Binance Bakal Konversi Stablecoin USDC, USDP, & TUSD secara Otomatis Jadi BUSD

6 September 2022, 11:28 WIB
Diperbarui oleh Lynn Wang
6 September 2022, 15:16 WIB
Ringkasan
  • Binance mengumumkan bakal mengonversi otomatis 3 stablecoin ke BUSD per tanggal 29 September mendatang.
  • Ketiga stablecoin yang termasuk dalam program ini adalah USDC, USDP, dan TUSD.
  • Pihak Binance mengaku bahwa keputusan ini dilakukan demi meningkatkan likuiditas dan efisiensi modal bagi pengguna.

Binance akhirnya memutuskan untuk memprioritaskan stablecoin miliknya sendiri, yaitu Binance USD (BUSD). Pada hari Senin (5/9), crypto exchange yang dipimpin oleh Changpeng ‘CZ’ Zhao ini mengumumkan konversi otomatis 3 stablecoin ke BUSD yang akan dimulai pada 29 September mendatang.

Pihak Binance melakukan langkah ini demi meningkatkan likuiditas dan efisiensi modal bagi pengguna. Adapun saldo yang ada dan deposit baru dari stablecoin USD Coin (USDC), Pax Dollar (USDP), dan TrueUSD (TUSD), akan dikonversi ke BUSD.

Selain konversi, Binance akan mengakhiri trading pair 3 stablecoin itu “melawan” BUSD dan USDT, serta dengan pasangan sejumlah kripto utama, seperti Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH). Trading pair untuk USDC, USDP, dan TUSD melawan BUSD dan USDT akan berakhir pada 26 September. Setelah itu, trading pair 3 stablecoin tersebut melawan sejumlah kripto berakhir pada 29 September.

Perubahan ini turut meliputi sejumlah layanan Binance di luar crypto exchange, termasuk penawaran saving & staking, Binance Pay, hingga Binance Gift Card. Meski demikian, para pengguna Binance akan terus dapat menarik dana mereka dalam bentuk USDC, USDP, dan TUSD.

Seberapa Penting Binance bagi USDC, TUSD, & USDP?

Binance diketahui menjadi tuan rumah trading pair paling banyak kedua bagi USDC melawan USDT, dengan volume perdagangan US$124,4 juta dari secara total sekitar US$5,8 miliar dalam satu hari terakhir.

Kemudian, TUSD/USDT di Binance adalah trading pair terbesar ketiga untuk stablecoin TrueUSD, dengan US$12,6 juta dari total US$185 juta dalam volume perdagangan selama 24 jam terakhir.

Sementara itu, trading pair USDP/BUSD di Binance adalah yang terbesar ketiga bagi Pax Dollar, dengan volume perdagangan selama 24 jam terakhir sekitar US$342.000 dari total US$2,6 juta. 

Adapun BUSD diluncurkan dalam kemitraan pada September 2019 dengan Paxos, entitas di balik stablecoin USDP dan merupakan perusahaan stablecoin-as-a-service.

Menurut data The Block, USDC memiliki aktivitas on-chain paling banyak. Berdasarkan volume stablecoin on-chain yang disesuaikan pada bulan Agustus lalu, USDC mencapai US$352,6 miliar, USDT berada di level US$257,84 miliar, DAI menyentuh US$234,18 miliar, sementara BUSD baru bertengger pada kisaran US$20,64 miliar.

Binance Ingin Perluas Pangsa Pasar BUSD

Dilihat dari data CoinMarketCap, BUSD menjadi stablecoin terbesar ke-3 berdasarkan market cap atau kapitalisasi pasar yang mencapai US$19 miliar. Sebagai informasi, market cap USDC menyentuh US$51 miliar dan USDT berada di level US$67 miliar.

The Block menilai makna dari keputusan ini membuat Binance akan memprioritaskan penggunaan stablecoin miliknya sendiri dibandingkan memberi ruang bagi para kompetitor.

Pengumuman ini juga dapat menandakan bahwa Binance lebih serius dengan industri stablecoin dan mendorong memperluas pangsa pasar BUSD. Meski begitu, masih terlalu dini untuk dapat mengetahui implikasi jangka panjang atas keputusan yang diambil Binance.

Kritikus menilai praktik ini sebagai upaya monopoli. Akun Twitter @bloodgoodBTC menulis, “Binance akan menghapus USDC sebagai aset yang dapat diperdagangkan untuk mendorong BUSD miliknya. Mereka juga mempekerjakan mantan Presiden Bank Sentral Brasil [dan mantan menteri ekonomi, yaitu Henrique Meirelles] sebagai penasihat (advisor) karena [punya] koneksi bankir itu pentung untuk peraturan. Binance menghapus pesaing seperti yang dilakukan Google 10 tahun lalu.”

Sementara itu, Jeremy Allaire selaku co-founder & CEO Circle yang mengelola stablecoin USDC, mengatakan bahwa pada dasarnya apa yang dilakukan Binance sekarang sama seperti di FTX dan Coinbase adalah hal yang baik. Lalu, reporter Colin Wu melaporkan bahwa sang CEO Circle menyatakan utilitas USDC baru saja meningkat. Prediksi langkah ini mengarah ke pergeseran pangsa bersih bertahap dari USDT ke BUSD dan UDSC.

Bagaimana pendapat Anda tentang langkah Binance untuk mengonversi beberapa jenis stablecoin secara otomatis menjadi BUSD? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram Be[In]Crypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.