The Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin pada hari Rabu, sehingga menargetkan kisaran 3,75% sampai 4,00%. Seluruh 12 pejabat yang memiliki hak suara mendukung langkah ini, dan ini menjadi kenaikan pertama sejak 2023.
Proyeksi yang dirilis bersamaan dengan keputusan tersebut memberikan gambaran yang lebih jauh dari sekadar kenaikan itu sendiri. Total 16 dari 18 pembuat kebijakan kini memperkirakan setidaknya akan ada satu kenaikan lagi sebelum tahun ini berakhir.
Pernyataan Menghilangkan Penjelasan untuk Inflasi
Pernyataan kali ini bergerak lebih jauh dibandingkan hanya kenaikan suku bunga. Pada bulan Juli, The Fed sempat menyebut sebagian inflasi tinggi disebabkan oleh guncangan pasokan di beberapa sektor, termasuk energi. Kini, bagian tersebut sudah tidak ada lagi.
Satu pernyataan menggantikan bagian yang dihapus: Kenaikan hari Rabu ini akan mendukung tercapainya target inflasi 2% “dalam waktu yang lebih cepat.” Janji utamanya tetap bertahan, yaitu komite akan menjaga stabilitas harga.
Para pejabat juga menaikkan penilaian mereka terhadap investasi bisnis dan mengganti rujukan tentang konflik Timur Tengah dengan perkembangan geopolitik yang lebih luas.
Proyeksi Menunjukkan 16 Pejabat Ingin Kenaikan Lagi
Dot plot, yaitu grafik tempat 18 pembuat kebijakan menandai di mana seharusnya suku bunga berada menurut mereka, berubah menjadi sangat hawkish.
Para pejabat memproyeksikan inflasi inti Personal Consumption Expenditures (PCE), yaitu pengukur harga utama milik The Fed, akan berada pada 3,4% di Desember 2026 dan 2,5% setahun setelahnya. Mereka juga memangkas proyeksi pengangguran menjadi 4,1% untuk dua tahun itu, dari sebelumnya 4,3%.
BeInCrypto pernah melaporkan pada bulan Juni bahwa sembilan pejabat pernah berbeda pendapat. Sekarang, jumlah itu hampir dua kali lipat.
Bitcoin Naik Sementara Emas Melepas Keuntungan
Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$76.152 setelah rilis keputusan, naik 0,7% selama 24 jam. Harga melonjak dari sekitar US$75.350 menjadi lebih dari US$76.100 hanya dalam beberapa menit setelah pengumuman.
Emas justru bergerak sebaliknya. Harga spot sempat melonjak ke US$4.368, kemudian langsung turun tajam dan berakhir di kisaran US$4.333.
Kenaikan suku bunga ini terjadi di minggu yang memang sudah berat untuk kripto. Bitcoin dan XRP turun setelah CLARITY Act gagal di Senat, yaitu rancangan undang-undang yang seharusnya menetapkan regulator AS yang mengawasi aset digital, sehingga lebih dari US$300 juta taruhan leverage lenyap begitu saja.
Penasihat Gedung Putih Christopher Phelan memperingatkan supaya tidak menaikkan suku bunga minggu ini, dengan alasan data inflasi yang menurun. Chairman Kevin Warsh telah menjalankan nol pemotongan sejak Powell pergi.
Trader masih bertahan pada prediksi akan adanya kenaikan lagi tahun ini. Konferensi pers Warsh akan menentukan apakah ekspektasi tersebut akan bertahan.









