Peneliti onchain ZachXBT menuding Circle tidak bertindak saat jutaan USDC hasil curian berpindah bebas melalui cross-chain bridge miliknya sendiri dalam insiden peretasan Drift Protocol senilai US$285 juta.
Kritik ini muncul setelah serangan pada exchange decentralized berbasis Solana pada 1 April, yang tercatat sebagai eksploitasi DeFi terbesar di 2026 sejauh ini.
Circle Hadapi Kritik akibat Tidak Bertindak atas CCTP
Drift Protocol, sebuah platform perpetual futures di Solana (SOL), mengalami kebobolan vault besar pada 1 April. Perusahaan keamanan PeckShield dan platform analitik blockchain Arkham Intelligence mendeteksi sekitar US$285 juta dana keluar dari vault utama Drift ke wallet yang dikendalikan penyerang.
Pelaku memindahkan aset curian, terutama berupa USDC, melalui beberapa wallet sebelum mengirimkannya dari Solana ke Ethereum memakai Cross-Chain Transfer Protocol (CCTP) milik Circle.
ZachXBT menyoroti bahwa transfer tersebut terjadi selama jam kerja di Amerika Serikat tanpa ada upaya intervensi.
“Circle masih tidur ketika jutaan USDC dipindahkan lewat CCTP dari Solana ke Ethereum selama berjam-jam akibat peretasan Drift senilai sembilan digit di jam kerja AS,” ujar peneliti blockchain itu melalui unggahannya.
Peneliti keamanan Specter pun menggemakan kekhawatiran serupa. Ia menuturkan bahwa pelaku menyimpan USDC di beberapa wallet selama 1 sampai 3 jam sebelum menukar aset, dan sengaja tidak mengonversi ke Tether (USDT) pada proses bridging. Hal ini menunjukkan pelaku yakin Circle tidak akan membekukan dana tersebut.
Pola Respons yang Bertentangan
Waktu kejadian membuat frustrasi semakin terasa. Beberapa hari sebelum peretasan Drift, Circle membekukan saldo USDC 16 wallet bisnis yang tidak ada hubungannya pada 23 Maret, sebagai bagian dari kasus perdata tertutup di AS.
Tindakan itu mengganggu operasional exchange, kasino, dan penyedia pembayaran.
ZachXBT sebelumnya menyebut pembekuan itu mungkin yang paling tidak kompeten selama lebih dari lima tahun pengalamannya. Ia berpendapat, berdasarkan analisis on-chain, wallet tersebut melakukan aktivitas yang sah.
Circle kemudian membuka blokir satu wallet yang terkait dengan Goated.com pada 26 Maret, namun sebagian besar masih tetap dibekukan.
Perbedaannya sangat kontras. Circle bertindak agresif pada perkara sipil yang berdampak pada bisnis legal. Namun saat eksploitasi terkonfirmasi dengan nilai sembilan digit terjadi, Circle tidak mengambil langkah untuk membekukan dana curian yang lewat di infrastrukturnya sendiri.
ZachXBT juga mengaitkan perilaku ini dengan rencana fitur privasi opsional yang akan hadir pada Arc blockchain milik Circle. Ia menyarankan, fitur tersebut bisa makin mengurangi akuntabilitas kepatuhan dengan membatasi siapa yang bisa melihat transaksi.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya untuk Circle dan Drift
Di sisi Ethereum, aset curian telah ditukar menjadi sekitar 129.000 ETH. Total value locked Drift jatuh dari kisaran US$550 juta menjadi US$247 juta, dan native token DRIFT anjlok hampir 28%.
Circle belum memberikan tanggapan publik atas kritik ini. Insiden ini kembali memicu perdebatan apakah penerbit stablecoin terpusat sebetulnya berhak memakai wewenang pembekuan bila mereka menerapkannya secara tidak konsisten.