Ansem Sebut Ethereum di Posisi Lebih Buruk dari 2023 karena Thesis Melemah

  • Ansem mengatakan Ethereum berada di posisi yang lebih lemah pada 2026 dibandingkan 2023.
  • Dia menyebut Solana, Hyperliquid, rollups yang mandek, dan situasi Aave sebagai tekanan utama.
  • Beberapa anggota komunitas menolak saat sinyal on-chain dan teknikal menunjukkan sentimen bullish.
Promo

Analis kripto Ansem berpendapat bahwa Ethereum (ETH) berada di “posisi yang lebih buruk” pada tahun 2026 dibandingkan tahun 2023, dengan mengacu pada sebuah tesis yang menurutnya sudah mulai melemah selama bertahun-tahun.

Pendapat bernada bearish tersebut mendapat bantahan dari beberapa anggota komunitas. Sementara itu, aktivitas on-chain dan indikator teknikal di jaringan Ethereum justru memperlihatkan sinyal bullish.

Ansem Ungkap Retakan di Tesis ETH

Ansem berpendapat bahwa Solana (SOL) telah mendominasi aktivitas ritel di siklus ini. Di sisi lain, Hyperliquid sudah memimpin perdagangan Futures perpetual, sedangkan rollup gagal menarik perhatian pasar.

Ia juga menuturkan bahwa Vitalik Buterin “secara terbuka telah meninggalkan” tesis rollup untuk penggunaan umum. Mengenai situasi Aave (AAVE) terkait eksploitasi rsETH KelpDAO, Ansem memaparkan bahwa hal tersebut menjadi noda pada nilai utama Ethereum soal “keamanan + perlindungan decentralized finance & minat institusi.”

“Tesis ETH telah melemah secara konsisten selama bertahun-tahun,” tulis analis itu. “ETH di 2026 ada di posisi lebih buruk dibanding tahun 2023, diperparah oleh AI yang sangat berkembang pesat & saham teknologi menjadi investasi yang jauh lebih menarik dengan pendapatan nyata / narasi baru yang bermunculan / momentum yang terus bertambah, ETH jadi aset senilai US$300 miliar dengan beban besar dari Tom Lee topblasting + para holder ETH yang terlalu santai dan hanya diam di protokol decentralized finance.”

Disponsori
Disponsori

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung

Sementara itu, analis tersebut menerangkan bahwa ETH masih berada dalam tren penurunan (downtrend) setelah gagal menembus resistance multi-tahun. Ia memperkirakan aset kripto terbesar kedua ini bisa anjlok ke level terendah 2025 di kisaran US$1.300 dan mendekati level bawah bear market tahun 2022.

“Batas invalidasi ketat di 2377 jika masalah memburuk, tetapi kalau ingin lebih fleksibel dan aset berisiko lain tetap naik & menarik ETH ke atas, mungkin invalidasi di sekitar 2700/2800. Kalau bicara fundamental, saya ingin melihat aktivitas breakout dari sektor baru,” demikian isi postingan tersebut.

Prediksi Harga Ethereum
Prediksi Harga Ethereum | Sumber: X/Ansem

Anggota Komunitas Menolak Argumen Ansem

Pendapat Ansem tersebut langsung memicu penolakan dari tokoh lain. Ryan Berckmans menuduh Ansem tidak memahami fundamental. Sementara itu, Leo Lanza bahkan dengan tegas menepis analisis bearish dari Ansem di X.

Pengguna lain menyoroti penurunan 56% pada pasangan SOL/ETH di siklus ini.

“Soleth turun 56% setelah sempat naik lebih dari 12x *di siklus ini* hanya karena satu orang memutuskan membeli 5% pasokan eth setelah ETH underperformed sepanjang siklus. Saya tidak tahu kenapa kalian bertindak seolah saya tidak juga posting bearish untuk solana, saya belum pernah posting bullish tentang solana selama lebih dari setahun,” balas Ansem.

Tidak semua orang setuju dengan pandangan bearish terhadap Ethereum. BeInCrypto belum lama ini menyoroti bahwa aktivitas jaringan tetap kuat, ditambah indikator teknikal seperti Rainbow Chart dan MACD juga menunjukkan sinyal bullish.

Dengan situasi ekonomi makro dan geopolitik yang masih penuh ketidakpastian, pertanyaannya: apakah ETH akan turun lebih jauh tahun ini atau justru mampu melakukan reli baru?

Langganan channel YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin dan jurnalis berbagi wawasan ahli


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori