Lihat lebih banyak

Ternyata Ini Alasan Harga HBAR Meroket Lebih dari 90%

2 mins
Diperbarui oleh Ahmad Rifai
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Harga native token Hedera (HBAR) meroket lebih dari 90% dalam 24 jam terakhir.
  • Hal ini terjadi setelah Archax menghadirkan tokenisasi aset MMF BlackRock.
  • Kehadiran MMF BlackRock dapat terjadi dengan kerja sama Archax bersama HBAR Foundation.
  • promo

Harga native token Hedera (HBAR) meroket lebih dari 90% dalam 24 jam terakhir. Hal ini terjadi setelah Archax pada hari Selasa (23/4) mengumumkan memperluas jangkauan tokenisasi aset mereka dengan menyediakan dana pasar uang (MMF) BlackRock ICS US Treasury.

Kehadiran produk MMF BlackRock dapat terjadi dengan kerja sama Archax, selaku bursa aset digital yang diatur Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) Inggris, bersama HBAR Foundation.

Tokenisasi dana pasar uang BlackRock ini tersedia di platform Archax serta melalui jaringan yang terhubung. Transaksi pertama token saham MMF BlackRock telah diselesaikan di seluruh jaringan aset digital Ownera FinP2P.

Adapun produk tokenisasi MMF BlackRock ini hanya ditawarkan kepada klien profesional dan institusional dengan minimum investasi US$5.000 (Rp80,78 juta).

Shayne Higdon, selaku CEO HBAR Foundation, menerangkan penambahan tokenisasi saham MMF di Hedera, yang diaktifkan oleh Archax, merupakan suatu mosi percaya yang sangat besar.

“Kecepatan, keamanan, dan infrastruktur berbiaya rendah Hedera yang tidak tertandingi sangat cocok untuk tokenisasi real-world asset (RWA) tingkat institusional yang dimungkinkan oleh Archax,” ungkap CEO HBAR Foundation.

Manfaat Tokenisasi Dana Pasar Uang

Dalam kondisi ekonomi makro dengan suku bunga tinggi seperti saat ini, memanfaatkan uang tunai, obligasi Amerika Serikat (AS), dan stablecoin disebut menjadi lebih penting dari sebelumnya.

MMF adalah sarana yang berguna karena berpotensi memberikan stabilitas dan imbal hasil institusional, sebab investasi mendasarnya pada produk utang AS jangka pendek dan mengurangi risiko pada bank tunggal atau penyedia stablecoin.

Selain itu, melalui penciptaan pasar sekunder untuk instrumen tokenisasi aset, Archax dapat memberi investor keuntungan berupa transfer saham MMF hampir seketika sepanjang hari. Hal ini dianggap sebagai sebuah keuntungan yang juga dapat membuat token tersebut digunakan untuk jaminan, bukan hanya untuk langganan dan penebusan tradisional.

Graham Rodford, selaku co-founder dan CEO Archax, mengatakan bahwa dana pasar uang dari berbagai manajer aset dapat mengikuti tesis investasi dasar yang berbeda. Misalnya, berinvestasi dalam penerbitan utang komersial jangka pendek. Oleh karena itu, penting menyediakan berbagai penawaran untuk memenuhi kebutuhan klien yang berbeda-beda.

“Menambahkan lebih banyak dana ke dalam portofolio saham tokenisasi penawaran MMF kami akan memperluas produk yang kami tawarkan sehingga memungkinkan melayani klien potensial yang lebih luas,” kata CEO Archax.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto.

Platform kripto terbaik di Indonesia | Mei 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori