Lihat lebih banyak

CEO Franklin Templeton Ramal Gelombang Dahsyat untuk Adopsi ETF Bitcoin

2 mins
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • CEO Franklin Templeton prediksi gelombang adopsi ETF Bitcoin berikutnya akan terjadi seiring dengan meningkatnya kepercayaan institusi.
  • Pertumbuhan pesat ETF Bitcoin soroti kian tingginya minat, terutama di kalangan institusi besar.
  • Data mengungkap arus masuk yang konsisten ke ETF Bitcoin, mendukung prospek positif untuk adopsi di masa depan.
  • promo

CEO Franklin Templeton, Jenny Johnson, memprediksi bahwa fase adopsi exchange-traded fund (ETF) Bitcoin saat ini baru permulaan. Ia memperkirakan gelombang adopsi berikutnya akan terjadi seiring dengan semakin banyak institusi yang merasa nyaman dengan ETF Bitcoin.

Wawasan Johnson menekankan potensi pertumbuhan ETF Bitcoin yang terus meningkat serta dampak transformatif dari tokenisasi aset dunia nyata (real-world asset / RWA).

Adopsi Institusional & Potensi Masa Depan ETF Bitcoin

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan CNBC, Johnson menyoroti kesuksesan EZBC, ETF Bitcoin spot milik Franklin Templeton. Produk ETF ini telah berhasil menampung aset kelolaan (AUM) sebesar US$420 juta dalam kurun waktu hanya 5 bulan.

Lebih lanjut, ia mengungkap bahwa total aset kelolaan di seluruh ETF Bitcoin spot telah tumbuh menjadi sekitar US$58 miliar. Walhasil, pertumbuhan pesat ini menggarisbawahi ledakan minat pada ETF Bitcoin. Ini terutama di kalangan institusi besar.

Terlepas dari pertumbuhan yang menjanjikan, Johnson mengakui bahwa banyak investor institusional masih mengambil pendekatan yang hati-hati. Mereka lebih memilih mengamati para pengguna awal sebelum memutuskan untuk menggelontorkan investasi signifikan.

“Saya pikir itulah gelombang berikutnya di sisi Bitcoin. Dan, Ethereum, orang-orang menunggu masing-masing [ETF], dan saya pikir itu sedang berjalan melalui SEC [Komisi Sekuritas dan Bursa AS]. Jadi saya kira itu akan menjadi langkah selanjutnya,” terangnya.

Adapun data terbaru dari SoSo Value mendukung optimisme Johnson, mengungkapkan bahwa ETF Bitcoin spot di AS telah mencatat total arus masuk bersih kumulatif sebesar US$15,34 miliar sejak awal debut. Selain itu, sebuah laporan terbaru dari CoinShares menyoroti bahwa produk investasi aset digital telah membukukan arus masuk selama 4 minggu berturut-turut. Arus masuk ini mencapai US$185 juta, semakin memperkuat minat yang terus meningkat.

Total Arus Masuk Bersih ETF Bitcoin Spot.
Total Arus Masuk Bersih ETF Bitcoin Spot | Sumber: SoSo Value

Menambah sentimen positif, Matteo Greco, Analis Riset di Fineqia, mengomentari persetujuan terbaru SEC atas ETF Ethereum (ETH) berbasis spot. Ia menyebut tonggak bersejarah ini sebagai jembatan penting antara ruang aset digital dan investor keuangan tradisional.

Di samping itu, Greco mengantisipasi ledakan minat pada sejumlah altcoin utama setelah peluncuran ETF ETH spot. Ia meramal bahwa begitu ETF ini mulai diperdagangkan, penerbit dapat mempertimbangkan pengajuan aplikasi untuk altcoin berkapitalisasi tinggi lainnya, yang selanjutnya bakal mendongkrak seluruh ekosistem.

“Persetujuan instrumen keuangan yang terkait langsung dengan aset digital kini membuka berbagai kemungkinan baru, memungkinkan diversifikasi eksposur aset digital antara kepemilikan langsung aset atau investasi di bisnis yang aktif di bidang aset digital,” ungkapnya kepada BeInCrypto.

Bagaimana pendapat Anda tentang ramalan CEO Franklin Templeton soal gelombang adopsi ETF Bitcoin ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori