Exchange-traded fund (ETF) XRP spot di AS mencatat arus masuk bersih sekitar US$740.000 pada 14 Oktober. Dana Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan Hyperliquid (HYPE) justru mengalami kerugian gabungan hampir US$400 juta pada hari yang sama.
Arus masuk ini membuat dana XRP tetap positif sepanjang minggu ini, walaupun harga token terus turun. Sementara itu, para holder besar semakin banyak memindahkan XRP ke Binance.
Dana XRP Tidak Pernah Catat Minggu Rugi Sejak Juli
Berdasarkan data SoSoValue, ETF XRP telah mencatat arus masuk bersih selama 13 minggu berturut-turut. Terakhir kali terjadi arus keluar mingguan, sekitar US$7,2 juta, adalah di minggu yang berakhir pada 10 Juli.
Arus masuk bersih kumulatif saat ini mencapai rekor US$1,80 miliar. Tapi, arus masuk mulai melandai sejak minggu yang berakhir 25 September, yang saat itu mencapai US$75,6 juta. Dua minggu berikutnya hanya menambah US$4,7 juta dan US$11,3 juta.
Dana Zcash (ZEC) menjadi satu-satunya grup lain yang menarik dana pada 14 Oktober, dengan arus masuk sebesar US$3,68 juta. Namun, secara mingguan mereka masih minus US$3,16 juta sejauh ini.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Harga XRP Turun karena Whale Kirim Lebih Banyak Koin ke Binance
Permintaan ETF yang konsisten terjadi di tengah penurunan harga XRP. Saat artikel ini diterbitkan, token XRP diperdagangkan di harga US$1,31, turun 5,11% dalam 24 jam terakhir.
Hal tersebut membuat XRP turun sekitar 64% dari level tertinggi sepanjang masa di US$3,65 yang tercapai pada 17 Juli 2025.
Harga yang lebih rendah juga mengurangi total aset bersih ETF XRP dari US$1,77 miliar pada 25 September menjadi US$1,51 miliar. BeInCrypto sebelumnya melaporkan bahwa pembeli ETF tetap menambah kepemilikan meski sedang merugi.
Namun, holder besar justru semakin banyak mengirimkan XRP ke exchange. Analis Arab Chain menyebutkan bahwa arus masuk XRP whale ke Binance selama 30 hari terakhir tembus 1,669 miliar XRP.
Itu merupakan angka tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. Pada September, angkanya sekitar 1,65 miliar XRP. Jika lebih banyak koin tersedia di Binance, maka pasokan untuk dijual bisa bertambah.
Namun, sang analis mengingatkan bahwa transaksi tersebut mungkin juga menunjukkan aktivitas pengelolaan ulang wallet atau layanan Binance lain, bukan sekadar penjualan.
Saat ini, XRP seolah tertarik ke dua arah. Pembeli ETF masih terus menambah posisi selama 13 minggu, sedangkan simpanan whale di Binance sedang di puncak tujuh bulan.
Sampai sekarang, pergerakan XRP lebih mengikuti tren pasar secara umum. Harga aset kripto turun setelah data Consumer Price Index (CPI) AS yang lebih tinggi dari prediksi rilis pada 14 Oktober.
Arus masuk ETF memang memberikan sedikit rasa percaya diri, namun itu belum mampu mendorong harga naik. Sampai ada perubahan, pergerakan berikutnya kemungkinan besar akan dipengaruhi oleh bagaimana pasar merespons data inflasi tersebut.
Langganan channel YouTube kami untuk menonton pemimpin dan jurnalis berbagi wawasan ahli











