Seorang hacker melakukan rug pull pada token bernama SCATMAN setelah diduga berhasil mengambil alih akun SpaceXAI dan Starlink di X, lalu membawa kabur sekitar US$125.000 dalam Ethereum (ETH).
Pelacak on-chain Lookonchain melacak dana yang dicuri melalui dua wallet. Skema ini mirip dengan serangkaian pengambilalihan akun ternama yang bertujuan mempromosikan token palsu.
Di Balik Rug Pull SCATMAN
Menurut Lookonchain, pelaku mempromosikan meme coin SCATMAN setelah diduga membajak akun SpaceXAI dan Starlink di X. Tangkapan layar yang tersebar luas di media sosial seolah-olah menunjukkan kedua akun tersebut me-repost konten dari akun SCATMAN.
Ikuti Kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time
Lookonchain menyampaikan bahwa pelaku mencetak (mint) 10 triliun SCATMAN dan kemudian menjual seluruh pasokan tersebut seharga 59 ETH, bernilai sekitar US$108.000.
Platform analitik itu juga mengidentifikasi wallet kedua yang terhubung dengan pelaku sama, yang menjual tambahan 59,28 juta token SCATMAN seharga 14,7 ETH, bernilai kurang lebih US$27.000.
Secara total, kedua wallet itu menghasilkan hampir US$125.000 dalam bentuk ETH. Lookonchain mengidentifikasi alamat-alamat berikut sebagai milik pelaku:
- 0xfee50d4ce48f2d05f520ce04c875647e4870a8ba
- 0xdd9f6d3e16ebda7f35cb694ceadb50af3eebba89
Saat berita ini dipublikasikan, repost tersebut sudah tidak terlihat lagi di akun SpaceXAI maupun Starlink. BeInCrypto juga belum dapat memverifikasi klaim tersebut secara mandiri. BeInCrypto menghubungi SpaceX untuk meminta komentar dan akan melakukan update jika ada respons.
Aksi Hack Akun Media Sosial Memicu Serangkaian Rug Pull
Pembajakan akun media sosial kini sering dimanfaatkan untuk melakukan rug pull. Para penipu menggunakan reputasi merek yang sudah dipercaya untuk memancing pembeli.
Pada Februari 2025, hacker mengambil alih akun X milik Pump.fun untuk mendongkrak token PUMP palsu. Satu wallet berhasil meraup lebih dari US$135.000 hanya dalam satu menit.
Tokoh politik juga pernah mengalami teknik serupa. Penyerang membajak akun milik mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, untuk mempromosikan sebuah token dan mencuri US$1,7 juta.
Pemimpin junta Myanmar serta co-founder World Liberty Financial, Zach Witkoff, juga mengalami pelanggaran serupa pada tahun yang sama.
Korban bervariasi, mulai dari platform kripto hingga kepala negara. Polanya sama, yakni akun terpercaya disalahgunakan hanya untuk mendapatkan keuntungan instan.
Masing-masing kasus memiliki pola yang hampir identik: ada pembajakan, peluncuran token secara cepat, lalu penjualan besar-besaran sebelum platform kembali merebut kontrol akun.
Subscribe kanal YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin dan jurnalis membagikan insight ahli









