Bitcoin btc
$ usd

Inilah 9 Perusahaan Kripto yang Masuk dalam Daftar Forbes Fintech 50 2022

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Dalam daftar Forbes Fintech 50 2022, terdapat 9 perusahaan kripto yang masuk dalam daftar tersebut.
  • Beberapa di antaranya adalah FTX, OpenSea, Chainalysis, dan Paxos.
  • Jumlah perusahaan kripto yang tercantum dalam Forbes Fintech 50 2022 lebih banyak daripada di tahun lalu.

Sebuah rekor kembali terpecahkan. Terdapat 9 perusahaan yang berfokus pada dunia kripto berhasil masuk dalam daftar Forbes Fintech 50 2022. Jumlah ini melampaui capaian perusahaan kripto yang mengirimkan 8 perwakilan dalam daftar Forbes Fintech 50 2021.

Secara kolektif, 9 perusahaan kripto yang masuk dalam daftar Forbes Fintech 50 kali ini telah mengumpulkan total pendanaan sekitar US$6,5 miliar (Rp94 triliun) dari berbagai investor. Sebagian besar berasal suntikan investasi itu datang dalam 12 bulan terakhir.

Jajaran perusahaan kripto yang masuk dalam daftar kali ini meliputi, FTX, OpenSea, Alchemy, Ava Labs, Circle Internet Financial, Chainalysis, Fireblocks, Paxos, dan TRM Labs.

Sebagai perbandingan, total 8 perusahaan kripto yang masuk dalam daftar Forbes Fintech 50 2021 secara total mengumpulkan pendanaan sekitar US$1,7 miliar (Rp24,5 triliun). Adapun perusahaan kripto yang masuk dalam daftar waktu itu meliputi Alchemy, Anchorage, BlockFi, Chainalysis, Fireblocks, Gemini, Kraken, Paxos.

Perlu diketahui, Forbes Fintech 50 merupakan daftar kehormatan bagi para private company paling inovatif di dunia financial technology (fintech).

Terkait jumlah perusahaan kripto yang meningkat dalam daftar Fintech 50 pada tahun ini, Forbes memberi catatan bahwa para pendukung kripto kini memang tengah menyesuaikan diri dengan realitas market yang tengah bearish atau mengalami kecenderungan menurun. Forbes menilai, kemenangan-kemenangan kecil seperti ini harus dipertahankan.

Detail Perusahaan Kripto dalam Forbes Fintech 50 2022

Forbes Fintech 50 2022

Berikut ini adalah para perusahaan kripto dengan detail pendanaan dan valuasinya yang masuk dalam daftar Forbes Fintech 50 2022 yang dirilis pada hari Selasa (7/6).

Pertama, ada crypto exchange FTX yang dipimpin Sam Bankman-Fried berhasil mengantongi total pendanaan US$1,8 miliar dari Sequoia, Temasek, Thomas Bravo, dan lain sebagainya, dengan valuasi US$32 miliar.

Kedua, marketplace non-fungible token (NFT) OpenSea menerima pendanaan US$423 juta dari Andreessen Horowitz (a16z), Paradigm, Haun Ventures, dan lain sebagainya, dengan valuasi US$13,3 miliar.

Ketiga, diisi oleh penyedia infrastruktur web3 Alchemy dengan total pendanaan US$413 juta dari a16z, Silver Lake, Lightspeed Venture Partners, dan lainnya, dengan valuasi mencapai US$10,2 miliar.

Keempat, ditempati oleh pencipta blockchain Avalanche yaitu Ava Labs. Forbes tidak membagikan valuasi dari Ava Labs, tetapi menaksir bahwa market cap atau kapitalisasi pasar native token Avalanche yaitu AVAX mencapai US$8,5 miliar.

Kelima, Circle Internet Financial, entitas yang bersama Coinbase berada di balik stablecoin USD Coin (USDC), masuk dalam daftar dengan mengumpulkan pendanaan US$1,5 miliar dari BlackRock hingga Fidelity dan valuasi mencapai US$9 miliar.

Daftar perusahaan kripto dalam Forbes Fintech 50 2022

Keenam, Chainalysis, yang menawarkan layanan investigasi dan kepatuhan kripto, berhasil mengumpulkan pendanaan US$535 juta dari Coatue, Paradigm, Accel, dan lainnya, dengan valuasi mencapai US$8,6 miliar.

Ketujuh, hadir Fireblocks, perusahaan kustodian kripto yang berfokus pada institusi, meraup suntikan investasi mencapai US$1,2 miliar dari BNY Mellon, Coatue, Ribbit Capital, dan lain sebagainya, dengan valuasi menyentuh US$8 miliar.

Kedelapan, ada nama Paxos, platform infrastruktur blockchain yang mendukung layanan jual beli kripto di Venmo dan PayPal, menerima pendanaan US$540 juta dari Founders Fund dan sejumlah investor lainnya, dengan valuasi mencapai US$2,4 miliar.

Kesembilan, muncul nama TRM Labs yang didukung oleh Blockchain Capital hingga Tiger Global dengan suntikan investasi US$80 juta. Perusahaan ini membantu lembaga pemerintah menyelidiki pencucian uang, penipuan kripto, serta kejahatan keuangan lainnya dengan menganalisis data blockchain.

Menariknya, TRM Labs menjadi satu-satunya perusahaan kripto dalam daftar Forbes Fintech 50 2022 yang valuasinya baru mencapai US$600 juta atau belum mencapai status unicorn.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai...
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori