Pernyataan tegas Presiden Donald Trump, “It comes with the territory”, setelah seorang pria bersenjata menembak di luar Correspondents’ Dinner, mendorong kenaikan harga token TRUMP, MAGA, dan DJT karena trader merespons pesan ketahanan yang disampaikan sang Presiden.
Namun, masih ada spekulasi bahwa insiden tersebut, sama seperti sebelumnya, kemungkinan hanya rekayasa untuk menarik simpati, karena peluang persetujuan tetap rendah.
Pernyataan Tegas Ubah Sentimen Pasar
Official Trump (TRUMP) naik 4,20% dalam 24 jam, MAGA menguat 1,09%, dan TrumpCoin (DJT) memimpin grup ini dengan lonjakan 9,3%.
Kenaikan ini terjadi setelah Gedung Putih mengunggah video di X pada hari Minggu di mana Trump menggambarkan kekerasan politik sebagai hal yang biasa dalam kehidupan presiden.
“It comes with the territory, and if you want to do a great job… take a look at what’s happened to some of our greatest presidents. It doesn’t happen to people that don’t do anything… It’s not going to deter me,” lapor Gedung Putih dengan mengutip Trump.
Pernyataan ini mengubah sudut pandang pada serangan malam Sabtu sebagai bagian dari risiko jabatan publik versi Trump, dan token yang terkait namanya ikut bergerak mengikuti sentimen ini.
Narasi Rekayasa Bikin Reli Makin Rumit
Respons ini muncul bersamaan dengan perdebatan tentang apakah serangan terhadap Trump sungguhan. Beberapa hari sebelum penembakan di Correspondents’ Dinner, CNN menerbitkan analisis yang mengkaji lagi klaim bahwa percobaan pembunuhan 2024 di Butler, Pennsylvania adalah rekayasa.
Perdebatan ini kini meluas hingga ke insiden hari Sabtu, dengan sebagian diskusi politik menyoroti kemungkinan kejadian penembakan di Washington menjadi bagian dari teori serupa.
Ketegangan ini berdampak pada token terkait Trump, yang lebih banyak diperdagangkan berdasarkan sentimen politik ketimbang fundamental.
Narasi ketegaran biasanya mendorong pembelian, sedangkan narasi rekayasa bisa melemahkannya karena mengisyaratkan berita telah diatur sedemikian rupa.
Kenaikan hari Minggu mendukung sudut pandang pertama, namun diskusi di media sosial sepanjang hari tetap memperlihatkan kedua narasi tersebut berkembang secara bersamaan.
Penyidik mengidentifikasi pria bersenjata yang diduga bernama Cole Tomas Allen, mantan guru dan pengembang video game berusia 31 tahun dari Torrance, California.
Pihak berwenang menemukan manifesto tertulis di mana Allen mengungkapkan niatnya untuk menargetkan pejabat pemerintahan Trump. Seorang petugas penegak hukum terkena tembakan di rompi antipeluru dan diperkirakan akan pulih, sebut pejabat terkait.
“Jangan langsung menyimpulkan dan berasumsi bahwa penembakan WHCD itu rekayasa sebelum mereka sempat membaca peluru yang tersisa di lokasi kejadian,” sorot Rep Jack Kimble.
Di sisi lain, para petaruh melihat peluang persetujuan Trump makin turun, sementara yang lain justru menganggap aksi rekayasa sebagai upaya memperbaiki sentimen publik.
“Banyak orang bilang mereka yakin penembakan WHCD itu rekayasa, sebagai upaya mengubah narasi dari rendahnya tingkat persetujuan dan kekacauan soal Perang Iran,” lontar seorang pengguna X.
Token TRUMP sudah pernah menghadapi siklus seperti ini. Awal tahun ini, unlock suplai menambah tekanan pada token yang memang sudah berjuang dengan permintaan yang makin menipis.
Para holder akan mengamati apakah sentimen ketegaran bisa membawa momentum ke pekan baru, atau malah narasi rekayasa yang bersaing justru menarik reli turun.





