Startup Web3 yang Didirikan Co-founder MySpace Dapat Investasi Rp479 Miliar dari a16z

23 Januari 2023, 12:14 WIB
Diperbarui oleh Ahmad Rifai
23 Januari 2023, 12:14 WIB
Ringkasan
  • PLAI Labs, startup web3 yang didirikan co-founder MySpace, berhasil dapatkan investasi US$32 juta yang dipimpin a16z.
  • Startup ini adalah platform sosial generasi berikutnya yang berfokus pada pemanfataan teknologi artifiial intelligence (AI) dan web3.
  • Pihak a16z percaya pada kuatnya rekam jejak dua pendiri PLAI Labs dalam membangun industri game dan teknologi.

PLAI Labs, startup web3 yang didirikan oleh co-founder MySpace yaitu Chris DeWolfe dan Aber Whitcomb, berhasil mendapatkan investasi senilai US$32 juta atau sekitar Rp479,30 miliar dalam putaran pendanaan yang dipimpin Andreessen Horowitz (a16z).

Andrew Chen yang merupakan general partner a16z mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja memimpin pendanaan baru untuk PLAI Labs. Kepercayaan a16z untuk membenamkan dana jumbo dalam kondisi yang masih serba tidak menentu seperti sekarang di industri kripto dititik beratkan pada kuatnya rekam jejak dua pendiri PLAI Labs dalam membangun industri game dan teknologi.

“Kami sangat percaya bahwa game web3 haruslah menyenangkan. Dengan kegembiraan yang dialami oleh pemain, akan mendorong penggunaan web3 secara lebih kuat. Tim yang ada di belakang PLAI Labs memiliki pengalaman dalam membuat game terasa menyenangkan, seperti yang mereka lakukan di Jam City,” jelas Andrew Chen.

PLAI Labs sendiri merupakan platform sosial generasi berikutnya yang berfokus pada pemanfataan teknologi artifiial intelligence (AI) dan web3. Pengalaman Chris DeWolfe dan Aber Whitcomb dalam membangun MySpace akan sangat berguna untuk mewujudkan visi mereka dalam menciptakan produk baru yang bisa digunakan untuk bermain, melakukan aktivitas sosial, dan berdagang.

Startup ini sudah mendirikan platform game berbasis non-fungible token (NFT) yang dinamakan Champions Ascension. Produk yang bergenre massively multiplayer online role playing game (MMORPG) itu memungkinkan pemain untuk memasukkan karakter NFT. Selain itu, para pemain juga bisa melakukan pencarian, melakukan jual beli item tertentu, membangun benteng pertahanan mereka sendiri, dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan di dalam game tersebut.

Manajemen a16z percaya bahwa masa depan jejaring sosial akan dimulai dengan game yang memiliki komunitas kuat, gameplay inti yang memikat, dan sistem metaprogresi yang kuat.

Game web3 memiliki kesempatan untuk menciptakan metaverse yang terdesentralisasi dengan infrastruktur yang terdistribusi dan fokus pada pemberdayaan pemain melalui kepemilikan aset,” jelas pihak a16z.

a16z Punya Dana Khusus Pengembangan Game

Pendanaan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. a16z sudah menyiapkan dana khusus untuk mengembangkan industri game. Pada 18 Mei 2022, mereka mengumumkan dana investasi senilai US$600 juta atau sekitar Rp8,99 triliun yang memang didedikasikan untuk membangun masa depan industri game.

Dana investasi yang dinamakan Games Fund One itu difokuskan untuk pengembangan studio game dalam rangka mendukung layanan game-as-a-service dan pada sektor sosial yang mendukung industri tersebut.

“Dana ini juga akan digunakan untuk berinvestasi pada infrastruktur game. Hal itu tidak hanya penting untuk pengembangan game itu sendiri, melainkan untuk pengembangan metaverse yang menggunakan teknologi game,” ungkap pihak a16z.

Dalam Kekacauan Pasar, Pendanaan Game Blockchain Tetap Moncer?

Lantas muncul pertanyaan, apa alasan a16z terus berinvestasi dalam industri game? Berdasarkan data DappRadar, pada November 2022 ketika crypto exchange FTX hancur berantakan, sektor game blockchain tetap berhasil meraup total dana investasi mencapai US$320 juta atau lebih dari Rp4,7 triliun.

Bahkan, pada periode Oktober dan November 2022, aktivitas game menyumbang hampir setengah dari semua aktivitas yang ada di blockchain. Tercatat, sebanyak 800.875 unique active wallets (UAW) berinteraksi setiap hari dengan smart contract game pada November 2022. Platform Wax menjadi protokol game paling banyak digunakan yang mencapai 340 ribu UAW.

Namun, bila dilihat secara keseluruhan, harus diakui bahwa investasi yang dilakukan venture capital (VC) pada sektor game dan metaverse turun menjadi US$3,7 miliar pada tahun 2022 bila dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai US$5,5 miliar.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.