Kembali

Reli Kripto Berikutnya Bukan Soal Koin atau Hype Viral

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Mohammad Shahid

02 April 2026 06.30 WIB
  • Clem Chambers mengatakan siklus kripto berikutnya akan bergeser dari spekulasi token ke aplikasi blockchain di dunia nyata.
  • Dia berpendapat bahwa era "coins-first" sedang berakhir, dengan nilai beralih menuju utilitas dan produk yang berhadapan langsung dengan pengguna.
  • Pertumbuhan minat pada aset ter-tokenisasi, stablecoin, dan protokol yang terhubung dengan AI mendukung perubahan ini.
Promo

Siklus bull aset kripto selama 5 tahun terakhir kebanyakan berkutat pada spekulasi token dan, belakangan ini, adopsi institusi. Tapi, menurut Clem Chambers – pendiri ADVFN, situs saham dan pasar terkemuka di Eropa, siklus selanjutnya akan didominasi oleh aplikasi dunia nyata.

Saat berbicara di Markets Intelligence Council milik BeInCrypto, Chambers menyampaikan bahwa industri mulai bergerak melampaui siklus yang didorong oleh aktivitas trading semata.

“Era itu sepertinya telah berakhir dan pasti sedang menuju akhirnya. Setelah itu, akan digantikan oleh use case,” ujar dia, menyoroti perubahan struktur dalam cara nilai diciptakan di industri kripto.

Disponsori
Disponsori

Trade Ramai, Utility Tidak

Pendapatnya muncul saat siklus saat ini menunjukkan perbedaan mencolok antara pergerakan harga dan aktivitas dasarnya. Bitcoin dan Ethereum masih menarik arus dana dari institusi, apalagi di era setelah ETF.

Namun, modal justru makin terkonsentrasi di lapisan teratas, sementara token kelas menengah sulit menarik perhatian atau menjaga likuiditas.

Pada saat yang sama, lapisan berbeda di pasar juga mulai mendapat momentum. Aset dunia nyata yang ditokenisasi, jalur pembayaran berbasis stablecoin, dan infrastruktur blockchain yang terhubung dengan AI dan data mengalami pertumbuhan yang stabil.

Disponsori
Disponsori

Sektor-sektor ini menghasilkan penggunaan nyata, biaya layanan, dan bahkan pendapatan riil — hal yang kebanyakan token spekulatif gagal capai di siklus sebelumnya.

Lupakan Token, Fokus pada Produk

Chambers menjelaskan pergeseran ini secara lugas.

“Lupakan Fi dan carilah aplikasi, bukan Fi, tapi aplikasi, penerapan token dan blockchain,” ucap dia.

Siklus sebelumnya fokus pada produk keuangan dasar — protokol DeFi, yield farming, dan trading token. Kini, tren baru berpusat pada aplikasi yang benar-benar digunakan oleh pengguna, sering kali bahkan tanpa berfokus pada token dasarnya.

Hal ini sejalan dengan sinyal pasar secara lebih luas di 2026. Pendanaan berbentuk token dari perusahaan seperti BlackRock dan pemanfaatan stablecoin yang makin meningkat untuk transaksi menunjukkan bahwa teknologi blockchain mulai masuk ke dalam sistem keuangan yang sudah ada.

Sementara itu, sektor infrastruktur seperti jaringan fisik terdesentralisasi dan protokol terkait AI menarik minat para pengembang dan investasi modal ventura.

Namun, transisi ini belum merata. Trading spekulatif masih menjadi pendorong utama pergerakan harga dalam jangka pendek, sementara partisipasi ritel masih didorong oleh momentum.

Banyak proyek di lapisan aplikasi juga masih kesulitan dalam mempertahankan pengguna dan mendapatkan pendapatan.

Meskipun demikian, arahnya mulai terlihat jelas. Jika siklus sebelumnya didorong oleh narasi seputar token, fase berikutnya mungkin akan bergantung pada apakah aplikasi berbasis blockchain benar-benar bisa menghadirkan kegunaan secara konsisten.

Argumentasi Chambers mencerminkan kenyataan yang lebih luas: pasar mulai lebih menghargai penggunaan nyata dibandingkan sekadar hype.

Apakah pergeseran ini akan sepenuhnya mendefinisikan siklus selanjutnya akan bergantung pada seberapa cepat aplikasi ini bisa berkembang melampaui pengguna asli ekosistem kripto.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori