Bank investasi Mizuho menurunkan peringkat Circle (CRCL) menjadi underperform dari netral. Bank tersebut juga memangkas target harga sahamnya, dengan alasan adanya ancaman dari Open USD.
Penurunan peringkat ini terjadi bersamaan dengan JPMorgan yang juga menurunkan estimasi untuk Circle dan Coinbase (COIN). Kedua bank tersebut menyoroti tekanan yang terus meningkat pada model ekonomi di balik USDC (USDC).
Open USD Guncang Model Bisnis Circle
Bank asal Jepang tersebut memangkas target harga menjadi US$50 dari sebelumnya US$85, turun lebih dari 41%. Dari harga Circle saat ini di US$63,22, target baru ini menunjukkan potensi penurunan sekitar 21%.
Analis Mizuho, Dan Dolev, melihat Open USD sebagai ancaman terbesar. Token berbasis dolar ini diluncurkan pada 30 Juni. Open USD didukung oleh lebih dari 140 perusahaan, termasuk Visa, Mastercard, dan Coinbase.
Token pesaing ini memungkinkan bisnis untuk mint dan redeem secara gratis, sementara mitra mendapat keuntungan dari hasil cadangan setelah potongan biaya kecil. Desain ini berbeda dari model Circle. Menurut Dolev,
“…dapat secara mendasar mengubah model bisnis CRCL, yang selama ini bergantung pada penahanan sebagian besar hasil treasury untuk mendorong pendapatan… Kami percaya seiring waktu, mitra distribusi akan semakin berani meminta lebih banyak kepada CRCL.” ujar Dolev.
Sementara itu, Mizuho juga menaikkan estimasi biaya distribusi dan transaksi pada 2027 menjadi 73% dari sebelumnya 64%. Mereka memangkas proyeksi EBITDA yang disesuaikan untuk 2027 menjadi US$699 juta dari US$1,09 miliar.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
JPMorgan Soroti ‘Prisoner’s Dilemma’ di Era Hyperliquid
JPMorgan juga bersikap hati-hati, dan menyoroti tekanan yang makin berat pada ekonomi di balik USDC milik Circle. Para analis yang dipimpin oleh Kenneth Worthington menurunkan proyeksi untuk Circle dan Coinbase, menurut Bloomberg.
Bank tersebut menyoroti adanya kesepakatan pembagian pendapatan baru dengan Hyperliquid. Worthington menuturkan bahwa struktur ini mendorong kedua mitra untuk saling bersaing.
“Kami menilai perubahan hubungan Hyperliquid ini menegaskan tantangan dalam perjanjian kemitraan antara Circle dan Coinbase karena dapat menciptakan ‘prisoner’s dilemma’ yang mendorong keduanya untuk bersaing saat mempromosikan distribusi USDC,” papar Worthington melalui Bloomberg.
Pandangan bearish ini tetap bertahan karena saham terus mengalami tekanan di tengah penurunan pasar kripto secara luas. Sepanjang tahun ini, harga CRCL telah turun lebih dari 20%. Namun, pada hari Selasa, sahamnya sedikit naik ke US$63,22.
Subscribe YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin industri dan jurnalis berbagi wawasan ahli









