Gedung Putih telah menyetujui paket etika CLARITY Act. Inilah aturan konflik kepentingan yang membuat RUU kripto mandek selama berbulan-bulan. Menteri Keuangan, Scott Bessent, mengungkap, saat ini Senat sudah di garis 1 yard.
Bitcoin (BTC) naik mendekati US$67.000 setelah berita ini. Berikut isi kesepakatan tersebut dan alasan trader menyukainya.
Apa Itu Paket Etika CLARITY Act?
Mulai dari RUU utamanya. RUU Digital Asset Market Clarity (CLARITY) akan memberikan aturan federal resmi pertama untuk aset kripto di AS.
Pembagiannya cukup sederhana. Commodity Futures Trading Commission (CFTC) akan mengawasi aset digital seperti Bitcoin. Sementara, Securities and Exchange Commission (SEC) akan mengatur token yang berperan seperti sekuritas.
DPR telah meloloskan RUU ini dengan perolehan suara bipartisan 294-134 pada 17 Juli 2025. Tapi kemudian terhenti. RUU ini butuh 60 suara di Senat, dan terhambat sebelum masuk ke Senat karena satu klausul.
Klausul tersebut adalah paket etika. Aturan ini melarang presiden, wakil presiden, anggota legislatif, dan pejabat tinggi negara untuk mengambil keuntungan dari aset kripto selama menjabat.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan update berita terbaru secara langsung
Mengapa Partai Demokrat ngotot aturan ini harus ada? Karena uang Trump. Laporan tahunan presiden mencantumkan royalti meme coin senilai US$635 juta. Selain itu, ada tambahan US$515 juta dari penjualan token World Liberty Financial.
Pertarungan ini bukan hal baru. Pada Mei lalu, Senator Chris Van Hollen mengajukan amandemen untuk melarang pejabat dan keluarganya memiliki atau mempromosikan aset kripto. Namun, Partai Republik menolaknya. RUU kemudian lolos dari komite dengan suara 15-9, di mana hanya dua Demokrat, Ruben Gallego dan Angela Alsobrooks, yang mendukung.
Pekan lalu, tembok itu mulai retak. Trump bertemu Senator Cynthia Lummis dan Bernie Moreno di Oval Office. Lalu pada Senin, Gedung Putih menyetujui dan mengirim rancangan aturan ini ke Partai Republik di Senat.
Senator Kevin Cramer dari North Dakota menegaskan satu perubahan lagi. Nantinya, Departemen Kehakiman AS (DOJ) yang akan menegakkan aturan ini, bukan jaksa agung negara bagian masing-masing.
Mengapa Paket Etika CLARITY Act Positif untuk Bitcoin
Kalkulasinya jelas menjadi alasan antusiasme pasar. Partai Republik memegang 53 kursi di Senat. Setidaknya tujuh Demokrat harus setuju. Kesepakatan etika ini menjawab keberatan utama mereka. Perhatikan Senator Catherine Cortez Masto dan Mark Warner, yang menginginkan perlindungan terhadap pendanaan ilegal sebagai prioritas.
Pemerintahan AS mendorong proses ini secara agresif. Bessent berkata para legislator sudah berada di “garis 1 yard,” lapor Bloomberg pada Selasa. Ia ingin RUU ini lolos sebelum masa reses Agustus.
Pasar pun langsung bereaksi. Kenaikan pasar sebesar US$63 miliar ini mengerek total nilai kripto 2,8% menjadi US$2,32 triliun. Bitcoin diperdagangkan mendekati US$66.604, naik 2% dalam sehari. Saham Coinbase melonjak hingga 12%.
Alasan utama lainnya sederhana. Aturan yang jelas mengakhiri era regulasi melalui gugatan hukum selama bertahun-tahun. Risiko untuk bank, dana investasi, dan kustodian menjadi lebih rendah. Sementara itu, aliran dana masuk ETF Bitcoin kembali meningkat. Sekitar US$727 juta masuk ke dana spot AS dalam lima hari terakhir.
Data grafik juga mendukung. Data dari Glassnode menunjukkan hanya sekitar 1% pasokan Bitcoin yang berpindah tangan di level harga antara posisi saat ini dan US$70.685. Tidak banyak hambatan yang tersisa.
Apa Saja Potensi Kendala Ke Depan
Banyak. Van Hollen dan Senator Elizabeth Warren menyatakan bahwa rancangan undang-undang ini justru melemahkan perlindungan konsumen, bukan menambahnya.
“Meskipun CLARITY Act mungkin bertujuan seperti itu, undang-undang ini tidak hanya gagal mencapai tujuan tersebut, tapi juga berisiko membuat pasar yang sudah ada menjadi kurang diatur dan membuka peluang terjadinya korupsi serta penyalahgunaan lebih lanjut.”
Trader juga tetap waspada. Minggu lalu, peluang lolos Polymarket turun menjadi 38% untuk tahun 2026 sebelum adanya terobosan. Meski begitu, peluang tersebut kini kembali naik seiring perkembangan terbaru.
Sejarah memberikan peringatan. Trump menandatangani GENIUS Act, undang-undang stablecoin, pada Juli 2025. Total nilai pasar kripto pertama kalinya menembus US$4 triliun. Akan tetapi, regulator justru melewatkan batas waktu satu tahun dari aturan undang-undang tersebut pada Sabtu lalu. Pengesahan hanyalah pemicu, bukan akhir dari segalanya.
Waktu menjadi risiko terakhir. Majority Leader John Thune harus memasukkan voting di lantai Senat ke dalam jadwal Senat yang sangat padat sebelum reses dimulai pada 7 Agustus.
Untuk saat ini, kelemahan terbesar dari RUU ini justru adalah momentumnya sendiri. Harga Bitcoin berada sekitar 5% di bawah US$70.000. Pantau terus teks terbaru dan lihat siapa Demokrat pertama yang akan menyatakan setuju.









