Bloom Gandeng OKCoin, Siap Konversi Cashback Jadi Aset Kripto

Diperbarui oleh Lynn Wang
Ringkasan
  • Bloom dan OKCoin bekerja sama untuk memungkinkan pengguna Bloom mengonversi cashback yang didapatkan dari transaksi menjadi aset kripto.
  • Selain itu, poin yang dikumpulkan dalam bentuk Bloom Coin juga bisa dikonversi menjadi aset kripto berdasarkan harga pasar pada saat itu.
  • Kolaborasi ini menjadikan Bloom sebagai aplikasi belanja pertama di Hong Kong yang menyediakan fitur seperti demikian.

Bloom, sebuah perusahaan rintisan (start-up) asal Hong Kong, baru saja mengikat kerja sama dengan salah satu bursa kripto global, yakni OKCoin, untuk menapaki bisnis ke industri kripto. Keduanya sepakat membuka pintu masuk bagi pelanggan Bloom untuk memulai investasi kripto, dengan cara mengonversi cashback yang didapatkan dari transaksi menjadi aset kripto.

Buah kerja sama ini merupakan turunan dari langkah perusahaan yang sebelumnya sudah menggandeng jaringan pembayaran global Visa. Pasalnya, benefit cashback yang bisa dikonversi menjadi kripto adalah hasil transaksi yang menggunakan kartu Visa yang sudah terhubung dengan aplikasi.

Kolaborasi ini menjadikan Bloom sebagai aplikasi belanja pertama di Hong Kong yang menyediakan fitur seperti demikian. Selain itu, poin yang dikumpulkan dalam bentuk Bloom Coin juga bisa dikonversi menjadi aset kripto berdasarkan harga pasar pada saat itu.

Co-founder Bloom, Eddie Rong, menjelaskan kerja sama antara perusahaannya dengan OKCoin bisa menciptakan nilai lebih bagi anggota Bloom. Terlebih lagi, dengan meningkatnya kesadaran akan penggunaan mata uang kripto di Hong Kong, menjadi alasan bagi mereka untuk membangun platform yang bisa memberikan pengalaman belanja yang menarik.

“Jadi, setiap pengguna bisa menyimpan aset kripto dan berbelanja pada saat yang sama,” katanya.

Program ini didukung oleh Visa untuk mendistribusikan potongan harga secara instan, dengan melakukan identifikasi transaksi yang memenuhi syarat. Demi menarik jumlah pengguna, sampai akhir tahun ini, setiap pengguna Bloom bisa mendapatkan Bitcoin (BTC) senilai HKD 10, dengan cara menghubungkan kartu Visa apa pun ke aplikasi Bloom. Namun, sebelumnya, para pengguna harus melakukan transaksi dengan nominal berapapun di merchant, baik secara online atau offline.

Justin Chan, co-founder Bloom lainnya, menambahkan bahwa ia meyakini aksi yang perusahaannya lakukan mampu membantu mendemokratisasi mata uang kripto, sekaligus menjadi fondasi untuk memainkan peran yang lebih penting dalam sistem keuangan.

“Gelombang kelima pandemi telah membebani sektor ritel lokal, kami berharap dapat berkontribusi pada pemulihan ekonomi dengan terobosan Aplikasi Bloom ini bekerja sama dengan mitra pembayaran, ritel, dan F&B,” jelas Chan.

Ada Lebih Dari 10 Aset Kripto yang Tersedia di Bloom

Setiap pengguna Bloom bisa membuka akun di OKCoin secara gratis. Sehingga, terdapat pilihan untuk aset kripto yang sudah terkumpul di akun Bloom—apakah akan ditarik untuk kemudian dijual atau dikembangkan lagi menjadi investasi.

Saat ini, terdapat lebih dari 10 aset kripto yang bisa pengguna konversi. Mulai dari Bitcoin, Ethereum (ETH), Dogecoin (DOGE), dan beberapa aset kripto populer lainnya. Sementara itu, untuk Bloom Coin, pengguna juga bisa menukarnya menjadi non-fungible token (NFT), e-kupon, ataupun koleksi lain yang terdapat di dalam aplikasi.

General Manager OKCoin wilayah Asia, Khairi Azmi, menuturkan bahwa kemitraan ini bisa menjadikan kripto sebagai bagian rutin dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Agar mata uang kripto menjadi arus utama di seluruh dunia, kami membutuhkan teknologi pembayaran yang digunakan orang pada umumnya. Kombinasi program hadiah Bloom dan produk pembelanjaan yang mudah digunakan dapat memberikan jalan yang ideal bagi pengguna kripto baru dan yang sudah ada untuk berinteraksi dengan aset digital setiap hari,” kata Azmi menguraikan.

Abra Gandeng Amex

Sebelumnya, platform penyedia dompet kripto dan layanan investasi Abra sudah lebih dulu mengumumkan sinergitasnya dengan perusahaan kartu kredit American Express (Amex). Dengan kemitraan tersebut, Abra akan memiliki kartu kredit yang bisa digunakan untuk berbelanja dan berhadiah aset kripto.

Setiap pengguna yang menggunakan kartu kredit tersebut, bisa memilih untuk menerima hadiah dalam bentuk token ERC-20 Crypto Perx (CPRX) Abra atau aset kripto lainnya.

Sebagai catatan, CPRX sendiri merupakan token utilitas yang sudah dimiliki oleh lebih dari 1 juta orang melalui fasilitas Abra.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.