Zcash telah secara resmi mengonfirmasi terjadinya breakdown bearish. Harganya kehilangan garis tren jangka panjang utama dan mengaktifkan pola teknikal yang menandakan potensi penurunan sebesar 34%. Dalam kondisi normal, konfirmasi seperti ini biasanya menarik penjual agresif. Tapi, justru yang terjadi sebaliknya. Holder besar mulai masuk, saldo exchange turun drastis, sementara posisi leverage banyak didominasi posisi short karena bear berharap harga turun lebih dalam lagi.
Kombinasi seperti ini jarang muncul saat breakdown berjalan mulus. Pola ini biasanya muncul saat pasar sedang menyiapkan hukuman bagi satu sisi trader.
SponsoredBreakdown Teronfirmasi setelah Kehilangan Level Tren Krusial
Dari sisi teknikal, breakdown ini memang nyata.
Harga Zcash masih turun sekitar 55% dari puncak awal November di dekat US$745. Lebih penting lagi, harga ZEC kini sudah kehilangan exponential moving average (EMA) 100 hari. EMA adalah indikator tren yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru, sehingga berguna untuk melihat perubahan arah pasar.
Level ini pernah menjadi perhatian sebelumnya. Pada awal Desember, Zcash sempat turun di bawah EMA 100 hari, tapi langsung naik lagi ke atas keesokan harinya. Pergerakan itu memicu reli tajam sebesar 71%. Kali ini, level tersebut belum berhasil ditembus kembali, sehingga tekanan tren bearish tetap dominan.
Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Kripto dari Editor Harsh Notariya di sini.
Pada grafik 12 jam, Zcash juga mengonfirmasi breakdown head-and-shoulders pada 20 Januari. Ini adalah pola pembalikan tren yang muncul setelah tren naik dan biasanya mengindikasikan pergerakan turun yang lebih dalam jika neckline jebol. Berdasarkan struktur ini, potensi penurunan sekitar 34% kini seharusnya sudah aktif.
Saat ini secara teknikal, bear sudah memperoleh apa yang mereka inginkan. Tapi reaksi setelahnya justru membuat pola ini jadi tidak biasa.
Sponsored SponsoredAksi Beli Muncul setelah Pelemahan, Bukan Sebelumnya — Tapi Kenapa
Data on-chain menjelaskan mengapa respons terhadap breakdown ini sangat penting.
Saldo exchange menunjukkan berapa banyak koin yang tersimpan di platform trading. Jika saldo exchange naik, biasanya menandakan tekanan jual meningkat, sedangkan jika saldo turun, menandakan koin dipindahkan ke wallet pribadi untuk disimpan.
Saat breakdown terjadi, saldo exchange naik yang menunjukkan aksi jual aktif. Hal ini sejalan dengan sentimen bearish.
Setelah itu, perilaku pasar berbalik arah.
Dalam waktu 24 jam berikutnya, saldo exchange turun sekitar 17%. Dalam waktu yang sama, holder besar juga meningkatkan kepemilikan mereka. Wallet whale menambah sekitar 2,44% ke kepemilikan mereka, sementara 100 alamat teratas (mega whale) meningkatkan posisi hampir 4%.
SponsoredIni adalah akumulasi setelah adanya konfirmasi, bukan aksi beli spekulatif sebelum breakdown.
Saat holder besar masuk ketika harga sudah benar-benar lemah, mereka biasanya sedang bersiap untuk dua kemungkinan: fast reclaim ke level kunci, atau aksi volatilitas akibat likuidasi paksa. Data derivatif sangat mendukung skenario kedua.
Short Positioning Membuka Peluang Squeeze dengan Level Harga Penting Zcash yang Jadi Sorotan
Peta likuidasi menunjukkan di mana trader leverage akan merugi bila harga bergerak berlawanan dengan posisi mereka.
Level likuidasi adalah zona harga di mana trader leverage akan otomatis terlikuidasi oleh exchange. Ketika banyak posisi berkumpul di satu sisi, pergerakan harga ke arah level itu bisa terjadi dengan sangat cepat.
Sponsored SponsoredUntuk Zcash, eksposur likuidasi short dalam beberapa hari ke depan berada di kisaran US$15,4 juta, sedangkan eksposur likuidasi long sekitar US$7,8 juta. Ini berarti pasar condong kuat ke posisi short, dengan rasio hampir 2:1 untuk bias short.
Ketidakseimbangan ini sangat penting. Zcash tidak perlu harus membalikkan tren supaya bisa memicu dampak besar. Bahkan, rebound moderat saja sudah bisa membuat posisi short terlikuidasi, sehingga memicu minat beli yang mendorong harga naik.
Pergerakan ke kisaran US$375 sampai US$400 akan memicu sebagian besar posisi short, sehingga menjebak sisi bearish di pasar. Jika harga menembus di atas US$450, struktur bearish akan melemah secara signifikan. Selain itu, jika harga ZEC berhasil merebut kembali exponential moving average (EMA) 100 hari, data historis menunjukkan kenaikan bisa berkembang dengan cepat alih-alih stabil secara perlahan.
Teori jebakan ini gagal jika harga terus melemah. Jika terjadi penurunan harga secara berkelanjutan di bawah US$329 pada time frame 12 jam, potensi penurunan 34% akan tetap terbuka dan bisa membawa harga ke kisaran US$255 atau bahkan lebih rendah lagi.