Warsh Libatkan Tokoh AI, Aset Kripto, dan Keuangan Global untuk Rancang Ulang Kebijakan Moneter AS

  • Kevin Warsh membentuk lima gugus tugas untuk meninjau kerangka kebijakan moneter The Fed.
  • Bitcoin advocate Marc Andreessen akan membantu menilai dampak AI terhadap pekerjaan dan produktivitas.
  • Mantan pemimpin bank sentral global bergabung dengan ekonom dalam tinjauan kebijakan terbesar The Fed dalam beberapa tahun terakhir.
Promo

Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, telah menunjuk sekelompok ekonom ternama, mantan pimpinan bank sentral, dan pemimpin teknologi untuk membantu meninjau bagaimana bank sentral AS menjalankan kebijakan moneter.

Meskipun inisiatif ini tidak berfokus pada aset kripto, kehadiran pendukung Bitcoin terkenal, Marc Andreessen, ikut menarik perhatian investor aset kripto yang mencari sinyal bahwa Federal Reserve kini makin peka terhadap dunia teknologi.

Warsh Luncurkan Tinjauan Menyeluruh Kebijakan The Fed

Federal Reserve mengumumkan lima gugus tugas independen pada hari Kamis untuk menelaah komunikasi, kebijakan neraca keuangan, kerangka inflasi, data ekonomi, serta dampak kecerdasan buatan terhadap produktivitas dan tenaga kerja.

Disponsori
Disponsori

“Federal Reserve berkomitmen menjaga stabilitas harga dan menciptakan lapangan kerja maksimal,” ujar Warsh dalam pengumuman resmi bank sentral itu. Ia juga menambahkan bahwa tinjauan ini akan menilai apakah alat analisis dan pendekatan kebijakan The Fed bisa lebih ditingkatkan.

Ikuti kami di X untuk mendapat berita terbaru secara langsung

Para penasihat yang memimpin tinjauan ini antara lain:

  • Mantan Gubernur Bank of England, Mervyn King
  • Mantan Gubernur Reserve Bank of India, Raghuram Rajan
  • Mantan Kepala Bank Sentral Brasil, Arminio Fraga
  • Peraih Nobel, Thomas Sargent, dan
  • Ekonom Harvard, Greg Mankiw

Pendukung Bitcoin Gabung Gugus Tugas AI

Penunjukan yang paling menarik perhatian dari pasar aset kripto adalah Andreessen, co-founder dari Andreessen Horowitz serta salah satu investor Bitcoin dan blockchain paling berpengaruh di Silicon Valley.

Andreessen akan memimpin bersama gugus tugas Produktivitas dan Lapangan Pekerjaan bersama ekonom Stanford Charles I. Jones dan CEO Microsoft Xbox, Asha Sharma.

Kelompok ini akan mempelajari bagaimana AI dan teknologi baru lainnya bisa mengubah pertumbuhan ekonomi serta pasar tenaga kerja, yang keduanya punya pengaruh langsung pada kebijakan moneter.

Meski tinjauan ini tidak mencakup regulasi aset kripto, kehadiran Andreessen membawa seorang pendukung aset digital terkenal untuk ikut terlibat dalam diskusi yang dapat mempengaruhi cara The Fed menilai perubahan teknologi.

Gugus tugas ini dijadwalkan menyampaikan rekomendasi kepada Federal Open Market Committee pada akhir tahun. Investor di pasar tradisional maupun aset kripto pun akan memantau dengan seksama apakah hasil tinjauan bisa mempengaruhi pola pikir masa depan terkait inflasi, produktivitas, dan suku bunga, yang semuanya menjadi penggerak utama prospek jangka panjang Bitcoin.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori