AudiA6 Ubah Pencucian Kripto Jadi Layanan 5%, hingga DOJ Berhasil Membongkar

  • DOJ menuntut dua pria terkait AudiA6, sebuah layanan yang mencuci US$389 juta dalam aset kripto.
  • Tkachuk dan Ledenev ditangkap di Georgia dan sedang menunggu ekstradisi ke AS.
  • Kurang dari 4% dari 10.333 deposit BTC AudiA6 berasal langsung dari sumber ilegal yang diketahui.
Promo

Departemen Kehakiman AS (DOJ) menjerat dua pria atas AudiA6, layanan pencucian aset kripto yang terkait dengan lebih dari US$389 juta. Ruslan Tkachuk dan Alexander Ledenev ditangkap pada hari Rabu di Batumi, Georgia.

Masing-masing terdakwa menghadapi satu dakwaan konspirasi pencucian uang dan satu dakwaan pencucian uang melalui operasi jebakan. Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Timur Pennsylvania akan mengupayakan ekstradisi mereka.

Banner penyitaan oleh penegak hukum di situs layanan pencucian kripto AudiA6
Sumber: Departemen Kehakiman AS

AudiA6 Kenakan Biaya Hingga 5% untuk Layanan Pencucian Kripto

Jaksa AS David Metcalf mengumumkan dakwaan ini pada hari Kamis. Pernyataan dari DOJ menjelaskan bahwa Tkachuk, 37 tahun, dan Ledenev, 25 tahun, merupakan anggota senior organisasi AudiA6.

Kewarganegaraan Ukraina dan Rusia tersebut juga diduga mengelola Dark2Web, forum kejahatan siber tempat layanan ini dipromosikan.

Disponsori
Disponsori

Iklan di Dark2Web menawarkan cara menyembunyikan asal-usul aset kripto pelanggan yang bisa ditelusuri ke aktivitas kriminal. Layanan ini memungut biaya hingga 5% dari aset yang dicuci.

Hasil analisis blockchain mengungkap wallet AudiA6 menerima sekitar 10.333 Bitcoin (BTC) sejak 2021. Setoran tersebut bernilai sekitar US$389,7 juta pada saat transaksi terjadi.

Hanya 393,39 BTC, dengan nilai sekitar US$19,2 juta, yang berasal langsung dari pasar gelap, grup ransomware besar, dan layanan kejahatan siber.

Angka ini di bawah 4% dari total setoran. Dana tambahan tiba secara tidak langsung dari sumber ilegal, yang menunjukkan pelanggan sempat “melapisi” koin mereka sebelum mengakses layanan ini.

Operasi Internasional Membongkar Infrastruktur AudiA6

Penangkapan ini merupakan hasil investigasi paralel dari Divisi Investigasi Siber Secret Service, IRS Criminal Investigation, Europol, dan Eurojust. Mitra di 10 negara lain turut mendukung upaya ini.

Pihak berwenang menargetkan server dan domain di AS, Islandia, Jerman, dan Prancis. Mereka memblokir akun Telegram, membekukan aset kripto, dan menyita perangkat digital.

Situs AudiA6 dan Dark2Web sekarang memajang banner penyitaan, seperti yang terlihat pada penertiban pasar gelap daring sebelumnya.

Strategi serupa juga dilakukan pada layanan pencampur kripto pada November lalu. Otoritas Jerman dan Swiss menyita tiga server dan lebih dari 25 juta euro, lapor Eurojust.

DOJ juga menjerat dua warga Rusia atas operasi pencucian uang senilai US$1 miliar dan mengejar skema Venezuela bernilai miliaran dolar.

Setiap terdakwa terancam hukuman penjara hingga 20 tahun jika terbukti bersalah, meski tuduhan dalam gugatan masih berupa dakwaan.

Dakwaan pencucian uang melalui operasi jebakan ini menyoroti dana yang disamarkan oleh penyidik sebagai hasil kejahatan, yang mengisyaratkan adanya kontak penyamaran dengan layanan tersebut.

Proses ekstradisi di Georgia kini akan menentukan seberapa cepat kasus ini dibawa ke pengadilan Philadelphia.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori