AS Mengamankan Aset Kripto Senilai US$10 Juta Terkait Kartel Sinaloa di Tengah Penindakan Narkoba

  • Agen federal menyita lebih dari US$10 juta dalam aset kripto yang terkait dengan kartel Sinaloa, mengganggu jalur pencucian uang utama.
  • Operasi Juli 2025 adalah bagian dari tindakan keras yang lebih luas terhadap perdagangan narkoba, melibatkan laboratorium meth dan perdagangan fentanyl.
  • Departemen Kehakiman terus fokus pada penyitaan dan sanksi aset kripto, bertujuan memutus jaringan keuangan ilegal.
Promo

Agen federal telah menyita lebih dari US$10 juta dalam aset kripto yang terkait dengan kartel narkoba Sinaloa yang terkenal, memberikan pukulan signifikan terhadap operasi keuangan kartel di Miami.

Penindakan pada Juli 2025 ini mengganggu saluran utama untuk mencuci keuntungan dari narkoba, menandai pergeseran tegas menuju penegakan era digital. Operasi ini menunjukkan fokus federal yang semakin besar untuk menghentikan perdagangan narkoba dengan memutuskan pendanaan kriminal, bukan hanya mengandalkan pendekatan penegakan hukum tradisional. 

Disponsori
Disponsori

Operasi Miami Ganggu Jalur Kripto Kartel

Di awal Juli, upaya terkoordinasi oleh Drug Enforcement Administration (DEA) dan FBI di Miami memimpin penyitaan lebih dari US$10 juta dalam aset kripto yang langsung terhubung dengan kartel Sinaloa.

Agen federal mengungkap skema kompleks yang digunakan oleh kartel untuk mencuci keuntungan ilegal melalui mata uang digital, membuat jejak keuangan lebih sulit diikuti dan dipulihkan.

Penyitaan kripto di Miami ini merupakan bagian dari serangan besar-besaran lintas negara bagian yang mencakup pembongkaran laboratorium metamfetamin, jaringan perdagangan fentanil, dan jaringan distribusi narkoba campuran. Otoritas telah menyita sekitar 44 juta pil fentanil dan 4.500 pon bubuk fentanil sejak Januari. Selain itu, agen telah mencegat hampir 65.000 pon metamfetamin dan lebih dari 201.500 pon kokain.

Penyelidikan Departemen Kehakiman menghasilkan salah satu penyitaan kripto terbesar tahun ini. Sejauh ini di 2025, lembaga AS telah mencegat jumlah aset kripto yang semakin meningkat terkait operasi narkoba internasional. Selain itu, BeInCrypto baru-baru ini melaporkan bahwa US Secret Service telah menyita hampir US$400 juta dalam aset kripto selama dekade terakhir dalam perjuangannya melawan penipuan kripto.

Selain menyita aset, pejabat juga fokus pada mereka yang memungkinkan dana ilegal bergerak melintasi perbatasan internasional. Pada bulan Maret, Departemen Keuangan menjatuhkan sanksi baru terhadap individu dan organisasi yang terkait dengan kartel Sinaloa.

Sanksi melengkapi penegakan tradisional dengan membekukan aset dan memutus akses ke sistem keuangan AS. Dengan cara ini, otoritas mengisolasi perusahaan kriminal dan membatasi kemampuan mereka untuk memindahkan dana ilegal.

“DEA memukul kartel di tempat yang menyakitkan—dengan penangkapan, dengan penyitaan, dan dengan tekanan tanpa henti. Dari laboratorium metamfetamin di California hingga pil fentanil yang disamarkan sebagai farmasi yang disita di perbatasan kita, operasi ini menyelamatkan nyawa orang Amerika setiap hari,” ujar DEA Acting Administrator Robert Murphy. 

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori