Kembali

Ethereum Turun Selama 6 Bulan Berturut-turut, Tapi Institusi Tetap Akumulasi di Bawah US$2.000

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Nhat Hoang

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

19 Februari 2026 21.50 WIB
  • Tom Lee, K3 Capital agresif mengakumulasi ETH di bawah US$2.000.
  • Staking melampaui lima puluh persen, sehingga pasokan pasar liquid berkurang secara signifikan.
  • Analis memperingatkan ETH bisa turun ke US$1.385 dalam jangka pendek.
Promo

Bagi sebagian investor institusi, trading ETH di bawah US$2.000 justru menjadi peluang, bukan risiko, meski kekhawatiran akan kerugian belum terealisasi semakin besar.

ETH kini memasuki bulan keenam berturut-turut penurunan harga. Ini merupakan rentetan penurunan terpanjang sejak tren turun tahun 2018.

Sponsored
Sponsored

Tom Lee dan K3 Capital Tingkatkan Kepemilikan ETH saat Rasio Staking Capai Rekor Tertinggi

Berdasarkan data Lookonchain, Tom Lee — pendiri Fundstrat sekaligus kepala Bitmine — melakukan pembelian ETH dalam jumlah besar pada minggu ketiga bulan Februari.

Pada 18 Februari saja, Bitmine menambah kepemilikan 35.000 ETH senilai sekitar US$69,37 juta. Transaksi ini termasuk 20.000 ETH yang bernilai US$39,8 juta dari BitGo, dan 15.000 ETH senilai US$29,57 juta dari FalconX.

K3 Capital juga melakukan aksi besar lainnya. Data dari OnchainLens menunjukkan bahwa dompet yang terhubung dengan dana investasi ini telah membeli 20.000 ETH senilai US$40,08 juta dari Binance.

Transaksi besar ini memperlihatkan kepercayaan jangka panjang pada ETH, walau harga aset masih di bawah US$2.000.

Data CryptoRank mengindikasikan bahwa investor jangka panjang telah meningkatkan akumulasi Ethereum selama tren turun saat ini.

Arus Masuk ke Alamat Akumulasi ETH. Sumber: CryptoQuant.
Arus Masuk ke Alamat Akumulasi ETH | Sumber: CryptoQuant.

Di sisi lain, data CryptoQuant menunjukkan arus masuk ke alamat akumulasi ETH dalam enam bulan terakhir menjadi periode paling aktif sepanjang sejarah. Catatan sejarah memperlihatkan bahwa pada 2018, ETH mengalami tujuh bulan penurunan berturut-turut sebelum akhirnya pulih.

Sponsored
Sponsored

“Para whale dan bank terbesar sedang membeli sekaligus membangun di ETH. Ini adalah arus masuk terbesar ke dompet akumulasi whale yang pernah kami lihat. Sementara itu, investor ritel sudah meninggalkan ETH dan justru menyerukan kegagalannya. Mereka lelah dan frustasi setelah menyaksikan harga bergerak naik-turun tanpa arah jelas selama lima tahun terakhir,” komentar investor kripto Seth.

Tonggak penting lain pun tercipta. Untuk pertama kalinya selama 11 tahun perjalanan Ethereum, lebih dari setengah total suplai ETH kini sudah di-stake.

Platform data on-chain, Santiment melaporkan bahwa lebih dari 50% suplai ETH kini berada di kontrak Proof-of-Stake (PoS).

Total ETH yang Disimpan di Alamat Kontrak PoS Ethereum. Sumber: Santiment
Total ETH yang Disimpan di Alamat Kontrak PoS Ethereum | Sumber: Santiment

Kontrak ini berfungsi sebagai brankas satu arah. Investor menyetor ETH untuk staking demi mengamankan jaringan. Koin yang di-stake akan keluar dari peredaran sementara dan tak bisa diperdagangkan.

Aktivitas staking terus meningkat, terutama di saat siklus bearish. Seiring makin banyak ETH yang terkunci, pasokan yang cair pun makin menurun.

“Ketika lebih dari 50% suplai terkunci di staking, suplai yang cair makin sedikit. Koin yang tersedia untuk trading pun makin menipis. Tekanan jual pun turun, sehingga pasar jadi makin sensitif terhadap permintaan baru,” papar validator Everstake.

Everstake menjelaskan bahwa 50,18% merupakan total ETH yang disimpan di alamat kontrak PoS Ethereum, sedangkan 30% sisanya adalah stake yang aktif.

Namun, analisis terbaru dari BeInCrypto juga belum mengesampingkan potensi ETH turun lebih jauh ke US$1.385 dalam jangka pendek, di tengah sentimen pasar negatif yang paling ekstrem dalam beberapa tahun terakhir.

Kendati skenario tersebut benar-benar terjadi, data on-chain memperlihatkan investor besar dan institusi masih terus memposisikan diri untuk pemulihan jangka panjang.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori