapi dampak reputasi dari serangan siber bernilai US$44,2 juta pada Juli 2025.
Menariknya, setelah insiden keamanan tersebut, exchange ini justru berhasil mengamankan pendanaan besar pada 2025 dari Coinbase, pemain besar di industri aset kripto. Dukungan ini menunjukkan kepercayaan institusional, meski platform menghadapi tantangan operasional.