Cara Mudah Membuat Portofolio Kripto Terdiversifikasi bagi Pemula DeFi

6 Mei 2022, 21:26 WIB
Diperbarui oleh Lynn Wang
6 Mei 2022, 21:26 WIB

Terdapat beberapa pendekatan yang bisa mendukung pendatang baru alias pemula untuk terlibat dan berhasil di industri DeFi, kata James Wang, Head of Tokens di Amun.

Ketika membahas tentang investasi dalam suatu proyek cryptocurrency, ada banyak kemungkinan yang tersedia. Tidak bisa terbendungkan lagi, proyek-proyek baru pun diluncurkan setiap harinya. Oleh karena adanya kompleksitas ini, serta kerumitan dan bahaya yang terkait dengan menghasilkan dan hodl, investor yang mungkin tertarik tidak akan melakukannya. Namun, pada saat yang sama, layanan dan solusi baru muncul dan membuat manajemen portofolio tingkat profesional dapat diakses oleh investor biasa tanpa mengharuskan mereka menjadi spesialis di industri ini.

Tetap persisten di pasar kripto

Semenarik apapun suatu cryptocurrency, keterampilan untuk menavigasi perdagangan dan penyimpanan aset yang aman dapat menjadi hal yang paling menakutkan dan paling berbahaya. Mendaftarkan diri ke platform, menyiapkan dompet kripto, mengamankan seed phrase milikmu, dan mentransfer dana dapat membuka potensi kesalahan pengguna, yang pada akhirnya bisa mengakibatkan hilangnya dana. Segalanya menjadi lebih rumit ketika kamu mulai belajar memahami industri decentralized finance (DeFi), dengan serangkaian opsi yang cukup memusingkan untuk layanan dan aset yang tidak selalu legit dan mudah digunakan.

Selanjutnya, ada beberapa aspek yang perlu menjadi pertimbangan, seperti legalitas cryptocurrency. Saat ini, setiap platform kripto belum legal di setiap negara. Bahkan, Binance, bursa terbesar di dunia dilarang di banyak negara first-world. Kondisi ini menyebabkan ketidakpastian di antara para pelanggan, karena versi layanan yang dilokalkan, seperti Binance.US, diluncurkan untuk mencakup sebanyak mungkin wilayah. Hal ini juga tidak sepenuhnya intuitif, dan menempatkan pengguna dalam situasi berbahaya bahkan sebelum mereka dapat mulai menyelidikinya.

Selain itu, ada juga scammer dan hacker yang harus dihadapi. Aktor jahat terus-menerus membuat situs web palsu dan koin palsu untuk menipu para pemula di dunia DeFi agar terjebak dan mau memberi uang. Hal yang terburuk, yaitu bahkan bisnis yang bermaksud baik pun berpotensi kehilangan dana penggunanya karena kesalahan pengkodean atau kerentanan, seperti yang terjadi pada peretasan jaringan Ronin Axie Infinity baru-baru ini senilai $600 juta.

Pemula DeFi, ayo bikin segalanya menjadi lebih simpel!

Idealnya, investor tidak perlu menavigasi semua kebijakan dan kompleksitas pasar ini untuk mendapatkan profit tingkat institusional. Untuk merangsang investasi yang lebih luas lagi, kita perlu mendorong pendekatan yang memungkinkan pemula di dunia DeFi agar terlibat dan berhasil. Untungnya, ada berbagai strategi dan produk yang sekarang tersedia yang menawarkan eksposur semacam itu.

Untuk mengikuti jejak industri investasi tradisional, investor sering kali tertarik pada instrumen investasi seperti reksa dana dan ETF. Dengan menggunakan alat investasi ini, investor dapat memperoleh eksposur ke portofolio yang beragam melalui satu aset tunggal, memberikan manajemen risiko, dan fleksibilitas yang lebih baik. Strategi-strategi ini dapat memberikan tingkat kompetensi yang tidak akan tersedia bagi investor yang tidak memiliki pengalaman waktu.

Pemula DeFi dan token indeks

Namun, mungkin opsi termudah dan paling praktis diakses bagi banyak investor adalah meningkatnya ketersediaan suatu aspek yang dikenal sebagai “token indeks.” Sesuai namanya, token ini adalah aset tunggal yang menggabungkan investasi yang berfokus pada segmen pasar tertentu, seperti DeFi atau blockchain layer-1. Sekali lagi, proyek terkait yang mendasarinya dikelola oleh para profesional, tetapi yang perlu dilakukan pengguna hanyalah membeli token indeks, dan semuanya sudah beres.

Beberapa produk menarik sudah tersedia dari Amun, yang menawarkan indeks untuk Polygon, Solana, dan ekosistem DeFi yang lebih luas. “Keranjang” aset ini diseimbangkan kembali secara berkala, dengan mempertimbangkan pergerakan harga terkini dan kapitalisasi pasar secara keseluruhan. Ini mewakili pendekatan yang paling mudah, karena tidak ada yang perlu didaftarkan atau disiapkan. Selain itu, pengguna tidak perlu mengelola portofolio mereka secara mikro untuk mendapatkan hasil maksimal. Setelah token berhasil dibeli, investor dapat duduk manis dan membiarkan bagaimana mereka mengapresiasi pasar.

Kesimpulan

Modal-modal besar yang baru masuk ke suatu proyek kripto terjadi setiap saat dan tidak bisa kita hindari. Namun, banyak yang waspada terhadap sesuatu yang lebih kompleks daripada membeli sedikit Bitcoin atau Ethereum. Dunia DeFi yang jauh lebih beragam terlalu rumit dan berbahaya bagi kita untuk memanfaatkan kemungkinan keuntungan atau profit.

Untungnya, dengan memanfaatkan teknik-teknik yang sudah kita bahas sebelumnya, hal itu membuat penghalang untuk masuk jauh lebih mudah diakses. Saat ini pun, tidaklah mustahil untuk bisa memberikan portofolio cryptocurrency yang terdiversifikasi atau beragam kepada semua orang.

Tentang Penulis

James Wang adalah seorang Head of Token di Amun, yang menyediakan beragam eksposur kripto kepada klien melalui produk token indeks. Sebelum bergabung dengan Amun, James adalah Analis Utama di ARK’s Next Generation Internet Fund ARKW. Ia berkontribusi besar dalam menumbuhkan aset dari US$10 juta menjadi lebih dari US$6 miliar AUM.

Punya pendapat yang ingin kamu sampaikan terkait DeFi atau yang lainnya? Sampaikan saja kepada kami atau bergabunglah dengan diskusi di saluran Telegram kami. Kamu juga bisa tetap terhubung dengan kami di Tik TokFacebook, atau Twitter.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.