Bitcoin (BTC) turun ke level terendah bear market di sekitar US$59.000 pada bulan Juni, hanya 9% di atas harga realisasi US$53.600. Zona valuasi tersebut secara historis sering kali menandai dasar siklus harga.
Namun, analis on-chain mengingatkan bahwa harga saja belum cukup untuk mengonfirmasi terbentuknya dasar. Data CryptoQuant dan Glassnode menunjukkan adanya penurunan permintaan serta kapitulasi yang belum tuntas.
Bitcoin Dekat dengan Dasar, Tapi Pembalikan Permintaan Menghalangi Konfirmasi Bottom
Laporan CryptoQuant pada 10 Juni menyebutkan level tersebut sebagai zona nilai, bukan bottom yang sudah pasti. Harga realisasi mencerminkan rata-rata biaya akuisisi semua koin yang beredar.
“Bear market sebelumnya berakhir di harga yang dekat atau sedikit di bawah harga realisasi, yang mengisyaratkan bahwa secara valuasi murni, Bitcoin mungkin sudah mendekati dasar struktural,” tulis CryptoQuant dalam laporannya.
Namun, data permintaan justru menunjukkan hal berbeda. Permintaan Bitcoin secara keseluruhan menyusut sebanyak 652.000 BTC, penurunan paling tajam sejak Januari 2022. Sementara itu, exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot juga mengalami arus keluar yang signifikan, sehingga menghilangkan salah satu sumber permintaan struktural utama.
Laporan Week On-Chain terbaru dari Glassnode menegaskan adanya lemahnya permintaan institusi. Coinbase Premium masih berada di zona diskon ketika harga turun mendekati US$60.000, menandakan menurunnya permintaan spot di AS.
Arus masuk dari corporate treasury juga menurun, dari yang sempat mencapai di atas US$500 juta per hari menjadi hanya sebagian kecil saat BTC merosot ke US$60.000 sepanjang bulan Juni.
“Penurunan akumulasi ini menandakan kelompok ini menjadi lebih berhati-hati, sehingga menghilangkan lagi satu sumber permintaan marjinal di saat sentimen pasar yang lebih luas masih lemah,” terang Glassnode dalam laporannya.
Subscribe ke channel YouTube kami untuk menonton pemimpin dan jurnalis memberikan insight pakar
Di sisi lain, kapitulasi pun terlihat belum selesai sepenuhnya. Realized losses hanya mencapai 187.000 BTC, jauh di bawah 1,2 juta BTC yang terjual di dasar harga tahun 2022.
Menurut CryptoQuant, hal ini menunjukkan bahwa “pasar masih belum kehabisan suplai penjual bermotivasi.” Itu sebabnya, laporan tersebut menganggap level ini hanya sebagai kandidat dasar sampai permintaan stabil.
“Bottom secara harga mungkin sudah dekat, tapi perubahan tren menuju bull market membutuhkan pemulihan permintaan yang konstruktif, dan kondisi tersebut belum terlihat di data. Sampai total permintaan stabil, arus masuk ETF pulih, dan kerugian terealisasi telah mencapai puncak kapitulasi, level harga saat ini sebaiknya dianggap sebagai kandidat dasar valuasi, belum sebagai bottom siklus yang terkonfirmasi,” tambah CryptoQuant.
Bitcoin diperdagangkan di dekat US$62.753 pada hari Kamis, naik 2% dalam 24 jam terakhir menurut data BeInCrypto Markets. Token ini masih turun 23% dalam 30 hari terakhir dan sekitar 50% di bawah puncaknya pada Oktober 2025 yang lebih dari US$126.000.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real time









