Lihat lebih banyak

Apa itu BRC-721? Standar NFT di Jaringan Bitcoin

6 mins
Diperbarui oleh Hanum Dewi
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Perkembangan aset digital kini menghadapi revolusi baru dengan kemunculan non-fungible token (NFT) di jaringan Bitcoin. Hal ini mungkin terjadi karena adanya protokol BRC-721, yang berkembang dari Bitcoin Ordinal. Bahkan, pengembangan standar token selanjutnya memungkinkan transfer NFT dari Ethereum ke jaringan Bitcoin. Dalam artikel ini, mari mengenal apa itu BRC-721 dan bagaimana mengambil keuntungan dari peluang ini.

Ingin mendapatkan ulasan terkait proyek baru cryptocurrency? Bergabunglah dengan Komunitas Trading BeInCrypto di Telegram: baca ulasan dan analisis teknikal cryptocurrency gratis, tanyakan dan dapatkan jawaban atas semua pertanyaan kamu dari trader PRO. Gabung sekarang!

Apa itu BRC-721?

BRC-721 adalah standar token untuk NFT (Non-Fungible Token) di jaringan Bitcoin, yang terinspirasi dari BRC-20 (standar token eksperimental untuk token fungible). Tujuannya, untuk membawa fungsi menerbitkan token di ekosistem Bitcoin. Ini memungkinkan pembuatan, kepemilikan, dan transfer aset digital unik di rantai blok Bitcoin.

Setiap token BRC-721 berisi identifier yang spesifik dan tidak dapat tergantikan (inskripsi identifier). Produksi identifier tersebut berurutan dalam numerik dari 1 hingga maksimum (maksimum adalah nilai maksimum dari seluruh koleksi pasokan NFT).

Asal Mula BRC-721

Sejak kemunculan protokol Bitcoin Ordinal, pengguna cryptocurrency tertua ini bisa melakukan inscription atau menandai setiap Satoshi dengan data. Namun, sebagai proyek eksperimental, Ordinal memiliki beberapa masalah. Pertama-tama, ruang blok Bitcoin untuk penyimpanan data terbatas hanya 4 MB saja. Selain itu, seiring dengan padatnya jaringan, biaya gas (gas fee) di jaringan Bitcoin juga melonjak tinggi.

Bitcoin Ordinal NFT inscription dalam jaringan blockchain
Bitcoin Ordinal NFT inscription dalam jaringan blockchain

Lantas, token standar BRC-20 pun muncul dengan menawarkan biaya yang jauh lebih murah baik untuk inscription maupun trading. Token standar BRC-20 menggunakan script JSON dan memungkinkan orang menerbitkan token fungible di jaringan Bitcoin, yang kebanyakan menjadi meme coin.

Akan tetapi, orang tidak hanya ingin inskripsi bentuk teks, mereka mau aset digital dengan kualitas tinggi. Pada saat yang sama, mereka juga mau minting dan trading murah seperti yang terjadi di jaringan Ethereum. Saat ini, Bitcoin Ordinal tidak punya standar untuk mengelompokkan koleksi karena terpusan pada layanan dan wallet spesifik saja.

Makanya, seorang developer bernama Poyo mengembangkan protokol yang bernama BRC-721. Dia berupaya membuat protokol BRC-721 sebagai standar desentralisasi yang memungkinkan marketplace mengidentifikasi koleksi dan mengungkap meta data secara langsung dari blockchain.

Kemudian marketplace berbasis komunitas pun muncul. Saat ini sudah ada marketplace untuk menampilkan koleksi inskripsi minter BRC-721 Bitcoin Ordinal. Meskipun masih sangat sederhana, marketplace ini bersifat trustless dan sesuai dengan semangat desentralisasi Bitcoin.

Selanjutnya, inovasi tidak berhenti begitu saja tetapi memungkinkan NFT berpindah dari jaringan Ethereum ke Bitcoin. Marketplace NFT Ordinals Market dan Bitcoin wallet Xverse berkerja sama dengan proyek Bitcoin Miladys. Mereka memperkenalkan sekaligus mendorong adopsi standar token BRC-721e. Tujuannya untuk mengubah ekosistem NFT dan semakin memperkuat posisi Bitcoin.

Apa itu BRC-721e?

BRC-721e adalah standar token yang memungkinkan proyek ERC-721 Ethereum bermigrasi secara lancar ke dalam jaringan Bitcoin. Dengan ini, token ERC-721 terkirim ke sebuah alamat yang kemudian membakarnya. Setelah itu, token tersebut tercatat ke dalam jaringan Bitcoin. Setelah proses bridging tersebut, NFT dan informasi terkaitnya akan dapat terbaca di website Ordinal market.

Standar token ini akan menjadi jembatan antara jaringan Ethereum dan Bitcoin. Sehingga pengguna bisa saja menukarkan NFT dengan standar token Ethereum ERC-721 ke token BRC-721E pada jaringan Bitcoin. Menurut situs web Ordinals Market, pemegang Ethereum NFT dapat membakar dan menyalinnya ke satoshi di jaringan Bitcoin. Setelah disalin, token akan menampilkan informasi lengkap pada halaman koleksi khusus Ordinals Market.

Namun, perlu mencatat bahwa meskipun standar baru memperbolehkan konversi NFT ERC-721 menjadi NFT Ordinals, informasi asli tidak akan bertahan pada blockchain. Ordinals Market menyediakan berbagai pilihan pratinjau pada blockchain NFT, yang dapat tampil di dompet atau di pasar yang ada.

Proses Migrasi NFT dari Ethereum ke Bitcoin

Proses migrasi NFT ERC-721 bermula dengan proses pembakaran melalui fungsi panggilan ETH. Teknik yang immutable (tidak bisa berbalik) ini menciptakan inskripsi yang unik di blockchain.

Pengguna harus menuliskan data BRC-721E yang benar untuk memvalidasi pembakaran ETH di jaringan Bitcoin. Setelah berhasil selesai, NFT yang ditransmisikan muncul pada halaman koleksi pasar khusus Ordinals dengan metadata yang luas.

Indexer, yang bertindak sebagai penjaga pintu yang rajin, menganalisis data terukir NFT yang terbakar. Validasi yang ketat ini menjamin bahwa setiap token memiliki satu inskripsi yang valid dan bahwa alamat genesis cocok dengan data panggilan transaksi pembakaran.

Keuntungan BRC-721

Kehadiran standar token BRC-721 menjawab tantangan yang awalnya muncul dari Ordinal. Berikut sejumlah keuntungan dari standar token BRC-721:

1. Biaya murah

BRC-721 memungkinkan proses minting yang jauh lebih murah dibandingkan dengan menggunakan proses minting Ordinal. Sebab, karya seni yang ditempelkan akan berada di luar jaringan (off-chain) seperti halnya NFT di Ethereum. Akan tetapi, sejumlah data masih tersedia di dalam jaringan. Hal ini memungkinkan biaya yang lebih murah.

Sebagai contoh seperti penjelasan ini, sekali minting BRC-721 kini hanya butuh sekitar US$5. Berbeda dengan minting ordinal yang saat ini sangat padat dengan gas fee hingga US$1000.

2. Efisien dan mudah

Tujuan utama BRC-721 adalah membuat NFT di jaringan Bitcoin efisien seperti di Ethereum. Sebab, sebelumnya marketplace ordinal harus menambahkan koleksi satu per satu, yang sangat merepotkan. Dengan adanya BRC-721, sekali meluncur, koleksi NFT akan berada di semua marketplace sekaligus karena sudah tersedia API. Jadi, tidak perlu menambahkannya satu per satu.

3. Kualitas tinggi

Keuntungan lainnya, kreator bisa menerbitkan karya seni berkualitas tinggi. Sebab, tidak ada batasan 4 MB per blok seperti di Ordinal biasa. Hal ini mungkin terjadi karena karya seni yang ditempelkan akan berada di luar jaringan (off-chain) seperti halnya NFT di Ethereum.

4. Proses immutable

Orang tidak bisa menghapus sebuah NFT dari koleksi, seperti yang terjadi pada Ordinal.

5. Inovasi mendorong ekosistem

Inovasi yang muncul dari pengembangan BRC-721 membuka peluang untuk proyek-proyek di ekosistem Bitcoin. Standar token ini menjadi langkah pertama sebagai fondasi agar Bitcoin bisa membangun aplikasi dan layanan. Selanjutnya, ini akan membuka banyak peluang bagi pengguna dan pengembang dalam komunitas kripto.

Perbedaan BRC-721 dan Ordinal

Dasar pengembangan BRC-721 adalah protokol ordinals. Meskipun NFT asli ordinals itu sendiri dapat menyimpan gambar, ada perbedaan fungsi yang signifikan antara brc-721 dan NFT asli ordinals:

  • Penyimpanan Data
    • NFT asli ordinals menyimpan gambar untuk setiap token, yang dapat mengarah pada biaya pencetakan yang tinggi dan mengambil banyak ruang jaringan Bitcoin.
    • BRC-721 hanya perlu menyimpan gambar sekali selama implementasi, dan operasi pencetakan tidak memerlukan penyimpanan gambar, yang dapat signifikan menghemat biaya pencetakan dan ruang jaringan Bitcoin. Selain itu, BRC-721 mendukung penyimpanan gambar di layanan off-chain seperti IPFS, menghemat ruang Bitcoin dan memberikan informasi atribut yang fleksibel untuk setiap token.
    • NFT asli ordinals tidak dapat secara efektif mengindeks Koleksi, sedangkan BRC-721 menyediakan spesifikasi JSON yang mirip dengan BRC-20, memungkinkan pengindeksan dan pencarian yang efektif dari NFT dalam Koleksi.
  • Kompatibilitas protokol BRC
    • BRC-721 mengadopsi format protokol yang mirip dengan BRC-20, mendefinisikan fungsi yang berbeda melalui konten JSON, sangat meningkatkan fleksibilitas NFT. Misalnya, fungsi reveal dapat diimplementasikan melalui operasi update; bidang tick memungkinkan pengindeksan yang efektif dari NFT dalam Koleksi.
  • Kompatibilitas ekosistem NFT
    • NFT standar ERC-721 di Ethereum lebih populer di pasar saat ini. BRC-721 mengadopsi URI token dan spesifikasi metadata yang konsisten dengan ERC-721, memungkinkan adaptasi cepat ke ekosistem NFT yang ada. Sementara itu, ordinals asli tidak mendukung trait dan bidang lain, sementara BRC-721 mendukung definisi atribut NFT dan informasi kelangkaan.

Perbedaan antara BRC-721 dan BRC-20

Berikut sejumlah perbedaan antara standar token BRC-721 dan BRC-20 di jaringan Bitcoin:

  • BRC-721 digunakan untuk Non-Fungible Tokens (NFT), sedangkan BRC-20 digunakan untuk Fungible Tokens.
  • BRC-721 mengikuti spesifikasi BRC-20, menggunakan JSON untuk mendefinisikan token dan fungsi.
  • BRC-20 memerlukan pemintan inskripsi sebelum transfer, yang diperlukan untuk token yang dapat dipertukarkan. Akan tetapi, ini mengarah pada biaya transfer yang tinggi dan meningkatkan informasi yang tidak valid pada jaringan Bitcoin. BRC-721 memanfaatkan fitur inskripsi ordinals dan dapat menyelesaikan transfer langsung dengan mengirim, secara signifikan mengurangi biaya dan mengurangi informasi yang tidak valid pada jaringan.

Kesimpulan

BRC-721 adalah standar token untuk NFT di jaringan Bitcoin, yang memungkinkan pembuatan, kepemilikan, dan transfer aset digital unik di rantai blok Bitcoin. Kini, NFT dengan karya seni berkualitas tinggi bisa hadir di jaringan Bitcoin dengan proses yang efisien dan mudah.

Dalam perkembangannya, NFT juga dapat berpindah jaringan karena standar token yang mirip memungkinan token ERC-721 dari Ethereum migrasi ke Bitcoin dengan BRC-721E. Standar token ini juga mempuka peluang untuk pengembangan ekosistem Bitcoin ke depan. Sehingga, cryptocurrency ini tidak menjadi alat pembayaran saja tetapi dapat mendorong pengembangan aplikasi dan proyek lainnya.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu brc721?

Apa itu BRC 721 NFT?

Apakah fungsi ERC-721?

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Prioritas kami adalah menyediakan informasi berkualitas tinggi. Kami meluangkan waktu untuk mengidentifikasi, meriset, dan membuat konten edukasi yang sekiranya dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami menerima komisi dari para mitra kami untuk penempatan produk atau jasa mereka dalam artikel kami, supaya kami bisa tetap menjaga standar mutu dan terus memproduksi konten yang luar biasa. Meski demikian, pemberian komisi ini tidak akan memengaruhi proses kami dalam membuat konten yang tidak bias, jujur, dan bermanfaat.

foto-profil-hanum.png
Hanum Dewi
Hanum Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang menarik dan informatif di berbagai topik. Melengkapi kemampuan menulisnya, dia juga selalu mengikuti tren dan perkembangan terbaru di industri cryptocurrency, DeFi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori