Galaxy Bilang XXI Milik Jack Mallers Bisa Saingi MicroStrategy setelah Merger yang Diajukan Tether

  • Galaxy mengatakan XXI yang telah merger bisa menyaingi MicroStrategy sebagai perusahaan publik Bitcoin nomor 2.
  • Tether berencana menggabungkan Strike dan Elektron Energy ke dalam XXI di bawah satu Public Crypto Vehicle NYSE.
  • Perusahaan gabungan akan memegang 43.514 BTC serta sekitar 50 EH/s kapasitas mining.
Promo

Kepala Galaxy Research, Alex Thorn, menyampaikan bahwa rencana merger antara Twenty One Capital (XXI), Strike, dan Elektron Energy akan menjadikan XXI sebagai perusahaan publik Bitcoin paling berpengaruh kedua setelah MicroStrategy.

Pemegang saham mayoritas XXI, Tether Investments, menyatakan pekan ini bahwa mereka akan mendukung penggabungan perusahaan dengan perusahaan layanan keuangan Bitcoin, Strike, yang akan dilanjutkan dengan penggabungan bersama operator mining, Elektron Energy.

Galaxy Tempatkan XXI Sebagai Rival Terdekat MicroStrategy

XXI sudah memiliki 43.514 Bitcoin (BTC), sehingga saat ini menjadi perusahaan publik pemegang Bitcoin terbesar kedua setelah MicroStrategy.

Perusahaan Publik Teratas yang Menyimpan BTC
Perusahaan Publik Teratas yang Menyimpan BTC | Sumber: Bitcoin Treasuries
Disponsori
Disponsori

Strike memberikan layanan brokerage, penitipan, dan pinjaman berbasis Bitcoin di lebih dari 100 negara. Sementara itu, Elektron Energy menyumbangkan kurang lebih 50 EH/s hashrate, sekitar 5% dari jaringan Bitcoin, dengan biaya produksi yang disebut-sebut di bawah US$60.000 per koin.

Dalam ringkasan mingguan Galaxy Research tanggal 1 Mei, Thorn menilai bahwa gabungan entitas ini akan memiliki sesuatu yang belum dimiliki MicroStrategy.

“Gabungan XXI/Strike/Elektron… berpotensi menjadi perusahaan Bitcoin-only terbesar yang diperdagangkan secara publik selain Strategy, dan berbeda dengan Strategy, mereka akan punya arus kas operasional yang signifikan di samping treasury-nya,” terang Thorn .

Galaxy menyoroti adanya kendala tata kelola. Jack Mallers menjabat sebagai CEO di XXI dan Strike, sementara Tether memegang mayoritas saham di XXI dan Elektron.

Thorn menuturkan bahwa dewan kemungkinan butuh komite khusus, opini nilai wajar, serta voting mayoritas dari pemegang saham minoritas.

CEO Elektron, Raphael Zagury, yang direkomendasikan Tether untuk menjadi presiden perusahaan hasil merger, saat ini menjadi tergugat dalam kasus Swan Bitcoin di California dan Inggris.

Swan menuduh bahwa Zagury dan beberapa mantan eksekutif lainnya bersekongkol dengan Tether pada 2024 untuk menguasai usaha patungan mining.

Tether mengungkapkan di Bitcoin 2026 bahwa pihaknya kini mengendalikan lebih dari 140.000 BTC, yang menunjukkan bahwa XXI bisa menjadi wajah dari upaya onshoring yang lebih luas dan terdaftar di AS.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori