Lihat lebih banyak

Hampir 4.000 Orang Seniman Tergabung dalam Program Pendanaan NFT Ripple

2 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Ripple akan mendanai hampir 4.000 orang seniman NFT melalui program Creator Fund.
  • Dana yang dianggarkan untuk program ini senilai US$250 juta atau sekitar Rp3,58 triliun.
  • Mereka akan bersama-sama memberikan kontribusi bagi perkembangan ekosistem NFT pada XRP Ledger.
  • promo

Perusahaan teknologi penyedia jasa pembayaran berbasis blockchain, Ripple, mengumumkan bahwa ada sekitar 4.000 orang seniman, musisi, desainer game, dan pencipta beragam proyek NFT telah tergabung dalam program pendanaan Creator Fund yang mereka inisiasi di bulan September 2021 lalu.

Ripple menganggarkan dana sebesar US$250 juta atau sekitar Rp3,58 triliun melalui program Creator Fund untuk mendanai para seniman NFT mengembangkan karya dan proyeknya dalam jaringan XRP Ledger (XRPL).

Beberapa nama, seperti penulis dan produser Justin Bua, pembuat film Steven Sebring, dan xPunks, termasuk ke dalam daftar seniman yang berpartisipasi dalam program pendanaan ini. Berbagai NFT marketplace dan creative agency juga telah bergabung bersama Ripple dalam program Creator Fund, di antaranya Mintable, MintNFT, VSA Partners, NFT PRO, Ethernal Labs, dan onXRP.

NFT PRO, Ethernal Labs, dan onXRP akan menjadi mitra untuk mengintegrasikan XRP Ledger dan memberikan pengalaman dunia NFT yang lebih cepat, rendah biaya, dan rendah karbon.

“Kami (Ethernal Labs -red.) sangat bersemangat menjadi mitra Ripple untuk program Creator Fund dan mengintegrasikan XRP Ledger,” ujar pendiri sekaligus CEO Ethernal Labs, Nick Rose.

“Kerja sama ini membuat kami memperkuat ekosistem Web 3 dengan menjadi pelopor interoperabilitas cross-chain dan membawa NFT serta aset digital menjadi massal,” imbuhnya.

Ripple mengonfirmasi bahwa dana yang mereka anggarkan tersebut akan menyediakan dukungan finansial bagi para kreator secara reguler. Para kreator tersebut akan dikelompokkan berdasarkan beberapa tema. Kelompok tema yang sekarang tersedia adalah metaverse, gaming, seni, dan koleksi NFT.

General Manager RippleX: NFT Punya Kegunaan Nyata

Di bulan Januari 2022 lalu, Ripple telah meluncurkan NFT-Devnet, yaitu sebuah fasilitas beta untuk meningkatkan kemampuan XRP Ledger mendukung NFT dan menurunkan kendala teknis bagi para kreator NFT.

“NFT telah membuktikan dengan cepat bahwa ia memiliki kegunaan nyata dalam kripto mulai dari pengalaman digital dan memberikan imbal hasil kepada seniman berupa royalti, co-ownership dari aset dunia nyata, dan masih banyak lagi,” kata General Manager RippleX, Monica Long.

Ripple Dorong Banyak Pihak Masuk ke Web 3.0

Ripple terlihat sangat mendorong banyak pihak untuk masuk ke realitas Web 3.0 dan pemanfaatan tokenized asset. Di awal bulan Maret ini, Ripple baru saja mengucurkan dana sebanyak US$100 ribu untuk perusahaan marketplace hiburan dan musik Feeturre. Dana yang diberikan melalui program RippleX’s XRPL Grants itu dipergunakan oleh Feeturre untuk mempercepat perjalanan mereka memasuki Web 3.0 dan menambahkan nilai lebih ke dalam ekosistem XRP Ledger.

Feeturre menghubungkan seniman, produser, influencer, dan perwakilannya untuk saling menjual dan berkolaborasi dalam industri hiburan dengan menyediakan solusi berbasis web.

“Bersama XRP Ledger, biaya transaksi di Feeturre akan lebih rendah dan proses settlement akan lebih cepat, memberikan sebuah keunggulan yang jelas dibanding kompetitor. Integrasi XRPL berbasis NFT adalah tahap utama dalam mempercepat adopsi Internet of Value,” kata Elliot Lee yang menjabat sebagai Head of Developer Growth di RippleX.

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

c2e45faf5cafc1f15ba7829953e9b550.jpg
David Thomas
Lulus dari Universitas Kwa-Zulu Natal di Durban, Afrika Selatan, dengan gelar kehormatan di bidang teknik elektronik, David Thomas memiliki pengalaman menulis perangkat lunak dalam bahasa C, C++, dan C# untuk aplikasi komersial. David beralih ke karier di bidang penulisan pada tahun 2021 untuk menggabungkan hasratnya pada subjek teknis dengan kemampuan menjelaskan topik yang kompleks secara sederhana. Artikel-artikelnya yang membahas tentang kripto dan kemajuan teknis lainnya, seperti...
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori