Lihat lebih banyak

Bisnis Sejumlah Bitcoin Miner ‘Berpotensi’ Tak Menguntungkan setelah Halving

2 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Analisis Cantor Fitzgerald memprediksi bahwa bisnis 11 Bitcoin miner mungkin akan sulit untuk menjadi menguntungkan setelah Bitcoin halving.
  • Hal itu dapat terjadi karena potensi pendapatan dari aktivitas Bitcoin mining mungkin tidak dapat melebihi biaya operasi yang mereka keluarkan.
  • Beberapa miner yang Cantor perkirakan akan mempertahankan profitabilitas setelah halving adalah Bitdeer yang berbasis di Singapura dan CleanSpark yang berbasis di AS.
  • promo

Perusahaan jasa keuangan Cantor Fitzgerald membuat analisis yang memprediksi bahwa 11 Bitcoin miner mungkin akan kesulitan untuk melakukan aktivitas Bitcoin mining secara menguntungkan setelah Bitcoin halving. Hal itu berpotensi terjadi jika harga Bitcoin gagal meningkat secara signifikan usai momen akbar 4 tahunan ini.

Dalam cuitan pada hari Kamis (25/1), Matthew Shultz, co-founder dan Ketua Eksekutif CleanSpark, mengutip penelitian Cantor. Laporan itu menunjukkan bahwa banyak Bitcoin miner, termasuk Marathon Digital, Riot Platforms, hingga Core Scientific, mungkin mendapat tekanan yang meningkat setelah peristiwa Bitcoin halving. Hal itu dapat terjadi karena potensi pendapatan dari aktivitas Bitcoin mining mungkin tidak dapat melebihi biaya operasi yang mereka keluarkan.

Meskipun pendapatan Bitcoin miner terkait erat dengan harga BTC, perwakilan dari Bitcoin miner Luxor mencatat bahwa para miner sering kali menggunakan strategi untuk melindungi potensi kerugian yang timbul dari volatilitas harga Bitcoin.

Daftar Bitcoin Miner yang Berpotensi Tidak Menguntungkan

Argo Blockchain yang berbasis di Inggris dan Hut 8 yang berbasis di Florida, Amerika Serikat (AS), terbukti sebagai miner yang paling berpotensi tidak menguntungkan setelah Bitcoin halving dengan perhitungan harga BTC saat ini.

Beberapa miner yang Cantor perkirakan akan mempertahankan profitabilitas setelah halving adalah Bitdeer yang berbasis di Singapura dan CleanSpark yang berbasis di AS. Perhitungan itu menggunakan asumsi harga rata-rata Bitcoin setelah halving di level US$40.000 dan tidak ada perubahan drastis dalam hash rate.

“Kami berkomitmen terhadap efisiensi [operasional kami]. Laporan baru Cantor menunjukkan bahwa fokus ini terlihat dalam hasil kami,” terang co-founder CleanSpark, sambil mengatakan penelitian Cantor berkualitas tinggi, independen, dan tidak memihak.

Metrik all in per coin yang digunakan Cantor mengacu pada total biaya yang dikeluarkan oleh para miner dalam memproduksi 1 BTC, termasuk biaya listrik, biaya hosting, dan biaya tunai lainnya.

Sebanyak 7 Bitcoin miner lain yang diperkirakan Cantor berpotensi tidak menguntungkan adalah Cipher Mining, Bitfarms, Terwulf, Iris Energy, Stronghold Digital Mining, dan Bit Digital.

Berharap Harga BTC Melonjak Pasca Halving

Bitcoin halving, yang saat ini dijadwalkan terjadi pada sekitar bulan April mendatang, mengacu pada pengurangan separuh imbalan bagi para miner yang berhasil menambahkan blok baru ke blockchain Bitcoin.

Bitcoin halving kali ini membuat reward untuk blok baru dibagi setengah dari 6,25 per BTC menjadi 3,125 BTC.

Meskipun banyak analis melihat pengurangan pasokan BTC sebagai hal yang bullish bagi pergerakan harga dalam jangka panjang, hal ini juga berarti bahwa para Bitcoin miner dengan biaya operasional yang tinggi dapat menderita.

Hal tersebut hanya akan makin diperburuk jika harga BTC gagal mencapai tingkat yang dapat menutupi biaya operasional.

Terlepas dari semua itu, banyak analis yang percaya bahwa Bitcoin akan mengalami lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa bulan setelah halving.

Dan Rosen, direktur asosiasi derivatif di Bitcoin miner Luxor, menjelaskan bahwa para miner sering kali menggunakan berbagai strategi untuk melindungi eksposur mereka terhadap BTC.

Hal ini biasanya terlihat seperti pembelian produk derivatif, seperti kontrak berjangka (futures) hash rate dan option terkait Bitcoin untuk berusaha melewati rintangan potensi volatilitas harga BTC.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori