Pakar Rusia Beda Pendapat soal Sanksi Kripto Baru Uni Eropa: Beradaptasi atau Terisolasi?

  • Enam ahli asal Rusia menilai paket sanksi ke-21 Uni Eropa terhadap pasar aset kripto.
  • Paket tersebut menyasar 14 platform aset kripto di negara ketiga dan 94 institusi keuangan.
  • Pandangan terbagi antara adaptasi pasar yang cepat dan isolasi aset kripto Rusia yang semakin dalam.
Promo

UE Baru Saja Menjatuhkan Sanksi Kripto Terberat ke Rusia. Enam ahli Rusia mengatakan kepada BeInCrypto bahwa pukulan ini memang nyata, namun tidak mematikan. Mereka belum sepakat mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya.

Sanksi baru ini menargetkan 14 platform kripto di negara lain. Sanksi ini juga menyasar 94 bank Rusia dan Moscow Exchange. Dan untuk pertama kalinya, UE bisa saja melarang layanan kripto asing mana pun yang membantu Rusia menghindari aturan.

Disponsori
Disponsori

Satu Kelompok Menilai Pasar Akan Bertahan

Anton Tkachev, seorang legislator senior Rusia, telah melihat hal seperti ini sebelumnya. Sanksi sudah jadi hal biasa sekarang, ujarnya. Perusahaan tinggal beradaptasi terhadap sanksi tersebut. Situs yang diblokir akan cepat digantikan oleh yang baru.

Ia menyoroti Garantex. Polisi menyita exchange Rusia tersebut di awal tahun 2025. Hanya dalam beberapa hari, timnya meluncurkannya kembali sebagai Grinex. Dan platform copycat terus bermunculan.

Bagi pengguna baru, dampaknya masih terasa. Wallet dapat ditandai, transfer ke luar negeri menimbulkan pertanyaan, dan pengguna harus membuktikan asal-usul dana mereka. Tapi Tkachev menyebutnya sebagai “kendala operasional,” bukan masalah besar. Ia menyoroti “efek memperkuat” yang membuat tim Rusia semakin tangguh.

Nadezhda Surova, penasihat ekonomi digital Rusia, juga sependapat bahwa pasar mampu bertahan. Ia mengatakan pasar saat ini “menunjukkan ketahanan terhadap tekanan sanksi” setelah beradaptasi dengan 20 putaran sebelumnya.

Setelah UE melarang sektor ini secara luas sebelumnya, ia memperkirakan aktivitas trading akan berpindah ke tempat lain. Artinya, menuju aplikasi terdesentralisasi, transaksi peer-to-peer, dan stablecoin.

Disponsori
Disponsori

Alirannya juga berpindah ke negara yang bersahabat. Kyrgyzstan adalah contohnya. Negara ini punya 126 perusahaan kripto berlisensi dan volume transaksi US$4,2 miliar pada akhir 2024, menurut TRM.

Dmitry Zuev, eksekutif kripto di NGE Farm, mengatakan masih “terlalu dini untuk menarik kesimpulan.” Ia berpandangan efeknya paling terasa pada pembayaran lintas negara. Bagi perusahaan biasa, lanjutnya, undang-undang kripto baru Rusia lebih berdampak daripada sanksi ini.

Kelompok Lain Melihat Akan Terjadi Isolasi

Maria Agranovskaya, seorang pengacara kripto Rusia, merasa lebih khawatir. Ia menilai ini adalah pukulan besar pertama yang langsung menyasar kripto Rusia. Penilaiannya untuk saat ini adalah “krusial, tapi tidak mematikan.” Sanksi kripto pertama dari UE terjadi tahun lalu pada koin yang didukung rubel. Kali ini, cakupannya jauh lebih luas.

Menurutnya, aturan baru ini mengancam platform yang digunakan warga Rusia di Kyrgyzstan, UEA, dan Georgia. Ia mengingatkan, hasilnya adalah isolasi dan pasar “abu-abu” yang makin tumbuh besar. Ia pun mengutip mantan menteri Andrey Nechayev, yang melihat akan ada “pasar kripto tertutup di dalam Federasi Rusia.”

Dampak tekanan itu sudah mulai muncul. Salah satu koin berbasis rubel, A7A5, mengalami penurunan transfer harian dari lebih dari US$1,5 miliar menjadi sekitar US$500 juta setelah sanksi dijatuhkan, temuan Elliptic. Exchange besar seperti Uniswap sampai memblokir koin tersebut. Bahkan, beberapa trader mendapat akun mereka dibekukan saat dana mereka terhubung ke koin itu.

Alexey Zyuzin, pimpinan organisasi industri kripto di Rusia, memprediksi pasar akan terbelah dua.

“Kemungkinan akan terbentuk dua sirkuit. Yang pertama adalah pasar domestik legal di bawah kontrol regulator Rusia… Yang kedua adalah segmen lintas negara, di mana sanksi dan risiko teknologi yang tinggi akan terus berlanjut.”

Pihak yang paling rentan, tambahnya, adalah perusahaan yang bergantung pada pembayaran luar negeri.

Nikolai Zagvozdkin, kepala segmen kripto di grup media Rusia RBC, mengatakan daftar target secara penuh belum diumumkan. Namun, ia melihat sinyal yang jelas. Eropa kini menganggap kripto sangat penting bagi perdagangan Rusia. Exchange akan melakukan pemeriksaan lebih ketat, dengan lebih banyak pembekuan dan penolakan.

“Bertransaksi dengan kripto akan menjadi lebih mahal, lebih lambat, dan agak kurang transparan.”

Apa yang Akan Menentukan Besarnya Dampak

Semua pihak sepakat pada satu hal. Semuanya tergantung pada siapa yang benar-benar ditargetkan UE. Daftar lengkapnya belum diumumkan. Perhitungan awal mendekati 10 atau 11 platform. Kalau aturannya menyasar semua layanan yang digunakan orang Rusia, rasa sakitnya akan meluas. Tapi bila hanya terbatas pada bank yang terkena sanksi dan pihak yang sudah diketahui, pasar akan beradaptasi. Ini sudah pernah terjadi sebelumnya, hanya saja kini dalam ruang gerak yang makin sempit.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori