Kembali

Ripple Kantongi Persetujuan MAS Singapura, Aktivitas Whale XRP Membludak

author avatar

Ditulis oleh
Lockridge Okoth

editor avatar

Diedit oleh
Zummia Fakhriani

02 Desember 2025 21.10 WIB
  • Ripple dapat perluasan persetujuan dari MAS selagi Singapura memperkuat kerangka regulasi aset digital.
  • Crypto whale XRP meningkatkan spot order besar meski harga anjlok tajam pekan ini.
  • Izin baru di APAC dan UEA mendorong permintaan institusional untuk RLUSD dan pembayaran Ripple.
Promo

Ripple berhasil mengamankan persetujuan regulasi yang lebih luas di Singapura, memperkuat bisnis pembayarannya di Asia tepat saat aktivitas crypto whale XRP melonjak di pasar spot.

Langkah ini datang di tengah pekan yang menantang bagi harga XRP. Meski begitu, data on-chain menunjukkan trader berskala institusional masih tetap aktif.

Ripple Kantongi Persetujuan MAS yang Lebih Luas untuk Pembayaran Teregulasi

Ripple mengumumkan pada 1 Desember bahwa Monetary Authority of Singapore (MAS) menyetujui cakupan yang diperluas atas aktivitas pembayaran di bawah lisensi Major Payment Institution (MPI) untuk anak perusahaannya, Ripple Markets APAC Pte. Ltd.

Sponsored
Sponsored

“Dengan persetujuan ini, Ripple dapat memperluas penawaran pembayaran teregulasi dan memberikan nilai lebih besar kepada pelanggan di Singapura,” ujar perusahaan dalam pernyataannya.

Monica Long, Presiden Ripple, memuji kejelasan regulasi MAS. Ia menjelaskan bahwa MAS telah menetapkan standar terdepan terkait kepastian regulasi dalam sektor aset digital.

Lisensi yang lebih luas ini, tuturnya, akan memungkinkan Ripple untuk terus berinvestasi di Singapura. Ini juga akan memperkuat kapasitas perusahaan untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan lembaga keuangan untuk memindahkan uang secara efisien, cepat, dan aman.

Peningkatan ini memperkuat kehadiran jangka panjang Ripple di Singapura, yang telah menjadi markas Asia-Pasifik sejak 2017. MAS tetap menjadi acuan global untuk regulasi aset digital, membantu institusi mempercepat adopsi di bawah standar kepatuhan yang jelas.

Baru-baru ini, MAS menunda implementasi aturan modal kripto Basel ke Januari 2027 atau lebih lama, memberi bank waktu tambahan untuk memperkuat sistem risiko dan pengungkapan mereka.

Sponsored
Sponsored

Ripple menekankan bahwa rangkaian pembayaran yang mereka tawarkan, memanfaatkan digital payment token (DPT) seperti RLUSD dan XRP, menawarkan penyelesaian lintas batas yang cepat serta sesuai regulasi.

Perusahaan menyoroti tiga manfaat inti:

  • Pembayaran digital end-to-end
  • Satu onboarding untuk aliran global
  • Akses yang lebih mudah ke aset digital

“Wilayah Asia Pasifik memimpin dunia dalam penggunaan aset digital secara nyata… Dengan cakupan aktivitas pembayaran yang diperluas ini, kami dapat lebih baik mendukung institusi yang mendorong pertumbuhan tersebut,” bunyi kutipan dalam pengumuman, mengutip Fiona Murray, Vice President & Managing Director untuk APAC.

RLUSD Makin Populer di UAE Seiring Percepatan Penggunaan Institusional

Persetujuan Singapura menyusul kemajuan terbaru Ripple di UEA. Pada 27 November, Financial Services Regulatory Authority (FSRA) Abu Dhabi memasukkan RLUSD ke daftar hijau, mengklasifikasikannya sebagai Accepted Fiat-Referenced Token.

Ini memungkinkan institusi berlisensi FSRA untuk menggunakan RLUSD untuk:

Sponsored
Sponsored
  • Jaminan di exchange
  • Lending
  • Aktivitas pialang utama

Jack McDonald, SVP of Stablecoins Ripple, menyebut pengakuan tersebut sebagai sinyal kepercayaan:

“Pengakuan FSRA atas RLUSD… memperkuat komitmen kami terhadap kepatuhan regulasi dan kepercayaan,” paparnya.

Harga XRP Turun, namun Aktivitas Whale Tunjukkan Cerita Berbeda

Kendati momentum regulasi menguat, XRP turun hampir 7% dalam 24 jam terakhir, merosot menuju level US$2 di tengah penurunan pasar yang lebih luas.

Ripple (XRP) Price Performance
Performa Harga Ripple (XRP) | Sumber: CoinGecko
Sponsored
Sponsored

Namun, data on-chain menampilkan gambar yang berbeda, memperlihatkan order jumbo dari whale yang mendukung XRP.

Grafik Spot Average Order Size menunjukkan bahwa trader raksasa telah secara konsisten memimpin aktivitas XRP selama beberapa bulan, mengisyaratkan akumulasi yang berlanjut meskipun harga melemah.

Posisi regulasi Ripple yang semakin solid di Singapura dan juga Abu Dhabi membuka jalan untuk adopsi institusional yang lebih dalam di Asia Pasifik dan Timur Tengah.

Dengan crypto whale XRP yang tetap aktif meski volatilitas pasar memuncak, investor akan mengamati apakah perluasan koridor pembayaran berlisensi dan meningkatnya utilitas RLUSD dapat memicu momentum harga baru pada Desember dan awal 2026 mendatang.

Bagaimana pendapat Anda tentang Ripple yang berhasil kantongi restu MAS Singapura? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori