Lihat lebih banyak

Harga Kripto Loyo, Keuntungan Bit Digital Ambruk Lebih dari 93%

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Bit Digital mengalami penyusutan pendapatan mencapai 93,96%, jika dibandingkan dengan pendapatannya pada 6 bulan pertama di tahun lalu.
  • Penurunan yang begitu besar ini terjadi sebagai imbas dari lesunya pasar kripto belakangan ini.
  • Sebagai informasi, sepanjang kuartal dua tahun ini, Bit Digital berhasil menambang 197,28 BTC dan 104,29 ETH.
  • promo

Bit Digital Inc, perusahaan penambangan kripto asal New York, tampak tertekan dalam kinerja keuangannya.

Loyonya pergerakan harga kripto membuat keuntungan perusahaan hampir pudar. Tengok saja, dari total keuntungan sebesar US$49,9 juta di 6 bulan pertama tahun lalu menjadi US$3,012 juta di 6 bulan tahun ini atau menyusut 93,96%.

Jika dilihat secara kuartalan, angka keuntungan Bit Digital bahkan hanya mencapai US$149.859 ribu di kuartal 2 ini. Padahal, di kuartal dua tahun 2021, nilai keuntungan yang berhasil mereka raup masih berada di kisaran US$10,012 juta.

Harus diakui bahwa penurunan harga Bitcoin yang masih terjadi sampai sekarang ini memukul sisi operasional perusahaan. Sepanjang kuartal dua tahun ini saja, harga Bitcoin (BTC) sudah anjlok 57,35%, dari US$45.155 di awal April menjadi US$19,257 di akhir Juni.

Sementara di kuartal 2 tahun lalu, harga Bitcoin masih berada di harga yang cukup menarik, meskipun tercatat menurun 39,30% dari US$59,095 di awal April tahun lalu menjadi US$35.867 di akhir Juni 2021.

Manajemen perusahaan mengungkapkan, harga Bitcoin turun secara substansial selama kuartal dua tahun ini. Hal tersebut memangkas margin industri secara keseluruhan dan membuat banyak perusahaan untuk mengambil keputusan sulit.

“Untungnya neraca keuangan kami tetap kuat. Perusahaan melakukan isolasi pergerakan harga secara jangka pendek, dengan begitu memungkinkan untuk perusahaan memajukan visi jangka panjang perusahaan,” ungkapnya.

Penurunan keuntungan yang diperoleh perusahaan merupakan imbas dari rugi operasi yang harus ditanggung perusahaan selama 6 bulan pertama di tahun ini. Menilik laporan keuangan Bit Digital, rugi dari operasi perusahaan mencapai US$10,46 juta. Bandingkan dengan posisi yang sama tahun lalu dimana perusahaan masih sanggup membukukan pendapatan dari operasi sebesar US$36,38 juta.

Bit Digital Berhasil Menambang 197,28 BTC dan 104,29 ETH

Sepanjang kuartal dua tahun ini, Bit Digital berhasil menambang 197,28 BTC dan 104,29 Ethereum (ETH). Hal itu menjadikan jumlah kepemilikan treasury atas BTC dan ETH perusahaan masing-masing mencapai 860,57 dan 313,56.

Adapun nilai wajar dari BTC yang dimiliki Bit Digital berada di kisaran US$15,3 juta dan US$300 ribu untuk ETH per akhir Juni kemarin.

“Kami berhasil meningkatkan produksi Bitcoin sedikit demi sedikit secara berurutan. Meskipun terdapat gangguan yang untuk operasi mitra hosting tertentu, perusahaan berhasil melewatinya dengan cara membuat perjanjian hosting baru dengan Coinmint untuk 20 MW tenaga bebas karbon dan melaksanakan perjanjian swap hash rate dengan penambang lain yang mendorong peningkatan hashrate 25%,” tambah manajemen perusahaan.

Sebagai catatan, sampai saat ini, Bit Digital memiliki 38.135 penambang Bitcoin dan 731 penambang Ethereum dengan total masing-masing hash rate maksimum berada di kisaran 2,7 EH/s dan 0,3 TH/s.

Penambangan Kripto Bertenaga Surya

Selain menghadapi penurunan harga yang curam, penambang Bitcoin juga masih harus menghadapi tekanan dari pihak luar terkait konsumsi energi. Oleh karena itu, banyak penambang yang akhirnya memindahkan fasilitas penambangannya ke wilayah yang memilliki fasilitas energi terbarukan, seperti Texas misalnya.

Menyadari hal itu, Meco Limited alias Mecobit baru saja meluncurkan penambangan kripto berbasis tenaga surya. Perusahaan mengklaim bahwa biaya listrik yang dikonsumsi akan menjadi jauh lebih rendah dan memungkinkan bagi perusahaan penambang kripto untuk menggunakan listrik secara berkelanjutan.

“Perusahaan menggunakan dorongan dari masalah global, yakni kebutuhan atas bahan bakar fosil dengan tingkat konsumsi listrik yang tinggi. Hal itu membuat perusahaan bisa mewujudkan imajinasi dan perencanaan yang ada,” pungkasnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram Be[In]Crypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori