Drift Protocol di Solana DEX Dikabarkan Kena Hack, Token Turun Hampir 20%

  • Drift Protocol dikabarkan diretas setelah peringatan eksploitasi dari CEO Helius, Mert Mumtaz
  • Belum ada konfirmasi resmi, namun peringatan tersebut memicu kekhawatiran di pasar Solana
  • Token DRIFT turun sekitar 17% dalam satu jam karena trader bereaksi terhadap ketidakpastian
Promo

Drift Protocol, sebuah decentralized exchange di Solana, dikabarkan telah diretas. Meski belum ada konfirmasi resmi, token DRIFT langsung anjlok hampir 20% setelah rumor tersebut beredar.

Decentralized exchange ini dibangun di atas Solana untuk perdagangan perpetual futures, serta mengintegrasikan infrastruktur USDC dari Circle sebagai jaminan dan transfer.

Disponsori
Disponsori

Mert Mumtaz, co-founder sekaligus CEO Helius, mengangkat isu ini lewat sebuah postingan di X.

Ia menyebut ada “kemungkinan besar terjadinya potensi eksploitasi berskala besar” dan meminta Circle untuk segera merespons.

Pada awalnya, komunitas kripto mengira ini adalah lelucon April Mop, namun Mert berulang kali menegaskan betapa pentingnya persoalan ini.

Ketidakpastian tersebut langsung menyebar di seluruh pasar dan komunitas trader. Akibatnya, token DRIFT mengalami aksi jual besar-besaran. Data menunjukkan harga token turun lebih dari 17% dalam waktu satu jam, hingga mencapai sekitar US$0,058.

Ini merupakan berita yang masih berkembang.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori