3 Altcoin yang Tampil Bullish setelah Trump Tunda Tarif

  • XRP curi perhatian setelah perubahan kepemimpinan SEC di bawah Paul Atkins, memicu optimisme regulasi dan minat investor institusional.
  • HYPE melesat 21,5% dalam seminggu, didorong pendapatan protokol senilai US$38 juta dan kepercayaan trader yang mulai pulih.
  • ONDO naik berkat melonjaknya permintaan atas token RWA, didukung sinyal grafik bullish dan dukungan dari investor institusional.
Promo

Beberapa altcoin menunjukkan gairah baru setelah keputusan Trump menangguhkan tarif selama 90 hari, dan tiga nama—XRP, HYPE, serta ONDO—mencuri perhatian investor.

Masing-masing punya katalis tersendiri: XRP terdorong oleh sentimen regulasi pasca Paul Atkins menjabat Ketua SEC AS, HYPE justru unjuk gigi meski pasar cenderung lesu lewat pendapatan protokol yang menggiurkan, dan ONDO menuai manfaat dari meningkatnya ketertarikan institusi pada aset dunia nyata (real-world asset / RWA).

Disponsori
Disponsori

XRP

XRP sempat anjlok tajam bulan lalu, turun 34% dan menyentuh di bawah US$1,70 untuk pertama kalinya sejak November 2024. Kejatuhan itu dilatari ketidakpastian makro dan tekanan regulasi yang menggerus semangat pasar.

Namun kini, setelah Trump umumkan jeda tarif 90 hari dan Paul Atkins resmi jadi Ketua SEC yang berpihak pada industri kripto, angin optimisme kembali bertiup.

Dinamika ini berpotensi memberi ruang napas regulasi bagi XRP untuk bangkit kembali sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik (top gainer).

XRP Price Analysis.
Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Jika tren ini konsisten, XRP kemungkinan akan retest resistance di US$2,17 dan US$2,23.

Bila berhasil breakout, harga bisa melaju hingga US$2,50. Standard Chartered bahkan memproyeksi XRP mampu menyusul Ethereum di tahun 2028 mendatang. Terlebih, akuisisi Ripple atas Hidden Road semakin memperbesar ekspektasi akan lonjakan permintaan institusional.

Disponsori
Disponsori

Namun, menjaga support di US$1,96 sangat krusial—jika tak bertahan, harga bisa kembali merosot ke bawah US$1,70.

Hyperliquid (HYPE)

HYPE mencatat lonjakan 21,5% dalam tujuh hari terakhir, meski pasar altcoin secara keseluruhan lesu. Lonjakan ini muncul walau platform masih diterpa kritik pasca krisis JELLY yang mengguncang reputasi Hyperliquid.

Namun, trader nampaknya mulai menunjukkan kepercayaan lagi, terlebih iklim makro turut membaik seiring keputusan Trump menangguhkan tarif.

HYPE Price Analysis.
Analisis Harga HYPE | Sumber: TradingView

Hyperliquid tetap tampil sebagai mesin pendapatan, membukukan US$38 juta dari biaya protokol selama sebulan terakhir—dengan US$2,4 juta di antaranya hanya dalam 24 jam terakhir. Prestasi ini menempatkannya di posisi ke-6 secara global, mengungguli PancakeSwap dan Tron.

Jika momentum tetap terjaga, HYPE bisa menembus resistance di US$14,77, dan lanjut ke US$17,33 atau bahkan US$21.

Namun jika reli melambat, level support di US$12,81 menjadi sangat penting; kegagalan menjaga area ini bisa menjatuhkan harga kembali ke US$11 atau bahkan di bawah US$10 jika koreksi makin dalam.

Ondo Finance (ONDO)

Token real-world asset (RWA) sedang naik daun sebagai narasi pelindung dalam lanskap kripto, terutama di tengah gejolak ekonomi global yang belum reda.

Binance Research baru-baru ini menyebutkan altcoin RWA lebih stabil dibanding Bitcoin saat volatilitas tarif mengemuka.

Di saat bersamaan, token BUIDL milik BlackRock hampir menyentuh aset senilai US$1,5 miliar, dan Fidelity telah turut meramaikan perlombaan tokenisasi RWA—menandakan meningkatnya komitmen institusi pada sektor yang sedang menanjak ini.

ONDO Price Analysis.
Analisis Harga ONDO | Sumber: TradingView

ONDO, sebagai salah satu token unggulan dalam ekosistem RWA, memperlihatkan performa kuat di grafik teknikal, dengan pola golden cross yang hampir terbentuk.

Jika formasi ini terkonfirmasi, ONDO berpotensi menantang resistance di US$0,90 dan US$0,95, dengan potensi melesat di atas US$1.

Namun saat ini, harga masih bertengger di atas support penting di US$0,82. Jika level ini gagal bertahan, target koreksi berikutnya adalah US$0,73, dengan potensi drop lebih dalam ke bawah US$0,70.

Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin yang tampil bullish pasca jeda tarif Trump ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Analisis ini mencerminkan interpretasi editorial BeInCrypto atas informasi dan data yang tersedia pada saat publikasi dan dapat menjadi tidak lagi relevan. Analisis ini bersifat umum dan tidak dipersonalisasi, tidak mempertimbangkan keadaan Anda, dan bukan merupakan riset investasi, nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak, penawaran, maupun rekomendasi. Prakiraan, target, analisis teknikal, dan pernyataan berwawasan ke depan bersifat tidak pasti dan mungkin tidak terwujud; kinerja masa lalu dan indikator tidak memprediksi hasil di masa depan. Rujukan terhadap aset, produk, atau penyedia tidak menyiratkan dukungan. Aset kripto dan produk keuangan dapat mengakibatkan kerugian total. Verifikasikan informasi material sebelum bertindak.

Disponsori
Disponsori