Lihat lebih banyak

Survei: Industri Web3 Tawarkan Gaji Lebih Tinggi daripada TradFi

2 mins
Diperbarui oleh Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Laporan dari Web3 Finance Club dan Request Finance mengungkap bahwa kompensasi yang diberikan industri Web3 jauh lebih baik dari Web2.
  • Posisi akuntan di Web3 memiliki jumlah gaji 128% lebih tinggi dibanding mereka yang ada di Web2.
  • promo

Laporan dari Web3 Finance Club dan Request Finance mengungkap bahwa gaji yang industri Web3 berikan jauh lebih baik daripada industri tradisional alias Web2. Dalam laporan setebal 38 halaman itu disebutkan, gap tertinggi berada pada posisi akuntan, di mana di industri Web3, posisi tersebut memiliki gaji 128% lebih tinggi dibanding mereka yang bekerja di Web2.

Survei yang digelar terhadap lebih dari 850 profesional keuangan itu juga menyebutkan bahwa seorang Chief Financial Officer (CFO) di Web3 memiliki gaji rata-rata sebesar US$181 ribu setiap tahunnya.

Sementara gaji rata-rata CFO di industri tradisional berkisar di level US$145 ribu. Jumlah itu merefleksikan peningkatan 17% dibandingkan kompensasi yang didapatkan seorang direktur keuangan pada umumnya. Sementara untuk posisi Manajer Keuangan di industri Web3, gajinya 37% lebih tinggi dibandingkan dengan di Web2.

“Selain itu, hampir separuh dari profesional keuangan di Web3 menerima sebagian atau seluruh remunerasi mereka dalam bentuk aset kripto. Sebanyak 42% di antaranya mengaku mendapatkan sebagian upahnya dalam bentuk stablecoin maupun native token entitas tempatnya bekerja,” tulis laporan.

Mayoritas Pekerja Web3 Masih Terima Mata Uang Fiat

Hal itu menjadi menarik, karena meskipun mereka berkecimpung di dunia kripto, ternyata skema pembayaran berbasis fiat tetap mendominasi. Setidaknya sekitar 87% dari total responden mengaku dibayar secara penuh atau sebagian dalam bentuk dolar AS, euro, maupun mata uang fiat lainnya.

Jika dilihat dari sisi pendidikan, hampir seluruh responden juga telah menyelesaikan program studi yang panjang, baik itu dalam tingkat sarjana, magister, maupun PhD. Sebanyak 11% responden mengaku bahwa mereka sudah mendapatkan gelar MBA, yang sekaligus menyoroti bahwa industri tersebut menarik lulusan yang memiliki gelar profesional.

Sebanyak 55% karyawan memiliki latar belakang pendidikan akuntansi dan keuangan, diikuti oleh 38% di bidang ekonomi dan bisnis.

“92% responden bekerja dengan sistem remote. Jumlah itu jauh diatas rata-rata industri, di mana hanya 20% hingga 40% yang masih mengadopsi sistem tersebut,” tambah laporan.

Laporan tersebut sekaligus menguatkan hasil riset lainnya yang menyebutkan bahwa sekitar 33% lamaran yang masuk ke perusahaan kripto berasal dari mereka yang dulunya pernah bekerja di lembaga perbankan.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori