Collapse Exchange AscendEX Beri Eropa Ujian MiCA Pertama

  • ESMA meluncurkan tinjauan pengawasan MiCA pertamanya, menargetkan ketahanan kustodi CASP.
  • Regulator akan menyelidiki manajemen kunci, smart contract, dan risiko pihak ketiga hingga 2027.
  • Kejatuhan AscendEX beberapa hari sebelumnya menunjukkan kegagalan kustodi yang ingin dicegah oleh ESMA.
Promo

European Securities and Markets Authority (ESMA) memulai pemeriksaan pengawasan pertamanya terhadap perusahaan kripto berlisensi pada 8 Juli, dengan menyoroti ketahanan kustodi di seluruh Uni Eropa. Langkah ini muncul hanya beberapa hari setelah MiCA berlaku penuh, serta setelah exchange kripto populer AscendEX (sebelumnya BitMax) kolaps.

ESMA tidak mengaitkan kedua kejadian ini. Akan tetapi, momennya memberikan contoh langsung kepada regulator tentang dampak kegagalan kustodian kripto yang merugikan para pengguna.

Disponsori
Disponsori

Peninjauan Kustodi ESMA Menyoroti Titik Terlemah Kripto

Dalam rilis pada 8 Juli, ESMA menyampaikan bahwa Common Supervisory Action (CSA) akan menilai bagaimana penyedia jasa aset kripto (CASP) mengelola risiko kustodi. Regulator nasional akan meninjau sampel berbasis risiko dari perusahaan berizin, mulai akhir 2026 hingga awal 2027.

Pemeriksaan ini menargetkan risiko khusus pada distributed ledger technology (DLT). Peninjauan akan meliputi tata kelola, manajemen kunci dan penyimpanan, pengendalian transaksi, deteksi insiden, risiko smart contract, juga ketergantungan pada penyedia pihak ketiga.

ESMA telah lama menggunakan metode ini pada manajer dana, dan dengan memperluas pemeriksaan ke sektor kripto, industri ini kini berada di bawah pengawasan arus utama Uni Eropa. Peninjauan ini juga mengacu pada Digital Operational Resilience Act (DORA), yang sudah berlaku pada perusahaan keuangan sejak Januari 2025.

Hasil pemeriksaan akan dilaporkan terpusat ke Dewan Pengawas ESMA pada paruh kedua 2027. Para pengacara di industri ini sudah menyebut penegakan aturan sebagai uji sesungguhnya bagi pasar kripto berlisensi baru di Eropa.

Langganan channel YouTube kami agar bisa menonton wawasan ahli langsung dari para pemimpin dan jurnalis kami

Disponsori
Disponsori

Kolapsnya AscendEX Menunjukkan Apa yang Ingin Dicegah oleh Peninjauan Ini

Exchange kripto AscendEX menyampaikan melalui pengumuman pada 6 Juli bahwa mereka menghentikan operasional sejak 1 Juli, dengan alasan MiCA, kegagalan pendanaan, serta tekanan pasar. Kini, setiap penarikan harus melalui proses pemeriksaan manual tanpa kejelasan tentang waktu ataupun jumlahnya.

AscendEX telah mengubah merek dari BitMax.io sejak 22 Maret 2021.

Peneliti ZachXBT sudah menandai exchange ini pada 26 Juni. Ia mengatakan bahwa wallet panas mereka nampaknya tidak memiliki token berkapitalisasi besar seperti ether (ETH), Tether (USDT), maupun Solana (SOL), padahal deposit masih dibuka dan penarikan justru terhenti.

“Wallet panas publik mereka masih belum memiliki aset likuid untuk memproses penarikan atas klaim user yang nilainya mencapai jutaan yang sudah saya verifikasi,” tulis ZachXBT di Telegram.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru saat kejadian berlangsung

Ia mendorong para user yang terdampak untuk melapor ke penegak hukum dan regulator, serta menyebut nama co-founder George (Jing) Cao.

AscendEX berada di luar cakupan pemeriksaan baru ini, yang hanya memantau perusahaan berizin. Akan tetapi, kasusnya justru melanggar standar yang telah ditetapkan ESMA bagi entitas lain.

Dalam pernyataan tertanggal 23 Juni, regulator menginstruksikan platform yang tidak berizin untuk menghentikan operasionalnya secara teratur. Kustodi hanya boleh dilanjutkan jika benar-benar diperlukan, dan harus ada jadwal keluar yang jelas disampaikan kepada klien.

ESMA juga menganjurkan para pengguna platform tanpa izin untuk memindahkan aset mereka ke penyedia yang berizin atau ke wallet pribadi, karena mereka tidak mendapat perlindungan MiCA.

Pembekuan penarikan di AscendEX menjadikan saran tersebut mustahil untuk diikuti. Pengguna yang terjebak kini menjadi gambaran nyata dari kegagalan kustodi yang ingin regulator pastikan tidak bisa terjadi lagi di perusahaan yang berizin.

Exchange ini sudah pernah menghadapi situasi serupa. Pada Desember 2021, terjadi peretasan wallet panas sehingga mereka kehilangan US$77,7 juta, menurut perusahaan keamanan PeckShield. Saat itu, AscendEX berjanji akan mengganti seluruh dana. Tapi, kini mereka sama sekali tidak memberikan jaminan apa pun.

Dari Penyisihan Lisensi Menuju Fase Penegakan Hukum

Aturan MiCA sudah memangkas jumlah pelaku industri. Hanya sekitar 210 dari lebih dari 1.200 perusahaan kripto yang sebelumnya terdaftar berhasil mendapatkan izin. Hanya 14 platform dilaporkan memegang izin exchange di seluruh Uni Eropa.

Para raksasa mulai mundur. Binance mencatat arus keluar mingguan tertinggi dalam lebih dari tiga tahun saat keluar dari Uni Eropa, sementara Bybit mulai membatasi user Eropa. Namun, keduanya tetap memproses penarikan.

Sejarah membuktikan bahwa memeriksa narasi kolaps itu berharga. Celsius menyalahkan kondisi pasar ekstrem sebelum pailit pada 2022, BlockFills membekukan penarikan klien tahun ini sebelum mengumumkan kekurangan dana US$75 juta. AscendEX berdalih soal regulasi padahal wallet-nya kosong.

Kesimpulan pemeriksaan ESMA baru akan tersedia pada akhir 2027. Hingga saat itu, pertanyaannya adalah apakah aturan kustodi di atas kertas cukup untuk mencegah kejadian semacam AscendEX terjadi kembali, bahkan di dalam lingkungan regulasi.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori