Lihat lebih banyak

Halogen Capital Luncurkan Dana Kripto Syariah di Malaysia

2 mins
Diperbarui oleh Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Halogen Capital merilis dana kripto yang berinvestasi pada sekeranjang aset digital dan diklaim sesuai dengan prinsip syariah di Malaysia.
  • Dana tersebut hanya tersedia bagi investor profesional.
  • promo

Halogen Capital, perusahaan pengelola dana aset digital asal Malaysia, baru saja merilis dana kripto yang berinvestasi pada sekeranjang aset digital dan diklaim sesuai dengan prinsip syariah. Produk yang disebut sebagai Halogen Shariah Crypto Titans Fund itu menyasar selusin mata uang virtual berkapitalisasi besar, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), Polygon (MATIC), Avalanche (AVAX), XRP, dan beberapa token lainnya.

Hadirnya produk ini dipercaya bakal semakin membuka akses masyarakat terhadap aset kripto di Malaysia. Artinya, investor bisa lebih mudah mendapatkan paparan atas kelas aset baru dalam satu kantong investasi yang diatur.

Pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Halogen Capital, Liew Ooi Hann, menjelaskan bahwa selama satu tahun terakhir, perusahaan telah melihat adanya lonjakan minat terhadap dana Bitcoin dan Ethereum yang sesuai dengan syariah.

“Karena potensinya yang mengungguli pengembalian Bitcoin, banyak investor yang bertanya terkait token alternatif (altcoin). Nah, sekeranjang altcoin yang dikelola secara aktif mampu menawarkan lebih banyak peluang,” jelasnya.

Hanya Investor Profesional yang Diperbolehkan Mengakses Dana

Meskipun demikian, tidak semua investor ritel diperbolehkan mengakses dana tersebut. Laporan menyebutkan hanya investor profesional yang boleh melakukan investasi di dalamnya.

Sebagai informasi, produk ini merupakan dana aset digital ketiga yang dirilis oleh Halogen. Sebelumnya, pada Agustus 2023 dan Januari 2024, Halogen Capital sudah merilis Dana Bitcoin Syariah Halogen dan Dana Ethereum Syariah Halogen secara berurutan.

Harus diakui, langkah terbaru yang dilakukan oleh Halogen cukup berani. Pasalnya, Bursa Malaysia Bhd secara tegas telah menolak adanya gagasan untuk memperdagangkan aset kripto di bursa multi-asetnya.

CEO Bursa Malaysia, Datuk Muhamad Umar Swift, mengatakan bahwa setelah mempertimbangkan penawaran aset kripto mapun dana yang diperdagangkan di bursa alias ETF, pihaknya memilih untuk tidak melangkah lebih jauh ke dalam aset digital.

Menurutnya, aset kripto bukanlah aset riil dan tidak memiliki nilai intrinsik apapun. Sementara aktivitas pertukaran yang dilakukan perusahaan sengaja dirancang untuk membantu orang meningkatkan modal, bukan hanya soal perdagangan.

“Semua produk kami kembali ke ekonomi riil. Saya tidak tertarik dengan kripto dan itu sebabnya kami tidak melakukannya. Kripto hanyalah kripto,” tuturnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori