Kembali

Sentimen FUD Ritel Naik saat Bitcoin Turun di Bawah US$70.000: Apa Implikasinya?

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Nhat Hoang

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

27 Maret 2026 22.33 WIB
  • FUD ritel melonjak saat Bitcoin turun di bawah US$70.000 lagi.
  • Pesimisme ekstrem bisa menandakan pemulihan jangka pendek karena tekanan jual mulai melemah.
  • Aktivitas ritel tetap berlanjut tapi pengaruh struktural menurun sehingga membatasi potensi pembalikan besar.
Promo

Setelah sentimen sempat membaik sebentar, rasa takut kembali ke pasar aset kripto dan terus mendominasi diskusi sosial. Bitcoin turun lagi ke bawah US$70.000, sehingga membuat investor ritel khawatir.

Meski sentimen negatif menyebar di media sosial, data on-chain menunjukkan gambaran yang lebih rumit soal peran sesungguhnya investor ritel.

Sentimen FUD Ritel Meningkat. Akankah Bitcoin Pulih?

Platform analitik blockchain, Santiment, baru-baru ini mencatat lonjakan kata kunci terkait Bitcoin yang bernada negatif di media sosial.

Kata seperti “dip” dan “crash” sering muncul dalam pembahasan soal BTC. Hal ini mencerminkan tingkat FUD (Fear, Uncertainty, Doubt) yang sangat tinggi di kalangan investor ritel.

Santiment menyoroti bahwa pesimisme ekstrem dari investor ritel sering kali menjadi sinyal kontrarian. Saat sentimen negatif makin meluap, pasar biasanya pulih karena tekanan jual mulai habis.

Disponsori
Disponsori

“Kata-kata seperti #dip, #pullback, #rejection, #crash, atau #bloodbath, biasanya saat yang aman untuk BELI,” ujar Santiment dalam unggahannya.

Harga Bitcoin vs Sentimen Ritel. Sumber: Santiment.
Harga Bitcoin vs Sentimen Ritel | Sumber: Santiment.

Bagan dari Santiment menunjukkan logika ini selama satu tahun terakhir.

Namun, gambaran tidak hanya soal sentimen saja. Laporan dari CryptoQuant mengungkap perbedaan yang mengkhawatirkan antara volume perdagangan dengan porsi pasar investor ritel sebenarnya.

Zizcrypto, analis di CryptoQuant, mengungkapkan bahwa rata-rata volume transaksi kecil untuk 30 hari (0–US$1.000) dari trader ritel berada di angka US$96 juta. Nilai ini setara dengan level terbawah pasar di awal tahun 2023.

Sementara itu, pangsa perdagangan ritel (0–US$10.000) terus menurun sejak awal 2023. Angkanya merosot dari lebih dari 2,4% menjadi sekitar 0,7% dan kini sudah stabil.

Divergensi antara volume perdagangan dan pangsa pasar ini menunjukkan investor ritel masih aktif, tapi peran struktural mereka di pasar tidak lagi bertambah luas.

Pelacak Volume Ritel Bitcoin. Sumber: CryptoQuant.
Pelacak Volume Ritel Bitcoin | Sumber: CryptoQuant.

“Dalam konteks ini, partisipasi ritel terutama terkonsentrasi pada arus yang reaktif jangka pendek dibandingkan keterlibatan jangka panjang,” papar Zizcrypto dalam analisanya.

Artinya, pandangan Santiment bisa saja berlaku dalam jangka pendek. namun, sulit untuk menjadikannya acuan membalikkan arah harga seperti yang terjadi di awal 2023.

Analisis terbaru dari BeInCrypto menunjukkan bahwa, jika Bitcoin menutup candle harian di bawah US$68.930, harga bisa saja melanjutkan penurunan ke kisaran US$65.550.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori