Crypto menjadi topik yang paling banyak dibisukan di X sejak platform itu merilis fitur snooze barunya. Data yang dibagikan oleh kepala produk, Nikita Bier, menandakan meningkatnya rasa jenuh pengguna terhadap aset kripto.
Pengguna membisukan postingan crypto lebih banyak daripada postingan politik, konflik Iran, olahraga, dan konten bisnis jika digabungkan. Pola ini menjadi respons paling kuat di tingkat feed terhadap satu kategori sejak fitur ini diluncurkan.
Crypto Kalahkan Politik dan Olahraga di Daftar Bisukan X
Alat snooze memungkinkan pelanggan Premium untuk sementara menyembunyikan topik tertentu dari feed For You mereka. Fitur ini juga membantu pengguna menyesuaikan rekomendasi yang dipersonalisasi. Bier mengatakan crypto menempati posisi teratas, jauh di atas politik, konflik Iran, dan postingan olahraga.
Akun Premium membayar biaya bulanan untuk fitur seperti postingan lebih panjang dan jendela edit lebih besar. Kontrol berdasarkan kategori yang baru ini membuat X lebih memahami konten apa yang ingin dikurangi oleh para pelanggan.
Gaming, artificial intelligence, dan hiburan menempati posisi yang lebih rendah di daftar. Pola ini menunjukkan bahwa kejenuhan terhadap crypto sudah menjadi ciri struktural perilaku pengguna feed di X. Sinyal ini melampaui reaksi sesaat terhadap siklus berita tertentu atau peluncuran token baru.
Data ini muncul pada masa meningkatnya skeptisisme terhadap budaya influencer crypto. Penipuan token profil tinggi yang melibatkan tokoh publik sudah membuat jutaan dolar AS hilang dari trader ritel yang mengikuti tips media sosial.
Sinyal Campuran saat X Dorong Fitur Keuangan Baru
X terus menambah eksposur crypto meski pengguna Premium makin banyak membisukan topik tersebut. Baru-baru ini, perusahaan merekrut desainer Benji Taylor dari perusahaan yang berfokus pada crypto.
X juga sedang menyiapkan XChat sebagai produk pesan yang mendukung pembayaran untuk bersaing dengan WhatsApp dan iMessage.
Elon Musk sendiri masih terlibat dalam gugatan hukum OpenAI yang terus menjadi sorotan agenda publiknya. Kesenjangan antara strategi platform dan keinginan audiens semakin melebar. X perlu memikirkan kembali bagaimana menampilkan crypto dalam feed Premium tanpa membuat pengguna yang paling aktif merasa tidak nyaman.





