Harga Cardano masih berada di bawah tekanan pada tahun 2026, turun sekitar 22% sejak awal tahun. Indikator teknikal masih menunjukkan tren turun yang lebih luas sepertinya belum berakhir.
Meski begitu, crypto whale Cardano besar secara diam-diam telah mengakumulasi ADA senilai sekitar US$35 juta dalam beberapa hari terakhir. Pembelian ini berlangsung bersamaan dengan acara listing token baru di ekosistem Cardano, sehingga memunculkan pertanyaan penting: apakah para whale sudah mulai mengambil posisi awal meski sinyal grafik masih bearish?
Hidden Bearish Divergence Membuat Risiko Downtrend ADA Tetap Ada
Harga Cardano telah bergerak di dalam channel naik sejak 6 Februari. Sekilas, struktur ini memang terlihat bullish karena harga perlahan naik di antara dua garis tren paralel. Tapi, konteks yang lebih luas menyarankan agar tetap berhati-hati.
Sebelum channel tersebut terbentuk, harga Cardano turun hampir 50% dari 6 Januari hingga 6 Februari. Artinya, pola naik ini sebenarnya bisa jadi hanya fase pemulihan, bukan pembalikan tren secara penuh. Lebih mirip pola kelanjutan saja.
Indikator momentum juga menguatkan risiko ini.
Antara 21 Januari hingga 10 Maret, harga Cardano membentuk lower high, sementara Relative Strength Index (RSI) justru mencatatkan higher high. RSI mengukur momentum harga dan membantu mengidentifikasi perubahan tekanan beli dan jual.
Ingin insight token seperti ini setiap hari? Daftar Newsletter Kripto Harian Editor Harsh Notariya di sini.
Perbedaan ini membentuk hidden bearish divergence, yang biasanya menandakan tren turun utama masih bisa berlanjut walau harga stabil sementara. Divergensi ini juga sudah muncul pada 21 Januari–25 Februari, setelahnya harga Cardano turun lebih dari 21%. Munculnya sinyal ini lagi bisa jadi mengindikasikan potensi koreksi lain.
Walau berbagai sinyal peringatan muncul, para investor besar mulai mengakumulasi ADA.
Cardano Whale Tambah Sekitar US$35 Juta ADA Menjelang Event Ekosistem
Data blockchain memperlihatkan bahwa dua kelompok whale utama menambah eksposurnya.
Wallet yang berisi 100 juta hingga 1 miliar ADA menambah saldo mereka dari 2,57 miliar ADA pada 9 Maret menjadi sekitar 2,68 miliar ADA, atau naik sekitar 110 juta koin.
Sementara itu, kategori whale berikutnya, yang memegang 10 juta hingga 100 juta ADA, sempat mengurangi saldo namun mulai akumulasi lagi sekitar 11 Maret. Total saldo kelompok ini naik dari 13,54 miliar ADA menjadi sekitar 13,57 miliar ADA, bertambah sekitar 30 juta koin.
Secara total, dua kelompok ini telah mengumpulkan sekitar 140 juta ADA, dengan nilai mendekati US$35 juta menurut harga saat ini. Waktunya pun menarik untuk dicermati.
Gelombang akumulasi pertama dimulai sekitar 9 Maret, sementara kelompok whale kedua kembali membeli pada 11 Maret, bertepatan dengan momentum saat token baru yang terhubung ke ekosistem Cardano mendapatkan listing spot penuh di Binance.
Token NIGHT berhubungan dengan Midnight, sidechain yang berfokus pada privasi dan sedang dikembangkan bersama jaringan Cardano. Midnight dirancang agar menghadirkan smart contract dengan fitur privasi, namun tetap interoperable dengan Cardano. Waktu peristiwa ini memberi sinyal bahwa beberapa investor besar sepertinya bersiap untuk perkembangan ekosistem, bukan hanya mengikuti pergerakan harga jangka pendek.
Fundamental jaringan juga mulai membaik, menandakan whale kini mulai memantau perkembangan ekosistem, bukan sekadar pergerakan harga.
Total value locked (TVL) Cardano di decentralized finance naik dari sekitar US$115 juta ke US$140 juta, bertumbuh hampir 22% dalam beberapa minggu terakhir.
TVL mengukur banyaknya dana yang disimpan di aplikasi DeFi dan sering menandakan aktivitas yang makin ramai di suatu jaringan blockchain. namun, pasar secara keseluruhan masih terlihat hati-hati.
Trader Masih di Sisi Lain saat Leverage Turun
Meski whale melakukan akumulasi, partisipasi pasar yang lebih luas masih terbatas. Arus keluar masuk di spot exchange tetap sangat kecil. Pergerakan dana harian rata-rata masih di bawah US$1 juta, menandakan banyak trader masih menunggu sinyal yang lebih jelas.
Pasar derivatif juga menunjukkan hal serupa. Open interest Cardano, yang mencatat total nilai kontrak Futures yang masih terbuka, turun dari sekitar US$550 juta pada akhir Februari menjadi sekitar US$440 juta saat ini, yang artinya penurunan sekitar 20%.
Open interest biasanya turun ketika trader menggunakan leverage menutup posisi dan mengurangi eksposur. Leverage yang lebih rendah dapat membuat pasar lebih stabil karena likuidasi paksa cenderung lebih sedikit saat harga mengalami fluktuasi. Kondisi yang stabil ini juga mungkin menjelaskan mengapa whale tetap optimistis.
Dengan lebih sedikit posisi leverage aktif di sistem, whale mungkin merasa risiko liquidasi mendadak lebih kecil meskipun harga sempat turun sementara.
Meski begitu, struktur harga ADA sendiri tetap menunjukkan adanya potensi risiko penurunan.
Pola Grafik ADA Tunjukkan Bagaimana Penurunan 20% Masih Bisa Terjadi
Grafik jangka pendek memperlihatkan struktur teknikal yang lebih mengkhawatirkan. Kelemahan ini terlihat lebih dari sekadar grafik harian yang sudah dibahas sebelumnya.
Pada time frame 8 jam, harga Cardano nampak sedang membentuk pola head-and-shoulders; pola klasik bearish yang seringkali menjadi sinyal tren menurun bakal berlanjut.
Level support kunci dalam pola ini adalah neckline, yang saat ini berada sedikit di atas US$0,240. Jika Cardano terjatuh di bawah level ini pada grafik 8 jam, struktur bearish tersebut bisa aktif.
Target penurunan pertama berada di sekitar US$0,206, dan pergerakan penuh dari pola ini mengarah ke sekitar US$0,195; hal ini berarti risiko downside mendekati 20%.
Tapi, pola bearish ini masih bisa batal. Jika harga bergerak di atas US$0,274, struktur akan melemah, sedangkan breakout lebih kuat di atas US$0,313 akan membatalkan formasi head-and-shoulders sepenuhnya.
Sampai level-level tersebut bisa ditembus lagi, Cardano masih terjebak di antara sinyal ekosistem yang mulai membaik dan struktur grafik yang tetap condong bearish.