Mengenal Dogecoin, Apakah Benar Menguntungkan?

Bagikan Artikel

Dogecoin merupakan salah satu koin crypto yang cukup fenomenal dan sering menjadi bahan pembicaraan di kalangan investor crypto. Tidak sedikit investor dan crypto trader berhasil meraup keuntungan fantastis dari Dogecoin. Fenomena itu akhirnya membuat banyak orang awam menjadi fear of missing out (FOMO) dan ikut-ikutan berinvestasi pada Dogecoin.

Apakah kamu juga termasuk orang yang tertarik berinvestasi Dogecoin? Sebelum memutuskan lebih jauh, mari kita simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Apakah Dogecoin berpotensi tinggi?

Awalnya, Dogecoin lahir sebagai lelucon semata. Proyek ini merupakan ciptaan dari 2 orang teknisi perangkat lunak bernama Billy Markus dan Jackson Palmer.

Buatmu pecinta meme, tentunya sudah tak asing lagi jika melihat logo Dogecoin. Sesuai namanya, memang koin ini menggunakan meme Doge yang merupakan potret dari seekor anjing ras Shiba Inu. Penggunaan meme sebagai logo dari koin dengan simbol DOGE ini jugalah yang menjadi salah satu faktor koin DOGE dianggap unik dan menarik banyak pembeli.

Koin DOGE memang dapat digunakan untuk membeli barang dan jasa pada sejumlah tempat tertentu. Namun, sedari awal penciptaannya Dogecoin tidak dirancang sebagai mata uang crypto seperti Bitcoin. Koin ini bahkan tidak memiliki jumlah suplai yang jelas. Walaupun nilai kapitalisasi pasar pasar koin DOGE cukup besar dan menempati posisi 15 besar koin crypto dengan kapitalisasi pasar tertinggi menurut data CoinMarketCap pada saat penulisan artikel ini, tetap saja meme coin ini rentan terhadap inflasi. Seiring berjalannya waktu, jika suplai koin DOGE tidak dibatasi, maka nilainya pun bisa mengalami penyusutan layaknya uang fiat.

Akibatnya, tidak sedikit pakar finansial yang tidak yakin bahwa Dogecoin adalah investasi yang tepat. Terlebih lagi, harga koin DOGE pun berulang kali naik turun secara drastis hanya dalam waktu hitungan hari atau biasa dikenal investor crypto dengan istilah pump and dump.

Seperti kita ketahui, Elon Musk memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan harga koin DOGE. Hanya dengan 1 cuitan melalui akun Twitter-nya saja sudah bisa membuat harga koin DOGE bergejolak. Walau banyak orang yang rela mengambil risiko untuk mengambil keuntungan dari berinvestasi pada DOGE, tentu saja fenomena seperti itu semakin membuktikan bahwa DOGE bukanlah instrumen investasi yang aman.

Apa saja keunggulan Dogecoin?

Namun, terlepas dari seluruh kontroversi dan kekurangannya, Dogecoin memang memiliki sejumlah kelebihan dibanding aset crypto lain. Salah satunya adalah konfirmasi transaksi pada jaringan Dogecoin lebih cepat daripada jaringan Bitcoin atau Ethereum. Saking cepatnya, bahkan kita hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja untuk bertransaksi di jaringan Dogecoin. Biaya transaksi di jaringan Dogecoin pun relatif lebih rendah. Selain itu, Dogecoin juga terkenal memiliki komunitas yang solid dan ramah.

Bila kamu adalah tipe orang yang berani mengambil risiko, maka barangkali kamu bisa mencoba berinvestasi pada DOGE. Pastikan kamu sudah do your own research (DYOR) sebelum memutuskan berinvestasi koin kesayangan Elon Musk ini.

Di mana kita bisa membeli DOGE?

Sejumlah perusahaan pedagang aset crypto dalam negeri seperti Indodax, Tokocrypto, dan Pintu menyediakan DOGE dalam daftar aset crypto yang diperdagangkan. Perusahaan crypto exchange global seperti Binance juga menyediakan koin DOGE dalam platform-nya.

Akankah harga DOGE mencapai 1 dolar AS?

Tak sedikit investor crypto berharap suatu saat nanti nilai tukar 1 koin DOGE bisa setara dengan 1 dolar AS. Sebenarnya, ada beberapa momentum yang bisa mewujudkan impian mereka itu. Misalnya, pada tanggal 20 April 2021 lalu, sejumlah anggota situs forum online Reddit dan anggota komunitas Dogecoin berencana untuk ‘menggenjot’ harga koin DOGE. Sayangnya, rencana ini gagal. Justru yang terjadi malah sebaliknya, entah mengapa harga koin DOGE merosot secara signifikan.

Ada lagi momentum ketika Elon Musk sempat hadir sebagai bintang tamu dalam acara televisi Saturday Night Live. Beberapa hari sebelum Elon Musk tampil dalam acara di stasiun televisi NBC itu, para investor dan trader crypto ramai-ramai berspekulasi tentang harga DOGE. Para pemilik koin DOGE dan anggota komunitas Dogecoin pun ikut harap-harap cemas. Mereka sangat berharap penampilan Elon Musk dapat membuat harga DOGE meroket menuju 1 dolar AS. Sayangnya, saat itu penyampaian Elon Musk terkait Dogecoin dinilai kurang tepat dan berujung pada anjloknya harga DOGE.

Di samping berbagai momentum besar di atas, ada juga beberapa kejadian lain yang dapat memicu kenaikan harga DOGE. Contohnya, saat DOGE listing di bursa crypto Coinbase yang notabene merupakan salah satu perusahaan crypto exchange terbesar di Amerika Serikat. Dengan tersedianya koin DOGE dalam berbagai platform bursa crypto ternama, maka bisa makin mempermudah akses masyarakat untuk membelinya.

Kesimpulan

Semoga setelah kamu membaca ulasan ini, kamu akhirnya bisa memutuskan apakah Dogecoin merupakan aset crypto yang tepat untuk investasimu. Selalu ingat untuk berhati-hati dan mempersiapkan diri terhadap risiko yang mungkin muncul ketika berinvestasi crypto, ya!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Prioritas kami adalah menyediakan informasi berkualitas tinggi. Kami meluangkan waktu untuk mengidentifikasi, meriset, dan membuat konten edukasi yang sekiranya dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami menerima komisi dari para mitra kami untuk penempatan produk atau jasa mereka dalam artikel kami, supaya kami bisa tetap menjaga standar mutu dan terus memproduksi konten yang luar biasa. Meski demikian, pemberian komisi ini tidak akan memengaruhi proses kami dalam membuat konten yang tidak bias, jujur, dan bermanfaat.
Share Article

Topik Terkait

Max adalah jurnalis kripto dengan ketertarikan pada gim dan teknologi baru. Setelah meninggalkan sekolah untuk memulai karir menulis, ia menulis artikel pertamanya di blockchain dan tenggelam dalam dunia ini. Sejak tahun 2017, Max telah bekerja dengan banyak startup blockchain dan ruang penggemar crypto, melakukan yang terbaik untuk mengajari dunia tentang teknologi yang baru lahir ini. Max telah dipublikasikan di berbagai majalah terkait blockchain dan kripto, sebelum menetap di Be[In]Crypto untuk berfokus pada konten berformat panjang.

Ikuti Penulis