Terraform Labs mengumumkan bahwa pada 28 Maret akan menjadi periode pembukaan untuk Portal Klaim Kerugian Kripto mereka.
Ketika itu, kreditur dapat mengajukan klaim atas kerugian imbas runtuhnya token Terra USD.
- Baca Juga: Apa Beda Terra LUNA dan LUNC Coin?
Kapan Portal Klaim Aset Kripto Terra Terbuka? Detail Penting yang Perlu Diketahui
Menurut pengumuman tersebut, Portal Klaim Kerugian Kripto akan resmi terbuka pada Senin, 31 Maret 2025. Untuk mengajukan klaim, kreditur harus melakukan pendaftaran lebih dulu di portal daring. Batas waktu pengajuan berada pada tanggal 30 April 2025, pukul 11:59 malam Waktu Timur.
Bukti kepemilikan merupakan persyaratan yang harus terpenuhi. Lantaran menunjukkan di mana kreditur menyimpan aset. Mereka yang menyimpan aset di ekosistem Terra atau jaringan lain yang didukung, harus menandatangani transaksi dengan wallet mereka secara langsung melalui portal. Sebagai catatan, proses ini tidak melibatkan biaya apapun.
Terra mendesak kreditur dengan aset di platform atau exchange lain untuk menyediakan API key read–only, yang merupakan bentuk verifikasi paling andal. Sebagai alternatif, mereka dapat memberikan bukti manual seperti log transaksi, laporan akun, atau tangkapan layar.
Namun, klaim yang hanya berdasarkan pada bukti manual dapat mengalami peninjauan lebih lama. Terdapat kemungkinan juga mengalami penolakan.
Setelah bukti kepemilikan berlaku, kreditur harus melengkapi Formulir Klaim Kerugian Kripto di portal. Mereka harus memastikan pengungkapan penuh semua detail terkait pembelian, kepemilikan, dan transaksi terkait lainnya—termasuk penjualan, swap, atau staking.
Klaim yang terlambat setelah batas waktu pengajuan 30 April tidak akan mendapat pertimbangan. Kegagalan memenuhi batas waktu akan mengakibatkan hilangnya potensi pemulihan.
“Untuk bantuan, hubungi Kroll Restructuring Administration di [email protected],” ujar Terra dalam pernyataannya.
Dalam postingan medium lanjutan, Terra menyatakan bahwa detail tambahan portal mengenai proses klaim akan tersedia saat peluncurannya. Di antaranya termasuk Prosedur Klaim Kerugian Kripto dan daftar aset kripto yang memenuhi syarat.
Preseden untuk Perlindungan Investor dan Akuntabilitas Korporat
Pendirian Portal Klaim Kerugian Kripto mengikuti serangkaian perkembangan hukum dan keuangan seputar Terraform Labs. Hampir enam bulan lalu, perusahaan menyelesaikan kasus dengan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS sebesar US$4,47 miliar atas tuduhan penipuan sekuritas.
Penyelesaian tersebut menangani tuduhan bahwa Terraform Labs menyesatkan investor tentang stabilitas aset digitalnya. Terutama TerraUSD. Sebagian dari dana penyelesaian digunakan untuk mengkompensasi investor yang terdampak dan memperkuat pengawasan regulasi dalam sektor aset kripto.
Menjelang penyelesaian dengan SEC, Terraform Labs mengajukan kebangkrutan, memulai penutupan terstruktur dari operasinya. Dalam pelaksanaannya, proses klaim merupakan komponen kunci dari proses ini. Berfungsi sebagai sarana bagi kreditur untuk mencari ganti rugi atas kerugian finansial mereka.
Seiring perkembangan ini, co-founder Terraform Labs Do Kwon di ekstradisi ke Amerika Serikat pada Desember 2024. Ia menghadapi beberapa tuduhan penipuan terkait dengan runtuhnya TerraUSD dan Luna. Kwon ditangkap di Montenegro pada Maret 2023 saat mencoba bepergian dengan dokumen palsu.
Kasus Terraform Labs terus membentuk lingkungan regulasi untuk aset digital. Seperti tindakan hukum yang lebih luas terhadap perusahaan, penyelesaian klaim ini kemungkinan akan menetapkan preseden signifikan untuk perlindungan investor, akuntabilitas perusahaan, dan kerangka kerja regulasi kripto yang berkembang.

Meskipun informasi ini muncul, harga Terra Luna turun hampir 8% dalam 24 jam terakhir. Token tersebut bergerak pada harga US$0,1987 pada saat penulisan. Senada, harga Terra Luna Classic juga turun hampir 6% dalam 24 jam terakhir. Pada saat penulisan, LUNC berada di kisaran US$0,00006253 berdasarkan CoinGecko.
Bagaimana pendapat Anda tentang proses klaim kerugian Terra ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.
