Yield Guild Games (YGG) akan menutup unit publishing game mereka, YGG Play, dan memberhentikan 35 karyawan, lalu mengarahkan sumber daya ke ekonomi data artificial intelligence (AI).
Perusahaan akan menutup situs YGGPlay.fun, Launchpad, dan beberapa game seperti LOL Land dan Waifu Sweeper, paling lambat 1 Agustus. Versi Web3 dari GIGACHADBAT dan Ragnarok Breaker akan tetap berjalan di bawah studio masing-masing.
Mengapa YGG Menutup Unit Publishing Mereka?
Perusahaan menyalahkan penurunan pasar aset kripto yang berkepanjangan atas penutupan ini. Mereka menyebutkan bahwa crash di bulan Oktober telah melikuidasi lebih dari US$19 miliar dari posisi leverage dalam 24 jam.
Penurunan harga ini semakin parah hingga tahun 2026. Bitcoin (BTC) turun di bawah US$60.000 pada pertengahan tahun, sementara altcoin utama anjlok lebih dari 80%.
YGG Play sebenarnya sempat menunjukkan perkembangan bagus meski dalam kondisi ini. Unit ini telah meraih pendapatan sebesar US$9 juta sepanjang masa hingga akhir kuartal pertama 2026.
Tapi, YGG menerangkan bahwa crash 10/10 telah mengubah perilaku trader ritel. Mereka tidak memprediksi pasar publishing game aset kripto atau Web3 akan pulih cukup cepat dalam waktu dekat.
“Selain itu, pasar publishing game secara umum sekarang juga sangat berat. Dengan segala tantangan ini, kami sangat sedih harus mengakui bahwa YGG Play memang tidak bisa bertahan secara komersial dalam situasi sekarang. Karena alasan itu, kami memutuskan untuk menghentikan unit bisnis YGG Play,” ujar pengumuman tersebut.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
YGG Beralih ke Ekonomi Data AI
YGG menjelaskan bahwa keputusan ini adalah cara untuk fokus pada bisnis jangka panjang yang lebih tahan banting. Mereka menegaskan misi utama mereka, yaitu menciptakan peluang lewat teknologi, tetap sama.
Jadi, YGG akan mengalihkan sumber daya ke ekonomi data AI, dimulai dari pipeline business-to-business (B2B) di bidang dataset gaming.
“Arah ini menempatkan kami langsung di dalam Global AI Training Dataset Market, sebuah industri bernilai US$3,9 miliar menurut Grand View Research, di mana permintaan akan data khusus ini baru mulai tumbuh,” tambah mereka.
YGG bergabung dengan beberapa perusahaan aset kripto lain yang juga memperkecil skala bisnis selama masa sulit ini, atau mulai berfokus pada AI. Pada Mei lalu, platform data Dune Analytics memberhentikan 25% karyawan agar bisa fokus pada AI dan data on-chain untuk institusi.
Langganan channel YouTube kami untuk menonton para pemimpin dan jurnalis membagikan insight ahli









