Kembali

Rekor Sepanjang Masa Baru Ethereum Mengisyaratkan Bearish dan Kembali Soroti US$1.800

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Ananda Banerjee

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

12 Maret 2026 14.00 WIB
  • Rasio leverage harga Ethereum mencetak rekor baru seiring open interest melonjak dan posisi spekulatif semakin meningkat
  • Pola head and shoulders dengan hidden Relative Strength Index (RSI) divergence mengindikasikan momentum harga Ethereum mulai melemah
  • Sebuah penurunan di bawah neckline yang naik bisa mendorong harga Ethereum menuju zona US$1.800
Promo

Harga Ethereum kembali menjadi sorotan setelah muncul rekor baru sepanjang masa secara diam-diam di pasar derivatif. Di permukaan, perkembangan ini mungkin terlihat sebagai meningkatnya kepercayaan trader. Akan tetapi, jika dikombinasikan dengan struktur harga Ethereum baru-baru ini dan sinyal momentumnya, situasinya jadi terlihat kurang bullish.

Beberapa indikator sekarang menunjukkan adanya setup yang melemah dan bisa menentukan apakah harga Ethereum akan stabil di sini atau justru membuka kembali jalan menuju US$1.800.

Rasio Leverage Tertinggi Menunjukkan Spekulasi Semakin Meningkat

Harga Ethereum saat ini diperdagangkan dalam salah satu lingkungan derivatif paling spekulatif dalam sejarah terbarunya.

Disponsori
Disponsori

Perkiraan leverage ratio di berbagai exchange melonjak ke sekitar 0,78, level tertinggi yang pernah tercatat, menurut data CryptoQuant. Rasio ini sempat mencapai level serupa di awal Maret dan memecahkan rekor baru lagi pada 11 Maret, menandakan posisi spekulatif terus mengalami peningkatan.

Ingin insight token seperti ini? Daftar Newsletter Crypto Harian Editor Harsh Notariya di sini.

Rekor ETH
Rekor ETH | Sumber: CryptoQuant

Metrik ini membandingkan open interest derivatif dengan jumlah ETH yang tersimpan di exchange. Jika rasionya naik, berarti trader semakin mengandalkan modal pinjaman untuk melakukan spekulasi arah harga. Metrik ini pada BTC mulai bergerak menurun, memberi sinyal adanya kemungkinan pergeseran dari Bitcoin ke altcoin.

Leverage Ratio ATH
Leverage Ratio ATH | Sumber: CryptoQuant

Kenaikan leverage ini juga didukung lonjakan cepat open interest. Open interest Ethereum naik dari sekitar US$9,4 miliar pada 9 Maret menjadi sekitar US$10,21 miliar pada 12 Maret, berarti bertambah sekitar 8,6% hanya dalam tiga hari.

Saat open interest dan leverage ratio naik bersamaan, umumnya berarti posisi leverage baru masuk pasar, bukan hanya rotasi posisi lama. Tetapi di sinilah sisi bearish muncul, meski awalnya bisa terlihat bullish.

Funding rate memberikan petunjuk lain tentang bagaimana posisi trader di pasar.

Disponsori
Disponsori
Open Interest
Open Interest | Sumber: Santiment

Awal pekan ini, funding rate Ethereum turun menjadi -0,017%, menandakan posisi short yang sangat berat. Tapi seiring open interest terus naik, funding rate pulih ke -0,004%.

Perubahan ini menunjukkan tekanan short mulai mereda, sementara posisi long baru masuk ke pasar, sehingga risiko volatilitas makin tinggi jika momentum harga gagal berlanjut.

Kenaikan Posisi Long Sejalan dengan Struktur Bearish

Posisi derivatif ini sepertinya tercermin langsung pada struktur harga Ethereum. Pada grafik harian, harga Ethereum membentuk pola head-and-shoulders dengan bagian bahu kanan yang sedang berkembang.

Pola ini memiliki ciri unik, yaitu neckline yang miring ke atas. Neckline naik biasanya terbentuk saat pembeli terus masuk saat harga koreksi, sehingga setiap level support sedikit lebih tinggi dari sebelumnya. Perilaku ini sesuai dengan sinyal dari derivatif.

Pola Bearish | Sumber: TradingView

Saat funding rate pulih dan posisi long naik, pembeli terlihat semakin agresif membeli saat harga turun. Tekanan beli ini membantu menjelaskan kenapa neckline pada struktur head-and-shoulders terus miring ke atas, bukan membentuk support datar. Namun, hal ini juga menciptakan struktur yang lemah.

Karena neckline naik, level breakdown bisa berubah tergantung di mana harga menyentuh garis tren. Ini membuat waktu terjadinya breakdown lebih sukar diprediksi, meski pola bearish secara umum masih tetap valid. Dan sekarang posisi long justru muncul di dalam pola bearish ini, sehingga risiko tekanan turun semakin besar.

Divergence Menunjukkan Momentum Harga ETH Sedang Melemah

Indikator momentum juga mulai menunjukkan sinyal peringatan awal.

Antara bahu kiri dan bahu kanan pada pola ini, harga Ethereum telah membentuk puncak yang lebih rendah, menandakan reli terbaru gagal menyamai kekuatan puncak sebelumnya. Pada waktu yang sama, Relative Strength Index atau RSI, yaitu indikator momentum, mencatat puncak yang lebih tinggi pada periode yang sama.

Kombinasi ini membentuk hidden bearish divergence, yang biasanya memberi sinyal bahwa tren utama masih lemah meskipun sempat terjadi rebound sementara. Divergensi ini memperkuat setup di pasar derivatif.

Ethereum RSI
RSI Ethereum | Sumber: TradingView

Walaupun leverage dan open interest meningkat tajam, harga Ethereum sendiri masih kesulitan membentuk puncak yang lebih tinggi. Ketidaksesuaian ini mengindikasikan pasar lebih banyak mengandalkan posisi spekulatif daripada permintaan spot yang nyata.

Harga Ethereum juga telah turun sekitar 4% dalam 30 hari terakhir, menyoroti bahwa tren utama masih berada di bawah tekanan. Divergensi RSI juga memperkuat kelemahan struktur dan mendukung potensi risiko koreksi menuju neckline.

Level Harga Ethereum Tunjukkan Bagaimana Zona US$1.800 Bisa Kembali Jadi Fokus

Struktur head-and-shoulders kini menyoroti zona support yang krusial. Karena posisi neckline miring ke atas, level breakdown akan berubah seiring waktu dan tidak tetap. Saat ini, neckline berada pada rentang mengambang antara US$1.970 dan US$1.940.

Jika harga Ethereum tembus zona ini, struktur bearish bisa terkonfirmasi.

Pergerakan yang diproyeksikan dari pola ini menyarankan penurunan sekitar 15% dari level neckline. Walaupun target penuh dari neckline mengarah ke sekitar US$1.680, level US$1.800 menjadi target utama pertama ke bawah jika support gagal bertahan. tapi, setup bearish ini masih bisa batal.

Harga ETH perlu naik menembus US$2.080, yang sejajar dengan resistance pada bahu kanan, agar pola ini mulai melemah.

Analisis Harga Ethereum
Analisis Harga Ethereum | Sumber: TradingView

Breakout yang lebih kuat di atas US$2.200 akan membatalkan formasi head-and-shoulders secara keseluruhan serta menandakan momentum bullish telah kembali.

Sebelum itu terjadi, kombinasi leverage tertinggi, open interest yang naik, hidden RSI divergence, dan pola bearish menunjukkan harga Ethereum mungkin tetap rentan terhadap koreksi yang lebih dalam.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori