Trusted

Akankah XRP Terseret ke Bawah US$2 di Maret 2025? Ini Faktor Penentunya

3 mins
Diperbarui oleh Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • XRP terjun hampir 30% dalam 30 hari terakhir, diperdagangkan di bawah US$3 di tengah tekanan bearish yang menggulung.
  • Directional Movement Index (DMI) pancarkan tren turun yang persisten; Average Directional Index (ADX) melonjak di atas 35, mengindikasikan intensitas tekanan jual yang kian parah.
  • Alamat aktif XRP mulai bangkit lagi, mengisyaratkan munculnya minat baru yang bisa memantik reli harga.
  • promo

XRP terjerembap nyaris 30% dalam 30 hari terakhir. Harganya terkapar di bawah US$3 dan terus bergumul di level tersebut selama hampir sebulan penuh. Berdasarkan Directional Movement Index (DMI), tren bearish ini terlihat kuat, ditambah Average Directional Index (ADX) yang melonjak di atas 35, menandakan tekanan jual yang semakin membara.

Meski begitu, ada potensi pembalikan arah jika SEC membatalkan gugatan terhadap XRP, yang dapat memicu reli perkasa menuju level resistance kunci.

DMI XRP Ungkap Tekanan Bearish yang Semakin Jelas

Directional Movement Index (DMI) XRP mengungkap Average Directional Index (ADX) berada di level 36,98, melonjak signifikan dari 15,89 hanya dalam empat hari.

Sebagai informasi, ADX mengukur kekuatan tren tanpa menunjukkan arah pergerakan. Secara umum, nilai ADX di atas 25 mengisyaratkan tren yang kuat, sedangkan di bawah 20 menandakan pasar yang lesu atau tidak memiliki arah yang jelas.

Dengan ADX XRP naik tajam di atas 35, ini menunjukkan bahwa tren turun saat ini semakin kuat.

Dengan ADX yang melambung jauh di atas 35, ini mencerminkan tren bearish yang kian solid. Lonjakan ADX ini mengindikasikan keyakinan yang semakin besar dari pelaku pasar bahwa tren bearish akan terus berlanjut.

XRP DMI.
DMI XRP | Sumber: TradingView

Di sisi lain, indikator +DI (Positive Directional Indicator) XRP kini bertengger di 11,4, turun dari 15,1 dua hari yang lalu, menunjukkan melemahnya tekanan bullish. Sementara itu, -DI (Negative Directional Indicator) turun ke 21,6 dari 37,2 pada 2 Februari, yang mengindikasikan berkurangnya momentum bearish.

Walau tekanan bearish mulai mereda, posisi -DI yang tetap di atas +DI mengonfirmasi bahwa tren turun belum usai. Semakin melebarnya jarak antara ADX dan indikator arah memperkuat sinyal bahwa tren bearish saat ini masih kuat dan cenderung berlanjut.

Hingga +DI berhasil menembus -DI, yang menandakan potensi pembalikan arah, XRP kemungkinan besar akan tetap berada dalam bayang-bayang bearish.

Alamat Aktif XRP Bangkit usai Terperosok ke Level Terendah 3 Bulan

Jumlah Alamat Aktif XRP 7 hari anjlok dari 407.000 pada 20 Januari menjadi sekitar 186.000 pada 19 Februari, level terendah sejak November 2024.

Metrik ini krusial karena mencerminkan keterlibatan pengguna dan aktivitas jaringan, sekaligus menggambarkan permintaan atas XRP. Dropnya angka ini mengindikasikan berkurangnya minat serta dominasi sentimen bearish, sedangkan peningkatan menandakan bertambahnya partisipasi serta potensi tekanan beli. Anjloknya metrik ini secara signifikan mencerminkan melemahnya minat investor, yang memperkuat prospek bearish pada XRP.

7-Day XRP Active Addresses.
Alamat Aktif 7 Hari XRP | Sumber: Santiment

Belakangan ini, Alamat Aktif XRP mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, mencapai 236.000—naik 26,8% dalam seminggu terakhir. Kebangkitan ini mengisyaratkan peningkatan aktivitas pengguna dan timbulnya minat baru untuk jaringan XRP.

Secara historis, lonjakan alamat aktif acapkali menjadi pertanda awal pemulihan harga, karena partisipasi yang meningkat memicu permintaan yang lebih besar. Apabila tren ini terus berlanjut, potensi rebound harga XRP semakin kuat. Namun, butuh pertumbuhan yang konsisten untuk mengonfirmasi pergeseran ke arah bullish.

Nasib XRP Ditentukan oleh Gugatan SEC dan Ripple

Garis EMA XRP saat ini memperlihatkan formasi bearish, dengan garis jangka pendek berada di bawah garis jangka panjang. Sejak 1 Februari, harga terus terperangkap di bawah US$3.

Pola ini mengindikasikan keberlanjutan momentum bearish, karena EMA jangka pendek mencerminkan sentimen negatif yang masih mendominasi. Apabila tren turun terus berlanjut, XRP berpotensi menguji dua support kuat di US$2,15 dan US$2,06.

Jika level ini hilang, harga XRP bisa jatuh ke US$1,77, menembus batas psikologis di bawah US$2 untuk pertama kalinya sejak November 2024.

XRP Price Analysis.
Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Kendati demikian, potensi pembalikan tren tetap terbuka, terutama jika SEC memutuskan untuk membatalkan gugatan terhadap XRP pada bulan Maret. Baru-baru ini, SEC mencabut kasus terhadap Gemini, Uniswap, Robinhood, dan Coinbase, yang mengindikasikan kemungkinan pergeseran dalam pendekatan regulasi mereka.

Jika gugatan terhadap XRP dibatalkan, hal ini bisa memicu tren bullish, dan harga bakal menguji resistance di US$2,36 dan US$2,52. Apabila level ini berhasil ditaklukkan, XRP berpotensi melanjutkan reli menuju US$2,71, yang berpotensi mengubah prospek bearish menjadi bullish.

Bagaimana pendapat Anda tentang prediksi harga XRP ke depan mengacu analisis di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia
Platform kripto terbaik di Indonesia
Platform kripto terbaik di Indonesia

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

wpua-300x300.png
Tiago Amaral
Profesional pemasaran yang beralih menjadi coder, sangat menyukai kode, data, kripto, dan menulis. Saya memiliki gelar Pemasaran dan Periklanan dan sertifikasi Strategi Disruptif dari Harvard Business School. Saya suka menanyakan data blockchain dan menemukan wawasan yang tersembunyi di dalam data.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori