Privy Milik Stripe Lihat Sepertiga Pengembang Baru Bangun Agen AI

Lebih dari sepertiga pengembang baru yang mendaftar ke Privy sekarang sedang membangun agen artificial intelligence (AI), ujar kepala pemasaran perusahaan wallet kripto ini, Debbie Soon.

Angka tersebut menunjukkan bahwa agentic finance mulai beralih dari sekadar eksperimen menjadi infrastruktur utama. Privy, yang Stripe akuisisi pada 2025, membangun wallet yang berada di dalam aplikasi milik perusahaan lain.

Privy Bertaruh pada Wallet Agen AI

Dalam wawancara dengan BeInCrypto, Soon menuturkan aktivitas yang digerakkan oleh agen telah menjadi salah satu bagian dengan pertumbuhan tercepat di basis pengembang perusahaan.

“Privy melayani banyak builder agen,” ucapnya, sambil menambahkan bahwa “lebih dari sepertiga pengembang baru yang mendaftar ke Privy sekarang” membangun untuk kebutuhan tersebut.

Privy telah merilis alat command-line wallet, sehingga setiap agen bisa memiliki akun sendiri. Debbie Soon menganggap kontrol sebagai inti dari masalah desain, menerangkan bahwa para pengembang dapat “mengizinkan agen bertindak atas nama Anda, namun tetap dalam batasan-batasan yang sudah manusia tentukan.”

Disponsori
Disponsori

Ia menekankan bahwa pekerjaan ini masih di tahap awal, dan prioritas utamanya adalah memastikan bahwa hasilnya “tidak hanya bekerja pada prototipe, tapi bagaimana benar-benar bisa berjalan pada skala siap produksi?”

Langkah ini menempatkan Privy bersaing dengan perusahaan seperti Coinbase dan Trust Wallet, yang juga sudah meluncurkan alat yang fokus pada agen mereka sendiri.

Akuisisi Stripe Membuka Basis Pelanggan Baru

Stripe mengumumkan akuisisinya terhadap Privy pada Juni 2025, beberapa bulan setelah kesepakatan Bridge senilai US$1,1 miliar Bridge. Privy tetap berjalan sebagai produk independen. Namun, infrastrukturnya sekarang sudah banyak terintegrasi di seluruh tumpukan produk aset digital milik Stripe dan produk kripto lainnya yang sudah ada.

Soon memaparkan bahwa kemitraan ini telah memperluas siapa saja yang mendaftar. Sebelumnya, basis pelanggan mayoritas memang dari komunitas kripto, namun kini ada kelompok baru yang ingin mendapatkan manfaatnya “namun mereka tidak ingin repot dengan kompleksitas integrasinya.”

Tim Privy dan Stripe sedang menjajaki integrasi produk yang lebih mendalam. Kini, pengguna bisa langsung bertransaksi menggunakan saldo wallet Privy mereka di jaringan kartu Visa lebih dari 100 negara. Tim ini juga sedang mengembangkan integrasi dari beberapa produk dan solusi Stripe yang berpotensi berjalan di ekosistem kripto dan stablecoin.

Stablecoin dan Wallet yang Menghilang dari Pandangan

Soal pembayaran, Soon menyoroti permintaan regional, menerangkan bahwa Amerika Latin adalah “salah satu wilayah dengan adopsi stablecoin terkuat untuk segmen B2C, karena mata uang yang lebih volatil.” Volume transfer stablecoin kini pun sudah melampaui beberapa jaringan tradisional lama.

Tujuan utamanya yaitu agar wallet itu sendiri tidak lagi terlihat mencolok bagi pengguna. Soon berharap orang-orang memandang wallet kripto seperti “mereka melihat saldo Starbucks,” menyebutnya “bukan sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan justru versi yang jauh lebih kuat dari itu.”


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Wawancara ini merupakan konten editorial yang diproduksi secara independen oleh BeInCrypto. Pandangan, klaim, dan prediksi yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik narasumber dan tidak mewakili posisi BeInCrypto. Narasumber dapat membahas proyek, perusahaan, atau token yang memiliki hubungan dengan mereka; penyebutan tersebut hanya bertujuan memberikan konteks dan bukan merupakan bentuk dukungan atau rekomendasi. Tidak ada bagian dari wawancara ini yang dapat dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan konsultasikan dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil tindakan berdasarkan hal-hal yang dibahas.

Disponsori
Disponsori