Bank AS Hanya Punya 4 Hari Lagi untuk Bentuk Aturan Stablecoin GENIUS Act di OCC

  • OCC menutup jendela komentar 60 hari untuk GENIUS Act pada 1 Mei.
  • Lisensi federal berlaku di atas US$10,0 miliar, pengawasan negara bagian mencakup penerbit yang lebih kecil.
  • Survei EY menunjukkan 13% perusahaan sudah menggunakan stablecoin untuk pembayaran.
Promo

Kantor Pengawas Mata Uang (OCC) menutup jendela komentar terkait GENIUS Act pada 1 Mei. Hitungan mundur empat hari ini menandai akhir dari 18 bulan ketidakpastian regulasi bagi bank-bank AS yang mempertimbangkan penerbitan stablecoin pembayaran.

Batas waktu ini menjadi titik balik bagi para bendahara perusahaan yang telah mempertimbangkan stablecoin sebagai jalur pembayaran utama. Banyak dari mereka belum mendapatkan panduan resmi dari lembaga federal yang mengawasi bank-bank nasional.

Kerangka Dua Tingkat Menempatkan Beban Kepatuhan pada Penerbit

OCC membuka jendela selama 60 hari pada 25 Februari melalui usulan aturan sepanjang 376 halaman.

“Setelah itu, ketidakpastian regulasi yang selama ini membuat tim keuangan perusahaan enggan menjadikan stablecoin sebagai jalur pembayaran utama mereka akhirnya mendapat jawaban resmi dari lembaga yang sama yang mengawasi bank-bank nasional,” ujar investor Abhinav Kumar.

Aturan ini mengubah Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins (GENIUS) Act menjadi persyaratan operasional. Aturan ini mencakup standar cadangan, aturan kustodian, batas modal, dan wewenang pengawasan.

Disponsori
Disponsori

Proposal ini didasarkan pada struktur perizinan dua tingkat. Penerbit yang memiliki stablecoin beredar lebih dari US$10 miliar harus mengantongi lisensi federal.

Perusahaan kecil dapat tetap beroperasi di bawah rezim negara bagian yang disertifikasi oleh Treasury, The Fed, dan FDIC.

Beban kepatuhan jatuh pada penerbit, bukan operator infrastruktur pembayaran atau pedagang.

Pembedaan ini penting untuk adopsi korporat, karena yang sering menjadi penghambat bukanlah keraguan dari pedagang, melainkan belum ada perlindungan hukum formal.

Perbendaharaan Korporat Melirik Peralihan ke Jalur Stablecoin

Survei EY-Parthenon menunjukkan bahwa 13% institusi keuangan dan perusahaan di seluruh dunia sudah menggunakan stablecoin. Sebanyak 54% pengguna lainnya berencana mengadopsinya dalam enam hingga dua belas bulan ke depan.

Kumar meyakini kesenjangan antara minat dan penerapan bergantung pada perlindungan hukum. Ia menuturkan bahwa kerangka OCC akan mengubah surat keterangan dari konselor hukum menjadi dokumen standar.

“Perusahaan yang siap memenuhi permintaan itu akan punya keunggulan struktural yang sangat sulit disaingi 18 bulan kemudian,” tambahnya.

American Bankers Association telah meminta regulator untuk menambah waktu 60 hari guna meninjau proposal tersebut.

Permintaan tersebut menandakan bahwa aturan final kemungkinan akan terbit lebih lambat, walaupun periode komentar resmi ditutup pada 1 Mei.

Pertanyaan soal kepemimpinan The Fed juga bergerak secara bersamaan. Senator Thom Tillis minggu ini menyatakan akan mendukung konfirmasi Kevin Warsh di The Fed setelah Departemen Kehakiman menutup penyelidikan Powell.

The Fed membantu mensahkan rezim stablecoin negara bagian bersama dengan Treasury dan FDIC, sehingga kepemimpinan bank sentral terhubung langsung pada bagaimana kerangka kerja ini diterapkan pada kebijakan stablecoin federal.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori