Lihat lebih banyak

CEO Circle: Stablecoin Opsi yang Lebih Baik daripada CBDC bagi Renminbi Cina

3 mins
Diperbarui oleh Ahmad Rifai
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Circle menilai stablecoin yang didukung renminbi mungkin lebih baik bagi upaya globalisasi mata uang fiat Cina.
  • CEO penerbit USDC lebih mengunggulkan stablecoin private dibandingkan dengan penggunaan CBDC.
  • Sebelumnya, Circle mengaku memperhatikan perkembangan peraturan industri kripto di Hong Kong dan Asia.
  • promo

Circle, penerbit USD Coin (USDC), mengatakan bahwa stablecoin yang didukung dengan renminbi mungkin menawarkan jalur yang lebih cepat untuk upaya globalisasi mata uang fiat Cina daripada menggunakan mata uang digital bank sentral (CBDC) seperti renminbi digital (e-RMB).

“Jika pada akhirnya pemerintah Cina ingin melihat renminbi digunakan lebih bebas dalam perdagangan di seluruh dunia, mungkin stablecoin adalah jalan untuk melakukannya lebih dari CBDC,” kata CEO Circle, Jeremy Allaire, dalam wawancara dengan SCMP pada hari Selasa (11/7).

Lebih khusus lagi, CEO Circle itu mengatakan bahwa stablecoin yang dipatok ke renminbi internasional (CNH) dapat memfasilitasi peningkatan penggunaan mata uang itu dalam perdagangan secara global.

Namun, SCMP melaporkan bahwa tim di balik inisiatif stablecoin CNH swasta dan dolar Hong Kong ditahan pada bulan Mei lalu.

Perlu diketahui, renminbi (yuan) adalah nama resmi dari mata uang Cina. Di Cina daratan, renminbi disebut CNY. Sedangkan CNH adalah mata uang renminbi untuk versi internasional. Hal ini terjadi karena Cina daratan masih belum sepenuhnya terbuka untuk valuta asing dan pasar modal internasional.

Optimis dengan Peran Hong Kong sebagai Crypto Hub

Melihat potensi Cina daratan merangkul industri kripto yang lebih luas, CEO Circle mengatakan bahwa dia optimis tentang pengembangan web3 di wilayah administrasi khusus Cina, yaitu di Hong Kong, dan pendekatan peraturan regulasi stablecoin di sana.

“Kenyataannya adalah, setiap pasar keuangan besar lainnya di dunia juga merangkul aset digital, dan lembaga keuangan terbesar di dunia merangkul aset digital. Jadi, agar Hong Kong relevan, itu harus [memiliki stablecoin],” kata Jeremy Allaire.

Dia menilai ada dukungan dari pemerintah Cina untuk inisiatif semacam itu dilakukan di Hong Kong, tetapi bukan di Cina daratan.

Adapun regulator Hong Kong berencana untuk memperkenalkan regulasi tentang stablecoin pada tahun 2024.

CBDC adalah Pelengkap, Stablecoin Private Dorong Inovasi

Menanggapi kehadiran CBDC yang didukung bank sentral di suatu negara, CEO Circle itu mengatakan bahwa CBDC adalah pelengkap dan stablecoin private mendorong inovasi.

“Jika bank sentral akan meningkatkan sistem mereka sendiri untuk beralih dari teknologi lama ke teknologi distributed ledger (DLT) yang lebih modern, itu bagus,” catatnya.

Dia mengakui ada banyak hal yang berguna dari CBDC. Namun, CEO Circle melihat CBDC sangat berbeda dengan pekerjaan yang dilakukan oleh sektor swasta terkait stablecoin untuk berinovasi pada internet publik.

Circle Perhatikan Perkembangan di Asia

Menyambut aksi Hong Kong dalam berusaha menjadi salah satu crypto hub paling penting di dunia, CEO Circle pada 27 Juni lalu mengaku sangat memperhatikan perkembangan peraturan di wilayah ini dan melihat permintaan besar untuk dolar Amerika Serikat (USD) digital di Asia.

Sebagai penerbit stablecoin dengan market cap atau kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia, pihak Circle menilai Asia sebagai area fokus yang sangat besar.

Adapun market cap USDC hanya kalah dari stablecoin Tether USD (USDT). Meski begitu, banyak pihak menilai bahwa USDC jauh lebih teregulasi daripada stablecoin yang diterbitkan Tether.

Di sisi lain, para ahli ekonomi digital Hong Kong pada 4 Juli kemarin mendorong agar regulator terkait segera menerbitkan stablecoin yang dipatok ke dolar Hong Kong (HKD).

Inisiatif ini sengaja dimunculkan untuk bisa melawan dominasi stablecoin lain yang sudah lebih dulu mapan dalam bentuk dolar AS seperti USDT dan USDC.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori