Apa Itu NFT Music, dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Bagikan Artikel

Musik adalah hiburan yang dinikmati oleh hampir semua orang setiap harinya. Pada tahun 1950-an, beberapa selebriti global pun sudah mulai diwakili oleh para bintang pop. Namun, selama beberapa dekade terakhir, industri musik telah mulai memasuki masa-masa transformasi dengan beberapa perubahan yang terjadi.

Penjualan rekaman fisik telah mengalami penyurutan. Streaming online pun hanya memberikan sedikit bayaran untuk mereka yang memiliki jutaan penggemar. Banyak pula musisi terkenal yang mengeluh karena tidak dibayar dengan jumlah yang sesuai dengan hak mereka. Kebanyakan musisi turut mengatakan bahwa mereka tidak memiliki potensi untuk mencari nafkah dari musik dalam keadaan yang seperti itu. Bisakah sebenarnya problematika itu mendapat solusi?

Untuk itulah, NFT music hadir sebagai solusi dan menjanjikan cara baru untuk memandang industri musik. Selain itu, inovasi ini juga memberikan jalan agar para musisi dapat memperoleh bayaran yang layak atas karya dan kerja kerasnya. Meskipun sistem berbasis blockchain dalam bentuk apa pun masih menjadi hal yang relatif baru, namun sistem itu telah menawarkan banyak janji manis yang cukup realistis. NFT music dapat mengubah nasib para musisi, menciptakan keterlibatan penggemar yang lebih besar. Serta pada akhirnya, solusi ini juga dapat mengubah industri musik menjadi lebih baik. Mari kita bahas secara mendalam bagaimana cara agar kamu sebagai musisi maupun penggemar musik bisa memaksimalkan manfat dari NFT music.

Apa Sebenarnya yang Dimaksud dengan NFT Music?

NFT Music Song

NFT, seperti yang kita ketahui, adalah akronim dari “non-fungible token,” suatu jenis sertifikat digital yang disematkan ke dalam jaringan blockchain. Biasanya, blockchain yang digunakan adalah Ethereum. NFT mengesahkan kepemilikan aset yang unik. Konsep ekonomi yang berbasis kemampuan dipertukarkan (fungibility) ini juga memiliki arti penting. Kita juga perlu mengingat konsep keunikan ketika mengevaluasi sebuah NFT.

NFT music adalah sertifikat yang mengidentifikasi pemilik sebuah karya musik dan bisa dijual kepada siapa saja. Sementara itu, penggunaan komposisi NFT tersebut adalah atas kebijakan pemilik.

NFT adalah istilah yang mengacu pada semua jenis token yang tidak dapat dipertukarkan (fungible), yang berarti ada banyak salinan namun dimiliki atau dikendalikan oleh pihak yang berbeda. Token tersebut diamankan di blockchain dan memberi pemiliknya hak atas karya musik, sampul album, video, atau akses eksklusif lainnya yang ada di dalamnya. Dengan kata lain, musik yang ada di dalamnya, serta kepemilikan yang diberikan oleh NFT tersebut adalah hal yang penting di NFT music.

NFT music dapat membantu musisi, band dan komposer untuk terhubung dengan pendengar mereka melalui cara yang baru dan inovatif.

Bagaimana Cara Kerja NFT Music?

Prinsip di balik NFT music serupa dengan NFT biasanya, yang memiliki kesamaan dalam hal penjualan atau produksi. Musisi atau band dapat memutuskan konten apa yang ingin mereka tawarkan kepada penggemar mereka. Kontennya bisa berupa merchandise, tiket konser, file audio, dll. Kemudian, mereka akan memilih blockchain mana yang bisa menjadi tempat untuk mencetak NFT tersebut. Mereka juga akan memilih platform NFT mana yang akan digunakan.

Setelah mengidentifikasi platform pilihannya, para musisi di balik proyek NFT itu akan memberi tahu penggemarnya tentang peluncuran NFT mereka dan kemudian melelangnya dengan harga berapa pun yang mereka pilih.

Sebagaimana kita ketahui, NFT music dan NFT jenis lainnya tidak dapat diduplikasi. Sementara itu, produser musik dapat memutuskan untuk mengadakan penjualan file audio secara one-off. Dalam hal ini, penawar tertinggi akan menjadi pemilik file audio, bukan pemilik hak cipta. Mereka juga dapat memutuskan untuk membuat sejumlah kecil NFT dari file audio yang sama, lalu kemudian menjualnya di marketplace musik. Pada dasarnya, hal ini adalah bentuk baru dalam distribusi musik yang menghilangkan perantara dari label rekaman.

Setiap penggemar yang membeli NFT musik akan menjadi pemilik karya musisi favorit mereka. NFT tersebut juga dapat disimpan dalam dompet kripto (crypto wallet) dan dijual ke penawar yang lebih tinggi. Musisi yang menciptakan NFT mungkin tidak dapat menjualnya secara lebih lanjut. Akan tetapi, mereka masih dapat memperoleh keuntungan dari resale NFT yang diluncurkan. Ini adalah salah satu dari banyak cara di mana NFT musik dapat memberdayakan musisi secara optimal.

Bagaimana Cara NFT Music Membantu Musisi?

music nfts
Grafik Statistik Pengiriman dan Pendapatan Industri RIAA (Year-End), laporan 1990-2016

Cara-cara musisi mendapatkan uang telah mengalami banyak perubahan. Hal itu disebabkan oleh adanya perubahan distribusi dan teknologi. Di sisi lain, para musisi selalu mengalami kesulitan untuk mempertahankan kendali atas karya mereka dan memonetisasinya.

Selama tahun 1950-an, sudah menjadi hal yang umum bagi berbagai pengusaha untuk bertukar layanan guna menulis kredit pada lagu. Meskipun penjualan rekaman meningkat mulai tahun 1960-an, hanya ada sedikit musisi yang memiliki hak atas hasil rekaman mereka sendiri. Label dan penerbit musik pun sering menangani hal ini.

Sejak tahun 1990, penjualan musik fisik juga telah mengalami penurunan. Layanan streaming mengambil alih posisi tersebut. Akan tetapi, banyak musisi mengungkapkan keluhan tentang imbalan finansial yang jumlahnya masih terbilang terlalu kecil. Beberapa musisi bahkan telah keluar dari platform streaming, karena kompensasi yang tidak adil atau masalah kesalahan informasi. Untuk itulah, NFT dapat membantu mereka mempertahankan kontrol kreatif dan finansial atas apa yang seharusnya mereka miliki.

Sederhananya, NFT music punya beberapa manfaat. Pertama, adanya royalti. Sehingga, musisi yang membuat NFT untuk dijual dapat menghasilkan keuntungan.

NFT music juga memungkinkan musisi untuk menghasilkan uang dengan menjual merchandise dan musik mereka secara langsung. Hal ini juga bisa menghilangkan aspek seperti perantara dari label rekaman, humas, manajer, dll. Mereka juga dapat mengembangkan basis penggemar mereka. Airdrop NFT, misalnya saja, dapat menjadi metode yang memungkinkan musisi untuk menjangkau audiens baru.

Pengalaman penggemar yang unik, seperti kesempatan untuk bertemu penggemar mereka secara langsung ataupun virtual, adalah potensi lainnya yang bisa dilakukan NFT music. Snoop Dogg dan Post Malone sudah turut serta berkecimpung di sektor tersebut. Selain itu, musisi juga dapat berbagi item kolektibel. Aphex Twin, MF Doom, atau Grimes juga melakukan hal yang sama.

Dalam hal tersebut, para musisi pemula memiliki peluang yang besar, karena tidak ada hambatan untuk masuk ke kancah NFT music. Mereka masih terbebas dari orang-orang yang mengharapkan mereka untuk merilis musik baru ataupun masuk ke dalam lingkungan tertentu untuk mendapatkan kontrak rekaman. NFT music memungkinkan para musisi untuk mengunggah musiknya ke platform apa pun yang mereka pilih dan kemudian memasarkannya kepada para penggemar.

Cara Berinvestasi dalam NFT Music

how to invest in nft

Jika kamu adalah penggemar kripto, maka pertanyaannya adalah apakah kamu akan berinvestasi dalam NFT music? NFT jenis ini berpotensi memberikan keuntungan, sembari juga turut mendukung berbagai musisi. NFT music pastinya dapat merevolusi industri. Akan tetapi, akankah dapat menjanjikan keuntungan?

Distributor musik sering kali mendapatkan pendapatan sebanyak 50% atau lebih dari kesepakatan distribusi musik. Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, musisi menerima hanya sedikit pendapatan atau bahkan tidak ada pendapatan sama sekali. Sementara itu, NFT music dapat meningkatkan pendapatan para musisi dan bahkan memungkinkan musisi kecil untuk terlepas dari batasan label. Manfaat itu menjadikannya sebagai upaya untuk mencari keadilan serta alasan tersendiri dalam hal ini.

Ada tiga cara utama untuk berinvestasi dalam NFT music saat ini:

  • mendanai marketplace NFT
  • mulai mengoleksi NFT
  • menggunakan NFT fund

Jika kamu berinisiatif untuk mencetak NFT, kamu bisa membuat ikatan yang lebih dekat dengan penggemar melalui teknologi blockchain. Namun, hal tersebut juga membutuhkan biaya pencetakan. Kalau kamu memutuskan untuk menjual NFT-mu nantinya, hasil resale akan dikurangi dengan biaya gas jaringan Ethereum, biaya marketplace, dan royalti untuk musisi aslinya.

Kamu juga perlu memutuskan musik mana yang akan menjadi koleksi kamu. Ingatlah, bahwa musik dan seni itu subjektif. Namun, ingat juga prinsip kelangkaan NFT yang sudah kita bahas sebelumnya. Rilisan fisik musik yang langka atau unik seringkali memiliki nilai yang tinggi.

Banyak proyek NFT musik yang menghasilkan sejumlah besar token digital untuk mewakili kepemilikan salinan digital musik dan karya seni yang menyertainya. Menurut definisi tersebut, tentunya menjadikan token itu sebagai barang yang tidak unik atau bahkan langka. Mereka dapat digantikan oleh token lainnya yang serupa.

Proyek NFT yang paling sukses akan berfokus pada pasokan token ini dan bukan hanya pada permintaan dari penggemar. Dengan kata lain, barang koleksi NFT yang benar-benar langka, tentunya akan mengarah kepada prospek yang lebih baik untuk penggemar kripto.

Marketplace NFT

NFT predictions

Perlu diingat bahwa pasar NFT reguler sangat populer di industri kripto. Meskipun demikian, NFT music adalah konsep yang relatif baru. Beberapa marketplace yang memang diperuntukkan bagi NFT music memang sudah tersedia dan populer. Ditambah lagi, mereka juga sudah menyebabkan kehebohan di industri musik.

Lantas, seberapa besarkah marketplace NFT?

Coinbase mengumumkan peluncuran marketplace NFT mereka pada tahun 2021. Tahun lalu, OpenSea juga telah mencapai volume bulanan sebesar US$3 miliar. Selanjutnya, Visa pun menunjukkan minat pada NFT. Selanjutnya, berbagai marketplace lain juga bermunculan. NFT jenis ini dengan cepat mendapatkan popularitas dan industri musik pun akan mengikutinya.

Ditambah lagi dengan Steve Aoki dan Todd McFarlane yang telah meluncurkan platform OddKey. Platform tersebut saat ini adalah salah satu marketplace NFT musik paling populer. Ada juga Royal, yang memungkinkan penggunanya untuk membeli bagian dari royalti sebuah lagu. Opulous juga telah memposisikan dirinya sebagai marketplace NFT yang ingin memberdayakan musisi baru. Kemudian, ada lagi NFT Tone yang juga turut serta menjanjikan hal yang serupa.

Sementara itu, OpenSea tetap menjadi marketplace NFT paling populer untuk musik dan semua jenis NFT lainnya. Berbagai layanan bursa kripto juga kemungkinan sedang mengamati peluang untuk memberikan pelayanan pada pasar di sektor ini.

Koleksi NFT

Bored Ape Yacht Club (BAYC)

Koleksi NFT terdiri dari banyak token unik. Salah satu alasan mengapa NFT music merupakan NFT yang menarik adalah karena mereka menawarkan cara baru untuk memberikan opsi yang akan meningkatkan dukungan bagi para musisi. Selain dapat membantu karir mereka, membuat koleksi NFT dapat memberimu reward atas pandangan futuristik yang kamu punya. Jika kamu memiliki NFT dari musisi baru dan di masa depan nanti ia menjadi musisi yang sukses, kamu juga akan memperoleh reward yang menguntungkan.

Berinvestasi di marketplace atau aset kripto tertentu memiliki kesamaan dengan pembelian saham perusahaan. Sedangkan, membeli NFT music sama halnya dengan membeli karya seni. Penting juga untuk mempertimbangkan pro dan kontra dari prioritas masing-masing individu. Namun, terdapat peluang yang berkembang dalam hal membangun sebuah koleksi yang berkualitas dan menjanjikan.

Pada tahun 2021, terdapat koleksi NFT dari bintang pop yang mendapatkan kesuksesan tinggi, yaitu koleksi rilisan Doja Cat dan Snoop Dogg. Banyak juga seniman musik yang berkolaborasi dengan kreator konten digital untuk mengumpulkan koleksi NFT yang sukses pada tahun ini. Hal itu pun menginspirasi banyak orang untuk belajar lebih banyak tentang dunia aset digital.

NFT funds

Privacy Coin

NFT fund melibatkan manajer aset yang memutuskan untuk berinvestasi langsung dalam non-fungible token. Misalnya saja, seperti salah satu pemilik CryptoPunks NFT terkenal yang baru-baru ini meluncurkan NFT yang serupa. NFT jenis ini akan fokus pada investasi di NFT atas nama pengguna. Berbagai investor institusional juga telah menunjukkan minat yang besar untuk mendalami prospek ini.

Salah satu manfaat NFT fund adalah tingkat risiko yang lebih rendah dalam memulai koleksi NFT. NFT fund tersebut telah menerima eksposur yang layak. Layanan itu memungkinkan pengguna untuk menggunakan NFT, terutama dari koleksi populer, seperti Bored Ape Yacht Club, sebagai jaminan. Bitwise Blue–Chip NFT Index Fund yang baru saja dibuat, misalnya. Mereka akan mencakupkan koleksi seperti CryptoPunks, Bored Apes, atau Fidenzas sebagai NFT yang bisa digunakan sebagai jaminan.

3 Marketplace NFT Teratas untuk NFT Music

Memilih marketplace NFT yang sesuai dengan kebutuhanmu bisa menjadi sebuah PR yang rumit. Seperti disebutkan sebelumnya, NFT music relatif masih baru di sektor NFT. Akibatnya, platform hanya bisa membuka dan menyiapkan. Namun, untuk kamu yang ingin berinvestasi atau menjual musik kamu sekarang, berikut adalah 3 marketplace NFT yang layak menjadi pertimbangan.

1. NFT TONE

music nft

Marketplace NFT TONE yang berfokus pada musik ini memungkinkan pengguna untuk mengumpulkan karya musik langka, termasuk rekaman edisi pertama. Selain itu, platform ini berharap untuk bisa merangkul nilai sentimental dalam memiliki NFT karya artis favoritmu. Platform ini juga memiliki token original yang bernama token TONE dan beroperasi di blockchain Binance.

2. Opulous

music nfts

Opulous adalah platform yang bertujuan untuk melibatkan penggemar dalam kesuksesan musisi favorit mereka. Pembeli akan memiliki bagian dari hak cipta musik melalui token platform ini. NFT dalam platform ini menghasilkan pendapatan royalti bulanan. Selain itu, NFT-nya dapat menjadi lebih berharga seiring dengan kemajuan karir sang musisi.

3. Royal

royal

Demikian pula Royal yang menjanjikan untuk menjual hak lagu dalam bentuk NFT music dan menampilkan lagu asli oleh rapper Nas bersamaan dengan peluncurannya. Pengguna didorong untuk mendukung musisi yang popularitasnya akan meningkat seiring berjalannya waktu.

Apakah NFT Benar-benar akan Mendisrupsi Industri Musik?

Sudah ada banyak sekali pernyataan tertulis tentang distribusi pendapatan yang tidak adil dalam industri musik. Sementara itu, keunikan adalah salah satu fitur terpenting dari non-fungible token. Ditambah lagi, keserbagunaan (versatility) juga merupakan keistimewaan paling penting yang membuat token ini menarik bagi seniman modern. Karakteristik ini pun menarik baik kalangan musisi maupun penggemarnya. Selain itu, tren NFT tidak menunjukkan tanda-tanda akan melambat dalam waktu dekat.

Musik adalah sebuah bentuk seni, dan NFT dapat membantu untuk menginterpretasikan kembali ekspresi budaya dan seni jenis ini. NFT music lebih dari sekadar permainan angka. Memahami budaya populer dan ke mana zeitgeist akan bergerak selanjutnya, adalah hal yang penting jika kamu adalah seorang investor.

Apakah NFT music merupakan investasi yang menguntungkan? Hal tersebut mungkin saja terjadi. Akan tetapi, sebelumnya kamu harus mempercayai nalurimu dan menganalisis nilai yang ada di dalamnya. Kamu juga perlu mengevaluasi toleransi risiko yang kamu sanggupi. Kemudian yang terakhir, perlu juga untuk memberikan kepercayaan dan mendukung komunitas NFT tersebut.

NFT terkadang memang sulit untuk diikuti perkembangannya, untuk itu, bergabunglah dengan server Discord Be[In]Crypto supaya kamu bisa tetap up-to-date dengan topik-topik terkait NFT.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apa itu NFT music?

Non-fungible token (NFT) adalah aset unik yang dapat berfungsi sebagai bukti kepemilikan. Dalam hal ini; maka musik, audio, atau sesuatu yang berhubungan dengan karya musisi dari NFT bisa kamu miliki pula.

Bisakah musik dijual sebagai NFT?

Ya, kamu bisa menjual musik sebagai NFT. Hal ini memungkinkan musisi, komposer, dan band untuk terhubung dengan pendengar mereka dengan cara baru yang inovatif.

Bagaimana musisi memaksimalkan manfaat dari industri NFT?

NFT adalah koleksi langka yang disimpan di buku besar (ledger) digital di industri musik. Musisi dan artis dapat membuat NFT untuk menjual berbagai media digital kepada penggemar mereka yang membayar dengan mata uang kripto seperti bitcoin atau ethereum.

Marketplace manakah yang terbaik untuk NFT music?

NFT Tone, Opulous, atau Royal adalah beberapa contoh platform yang ingin mengukuhkan posisi mereka sebagai marketplace NFT music paling dicari. Meski demikian, saat ini, OpenSea masih menjadi marketplace yang paling populer di kelasnya.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Prioritas kami adalah menyediakan informasi berkualitas tinggi. Kami meluangkan waktu untuk mengidentifikasi, meriset, dan membuat konten edukasi yang sekiranya dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami menerima komisi dari para mitra kami untuk penempatan produk atau jasa mereka dalam artikel kami, supaya kami bisa tetap menjaga standar mutu dan terus memproduksi konten yang luar biasa. Meski demikian, pemberian komisi ini tidak akan memengaruhi proses kami dalam membuat konten yang tidak bias, jujur, dan bermanfaat.
Share Article

Topik Terkait

Eduard Banulescu é um escritor e músico originário de Bucareste, Romênia, que atualmente está ativo em vários projetos. Eduard trabalha em uma posição oficial no mundo das criptomoedas desde 2017, quando se juntou à equipe do jogo baseado em blockchain www.footballcoin.io. Atualmente, ele é Gerente de Marca da FootbalCoin. Ele também administra um site diário de música, www.alt77.com, focado em resenhas, notícias e entrevistas do mundo da música alternativa. Eduard contribui com material escrito para vários outros sites, geralmente nos nichos de criptomoedas, música e esportes, e continua a desenvolver uma carreira musical independente.

Ikuti Penulis