3 Sinyal Bearish Muncul untuk Bitcoin di Juli 2026

  • Tiga sinyal on-chain menandakan bearish untuk Bitcoin karena reli bulan Juli-nya terhenti.
  • Cadangan stablecoin di Binance dan Bybit turun US$2,3 miliar dalam 30 hari.
  • Top buyer yang masuk dekat puncak siklus sekarang mencatat kerugian bulanan tertinggi sepanjang sejarah.
Promo

Bitcoin (BTC) mengalami sedikit pemulihan selama seminggu terakhir, dengan harga naik 2%. Saat ini BTC diperdagangkan di kisaran US$64.000, namun ada tiga sinyal on-chain yang menunjukkan tekanan bearish bagi rebound pada bulan Juli.

Tekanan semakin besar karena serangan Amerika Serikat ke Iran berlanjut, sehingga harga minyak ikut naik. Situasi ini membuat kondisi pasar aset kripto semakin terdorong ke zona risk-off.

Performa Harga Bitcoin (BTC)
Performa Harga Bitcoin (BTC) | Sumber: BeInCrypto Markets
Disponsori
Disponsori

Data Exchange Menunjukkan Sinyal Bearish

Sinyal pertama berasal dari cadangan exchange. Stablecoin berfungsi sebagai amunisi untuk membeli aset kripto. Dalam 30 hari terakhir, sekitar US$2,3 miliar stablecoin keluar dari Binance dan Bybit, menurut analis Darkfost.

Dia menuturkan penurunan ini menunjukkan likuiditas semakin lemah dan permintaan beli juga menurun. Analis itu juga menyampaikan para investor semakin banyak menarik stablecoin dari exchange dan tidak lagi meninggalkannya untuk kebutuhan trading.

“Jadi, posisi pasar yang masih terlalu pesimistis inilah yang terus membuat BTC kekurangan sumber daya agar bisa keluar secara signifikan dari zona konsolidasi ini,” tulis analis tersebut.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secepatnya

Disponsori
Disponsori
Cadangan Stablecoin di Exchange
Cadangan Stablecoin di Exchange | Sumber: Darkfost/CryptoQuant

Indikator bearish kedua berasal dari Coinbase Premium Index. Metode ini tercatat konsisten di bawah nol sejak awal Mei dan saat ini berada di -0,062.

Coinbase Premium yang negatif biasanya menandakan minat beli yang lebih lemah dari investor yang berbasis di Amerika Serikat, terutama institusi, sebab Bitcoin diperdagangkan dengan harga diskon di Coinbase dibanding exchange global lainnya.

Pembacaan negatif yang berlangsung lama ini menandakan permintaan dari klaster tersebut terus rendah, sehingga kekhawatiran mengenai tekanan beli yang berkurang tetap bertambah meski harga Bitcoin baru-baru ini mengalami kenaikan.

Indeks Coinbase Premium Bitcoin
Indeks Coinbase Premium Bitcoin | Sumber: CryptoQuant

Pembeli Teratas Bitcoin Alami Kerugian dan Menyerah

Sinyal ketiga berasal dari holder. Analis Darkfost melaporkan saat ini para pembeli teratas sudah menjual kepemilikan mereka dengan kerugian. Investor ini masuk di kisaran US$75.000 sampai US$126.000 selama 6 hingga 18 bulan terakhir.

Kelompok ini menyimpan 2.450 BTC dalam kondisi rugi di exchange, berdasarkan rata-rata 30 hari. Kerugian yang direalisasikan mencapai rekor tertinggi, dengan rata-rata bulanan hampir US$90 juta.

Tren ini juga terjadi pada holder jangka panjang (LTH) di seluruh pasar.

Pembacaan ini bisa diartikan dua arah. Sejumlah analis menilai rekor kerugian tersebut menandakan kelelahan penjual pada tahap akhir. Namun, menurut Darkfost, fase seperti ini justru mengonfirmasi bahwa bear market sudah sangat jauh berlangsung.

Subscribe YouTube kami untuk menonton insight para pemimpin dan jurnalis secara langsung


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori