Pada hari Rabu, U.S. Bank mengirim uang dari Amerika Utara ke Eropa lewat public blockchain. Tapi, meskipun siapa pun bisa memantau jaringan itu, hanya bank tersebut yang bisa membatalkan pembayaran tersebut.
Bank tersebut menyebutnya sebagai peluncuran, namun pengumuman resmi mereka sendiri menyebut hal ini hanyalah uji coba. U.S. Bank membayar dirinya sendiri, menggunakan token USBDC, yang tidak dapat dibeli oleh pelanggan manapun.
Tombol Penghenti untuk U.S. Bank
Janji utama dari dunia kripto adalah tidak ada siapa pun yang dapat menarik kembali dana Anda. USBDC secara sengaja melanggar janji tersebut. Bank memilih Stellar, tokennya XLM berada di peringkat ke-19 berdasarkan nilai pasar.
Stellar memungkinkan penerbit token untuk memutuskan suatu akun, sementara pada saat yang sama, penerbit juga bisa menghancurkan koin yang ada di wallet orang lain.
U.S. Bank sudah mencoba untuk membuat token, mencairkannya, membekukannya, hingga mengambilnya kembali. Semuanya berhasil dilakukan.
Jadi, ini bukanlah pesaing bagi dollar coin yang biasa dipakai trader. Ini hanyalah wire transfer yang punya tombol pembatalan.
“Uji coba langsung ini membuktikan kemampuan kami untuk mempercepat pengelolaan kas global dan pergerakan uang,” demikian bunyi kutipan dalam pernyataan bank tersebut, mengutip Gunjan Kedia, chairman dan chief executive officer di U.S. Bank.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Wall Street Terbelah, dan Stablecoin U.S. Bank Memilih Jalan Sendiri
Seminggu sebelumnya, 21 bank dan manajer aset sepakat akan berbagi satu dollar token pada 2027. Bank of America, Goldman Sachs, dan Deutsche Bank sudah bergabung, tapi U.S. Bank tidak ikut serta.
Itulah hal yang tidak diucapkan secara terbuka. Sebagian besar institusi Wall Street ingin koin bersama, namun U.S. Bank ingin namanya sendiri tertulis pada dollar.
Data Federal Reserve menempatkan U.S. Bank sebagai peringkat keenam di antara bank komersial domestik pada bulan Maret, dengan aset sebesar US$683 miliar. Cukup besar untuk berjalan sendirian.
Washington ikut mendukung. BeInCrypto pernah melaporkan pada bulan Agustus bahwa aturan stablecoin terbaru dari Treasury lebih menguntungkan bagi chain yang dibangun dengan dollar berlisensi.
Keuntungannya memang tidak menarik, tapi sangat besar. Gaji yang harus cair saat akhir pekan, kas yang terjebak antar anak perusahaan, dan kolateral yang baru bisa bergerak hari Senin.
“Fokus kami tetap pada memberikan solusi nyata bagi tantangan klien, sambil menjaga keamanan, proteksi dan keandalan yang diharapkan para klien dari U.S. Bank,” terang Jamie Walker, kepala digital assets dan money movement di U.S. Bank, dalam rilis yang sama.
Circle sebaiknya tetap waspada, meski bukan karena uji coba ini. Para pesaing sudah bersaing memperebutkan pengguna perusahaan USDC dan sudah membuktikan betapa cepatnya basis itu dapat diambil alih.
Harga XLM Stellar hampir tidak berubah, bertahan di kisaran US$0,19 setelah kenaikan tipis 0,6% dalam sehari. Trader lebih suka versi yang bisa mereka simpan sendiri.









