Bitcoin btc
$ usd

CleanSpark Berburu Aset Crypto Miner dengan Harga Diskon

3 mins
10 Februari 2023, 18:52 WIB
Diperbarui oleh Lynn Wang
10 Februari 2023, 22:42 WIB
Ringkasan
  • CleanSpark berniat tetap mengakselerasi bisnis mereka lewat cara membeli aset crypto miner dengan harga diskon.
  • Mereka bermaksud menambah jumlah mesin crypto mining sebanyak 75.000 sampai 95.000 unit.
  • CleanSpark siapkan US$140 juta sampai US$200 juta untuk membeli mesin crypto mining.

Sejak crypto winter 2022, banyak perusahaan crypto mining yang akhirnya sekarat dan gulung tikar. Beberapa di antaranya bahkan masuk dalam kategori miner kelas kakap. Core Scientific, misalnya, mengajukan kebangkrutan pada Desember 2022. Hancurnya harga Bitcoin yang diperparah tingginya biaya tarif listrik membuat para crypto miner kesulitan mengatur arus keuangan mereka. Namun, hal itu ternyata tidak membuat CleanSpark gentar. Sebab, mereka pada tahun ini malah berniat tetap mengakselerasi bisnis lewat cara membeli aset crypto miner dengan harga diskon.

Mengenai soal bisnis, crypto mining memang mengejar tingkat kecepatan produksi dan kuantitas dari hasil produksi. Hal itu perlu dilakukan untuk bisa mengompensasi biaya operasional mining. Melihat hal itu, CleanSpark bermaksud menambah jumlah mesin crypto mining mereka sebanyak 75.000 sampai 95.000 unit. Untuk memuluskan aksinya, CleanSpark akan menggunakan kombinasi strategi, baik itu anorganik alias lewat jalur akuisisi maupun organik.

Terkait hal ini, Chief Financial Officer (CFO) CleanSpark, Gary A. Vecchiarelli, mengklaim bahwa mereka telah sukses menjadi pembeli bijaksana serta menggunakan perhitungan di pasar dengan jalan mencari akuisisi dan mengerahkan modal secara efisien.

“Transaksi yang selama ini kami jalankan bukan hanya untuk meningkatkan persentase hash rate, melainkan juga untuk menghasilkan Bitcoin dan uang tunai agar bisa tetap membayar utang yang kami miliki. Kami bersemangat menjadikan tahun 2023 sebagai tahun eksekusi dan pertumbuhan yang berkelanjutan,” jelas Vecchiarelli.

Kiprah CleanSpark yang mampu melihat peluang untuk menangkap aset bagus dengan harga diskon sudah berjalan sejak lama. Pada November 2022, CleanSpark mengakuisisi 3.843 unit alat Bitcoin miner senilai US$5,9 juta.

CEO CleanSpark, Zach Bradford, menambahkan bahwa fokus perusahaan dititikberatkan pada neraca yang kuat dan strategi operasi yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan mesin dengan harga yang luar biasa.

“Hal itu dilakukan untuk bisa tetap meningkatkan hash rate dan meningkatkan produksi Bitcoin harian demi mengantisipasi peningkatan kondisi pasar dalam beberapa bulan ke depan,” imbuh Bradford.

Siapkan US$200 Juta untuk Akuisisi Mesin Crypto Mining

mining kripto | mining bitcoin | Marathon Digital

Dalam rangka mencapai target yang diharapkan, CleanSpark pada tahun 2023 ini siap merogoh kocek sebesar US$140 juta sampai US$200 juta. Dana itu akan digunakan untuk membeli mesin crypto mining baru lewat jalur anorganik.

Secara total, belanja modal perusahaan pada tahun ini mencapai US$210 juta sampai US$280 juta. CFO CleanSpark menjelaskan bahwa selain untuk pembelian mesin crypto mining, mereka turut menyiapkan US$70 juta untuk dana konstruksi.

Dengan adanya tambahan ‘amunisi’, mereka berupaya untuk mendapatkan tambahan kapasitas hash rate 9,4 EH/s. Sampai dengan akhir tahun fiskal 2023, diproyeksikan CleanSpark akan memiliki dan mengoperasikan sebanyak 150 ribu mesin crypto miner dengan kapasitas hash rate sekitar 16 EH/s. Jumlah itu melonjak drastis dari tahun fiskal 2022, yang hanya mengoperasikan lebih dari 42 ribu unit crypto miner dengan kapasitas hash rate 4,16 EH/s.

Telan Kerugian US$29 Juta

Dalam laporan keuangan kuartal pertama untuk tahun fiskal 2023 yang berakhir pada 31 Desember 2022, pendapatan CleanSpark susut 25% menjadi US$27,8 juta. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, mereka masih sanggup mencetak pendapatan sebesar US$37,1 juta.

Luruhnya angka pendapatan membuat pos keuntungan perusahaan pun hilang dan akhirnya malah membuat CleanSpark harus menanggung rugi sebesar US$29 juta. Sebelumnya, mereka masih sanggup mencetak keuntungan US$14,17 juta.

Sementara itu, aset Bitcoin perusahaan dalam periode 3 bulan yang berakhir pada 31 Desember 2022 juga terpantau turun menjadi US$3,86 juta dari kuartal sebelumnya yang mencapai US$11,14 juta.

Bagaimana pendapat Anda tentang niat CleanSpark yang mencari crypto miner dengan harga miring ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.